Kuputuskan Untuk Mencintaimu

Kuputuskan Untuk Mencintaimu
Jenguk Ilham


__ADS_3

'' Makasih ya mas udah mau ikut aku belanja.''Ucap gita,saat ini dia dan suaminya tengah berada di sebuah super market.Gita akan berbelanja sembako untuk ilham dan ibunya.


Kemarin Mimi memberikan kabar jika Ilham tak masuk kerja selama dua hari,dan saat mimi kerumah ilham ternyata ilham tengah sakit ,tapi ilham menolak ketika diajak oleh mimi untuk pergi ke dokter.


Jadi hari ini gita berinisaiatif akan membujuk ilham kedokter namun sebelum itu dia ingin membeli beras,minyak,telur,gula,kecap pokoknya sembako gitu.


Dan beruntung nya Sang suami menawarkan diri untuk membantu dan mengantarnya ke rumah ilham.


'' Sama-sama.''


Saat sedang berbelanja tak sengaja mereka bertemu dengan Tiara dan maminya yang juga tengah berbelanja.


'' Nak gita...'' Sapa maminya tiara dengan sumringah.


'' Eh,buu...''Sahut gita karena agak terkejut.


Sedangkan Tiara.gadis remaja itu tersenyum lebar lalu dengan tak tahu malunya langsung mendekati Ferry bahkan menggelayut manja dilengan Ferry.


Gita menatap itu tak suka,namun berusaha untuk bersikap biasa saja,sedangkan Ferry yang tak nyaman dengan kelancangan gadis remaja itu berusaha melepaskan tangan tiara.


'' Aduh anak ini...tiara lepasin,kamu ini apa-apaan sih!.''Pekik maminya tiara,dia tidak enak atas sikap lancangnya tiara.


''Ikkkhhh...Mami aku kan seneng banget bisa ketemu Kakak ganteng disini!''


'' Tapi tidak seperti itu nak!..Lihat nak Ferry tak nyaman dengan perlakuan mu!,Aduh saya minta maaf ya nak Ferry dan nak Gita atas kelakuan Tiara.''Ucap maminya tiara yang merasa tak enak.


'' Iya bu nggak papa.'' Sahut gita.


'' Tuh denger mi ngak papa.''


'' Diem kamu!..lepasin gih. kita lanjut belanja lagi ayo.Nak Ferry,nak gita saya permisi ya masih banyak yang harus di beli.''Pamit maminya tiara dan langsung menarik puterinya untuk pergi dari sana.


Gita hanya tersenyum manis dan mengangguk sebagai balasan nya.

__ADS_1


Ferry melirik isterinya yang terlihat kesal,dia tersenyum kecil.lalu berbisik mesra meminta gita untuk tidak cemberut dan mengecup pipi gita sekilas,lalu lanjut kembali mendorong trolinya untuk melanjutkan belanja.


Sedangkan gita mengikuti suaminya sambil menunduk malu atas keberanian sang suami ditempat umum.


Setelah semua yang diperlukan sudah terbeli kini mereka telah sampai di depan rumah Ilham, gita membantu sang suami untuk menurunkan sembako yang mereka beli.


'' Asalamualaikum.'' Gita mengetuk pintu rumah ilham.


Cklek.


'' Waalaikumasalam.loh nona bos..''Ucap Ibunya ilham terkaget saat melihat gita datang.


'' Ayo silakan masuk..'' Ajaknya kepada gita.


Gita masuk keruang tamu sederhana itu,dia dan sang suami duduk di tikar tanpa masalah.


'' Mau dibikinin minum apa nona bos?'' tanya ibunya ilham.


'' Apa saja bu,air putih pun tak masalah kok bu.''sahut gita.


'' Terimakasih bu.'' Ucap gita.


'' Sama-sama nak.''


'' Oh iya ilham nya mana bu,katanya sakit?.boleh saya lihat?''


Ibu nya ilham mengangguk dengan wajah sendu,dia berdiri dan membuka pintu kamar ilham,mereka bertiga masuk kedalam kamar dan melihat ilham yang tengah berbaring memejamkan mata,tubuhnya menggigil namun ilham hanya dikompres seadanya.


'' Astaga ilham...'' Gita mendekat dan memegang pipi ilham,dia merasakan suhu tubuh ilham sangat panas.


'' Ilham sakit dari kemarin nona bos,dia tidak mai di bawa kedokter.Ini semua salah ibu yang tidak bisa memenuhi kebutuhan ilham ,sehingga membuat dia harus bekerja lebih giat untuk membayar uang spp nya sendiri.Bahkan untuk membawa ilham ke dokter saja ibu tak mampu.''Ujar ibu ilham menatap sendu sang putra yang tengah terbaring sakit.


'' Astaga...'' Lirih gita,dia menatap perihatin kepada lelaki remaja itu.

__ADS_1


'' Mas.ayo kita bawa ilham ke dokter,aku nggak tega lihat dia seperti ini.dia harus cepet diperiksa sama dokter.'' Pinta gita kepada suaminya.


Ferry mengangguk dia mendekati ilham lalu membangunkan tubuh ilham dan menaikan nya di punggungnya,dia akan menggendong ilham sampai ke mobil.


'' Ayo bu,kita kedokter..''Ibunya ilham dan Gita bergegas keluar menyusul Ferry.


Sesampainya di rumah sakit,ilham langsung ditangani oleh dokter,dan Gita,Ferry dan ibunya ilham sedang menunggu hasil pemeriksaan.


Setelah dokter keluar,dia mengatakan jika ilham terkena tipes dan tubuhnya kelelahan,jadi dokter menyarankan agar ilham beristirahat dan jangan beraktifitas berlebihan dulu.


Setelah dokter pergi gita dan ibunya ilham duduk di kursi yang ada di depan ruang rawat.sedangkan Ferry memilih untuk berdiri dan menyender di dinding saja.


''Bu kata dokter tadi ilham kelelahan,bukankah paginya dia sekolah dan siang nya ke kafe hanya sampai sore hari saja?''


'' Saya juga baru tahu kemarin nona bos,Ilham sebenarnya menyembunyikan tunggakan spp nya dari saya,dia bekerja keras sendiri untuk bisa membayar uang spp nya,pagi dia sekolah dengan membawa dagangan kue buatan saya,lalu siang nya sampai sorenya memang dia di cafe ,tapi magrib sampai malam Ilham mengamen dilampu merah nona bos,''Air mata ibunya ilham meleleh dan mulai terisak.


''Ilham tidak ingin mengatakan apapun pada saya, karena dia bilang tidak mau membebani saya,padahal saya bisa saja mencari pinjaman kemana pun demi ilham..meski harus menerima cacian dan hinaan karena saya orang miskin.''


'' ibu merasa sangat gagal menjadi orang tua,ibu tak bisa memberinya hidup yang layak...terkadang ilham pulang dengan wajah yang babak belur.saat ibu bertanya kenapa dia hanya bilang terjatuh.namun salah satu langganan cuci gosok di ibu bilang pada ibu jika dia melihat ilham sedang dipalak dan dihajar oleh preman ketika ilham sedang mengamen....hiks...hiks'' Tangis ibu nya ilham yang merasa gagal karena tak mampu memberikan kehidupan yang layak untuk anaknya.


Gita juga meneteskan air matanya dia tak dapat membayangkan sosok ilham yang masih remaja Smp harus banting tulang bekerja siang dan malam.


'' Bu.kita berdoa sama-sama ya untuk kesembuhan dari ilham.'' Ibunya ilham mengangguk dan dalam hatinya selalu menajatkan doa untuk putera tercinta nya,agar segera diberi kesembuhan.


'' Ya sudah..ibu tunggu disini sebentar ya saya mau membeli minum dulu.'' Gita beranjak dari duduk nya dia menghampiri sang suami.


'' Mas bisa ikut sebentar ada yang ingin aku bicarakan juga dengan mu!''


Ferry mengangguk dan berjalan bersama sang isteri untuk ke kantin rumah sakit,sesampainya disana mereka membeli air minum dan beberapa roti lalau duduk disalah satu bangku yang ada disana.


'' Mas,aku perihatin sekali melihat keadaan ilham.Apa yang harus kulakaukan untuk membantunya ya mas..?'' Gita bertanya meminta pendapat dari sang suami,sungguh dia ingin menolong ilham.


Ferry merangkul pundak isterinya dia pun juga perihatin dengan keadaan ilham dan dia juga tidak ingin melihat isterinya bersedih.

__ADS_1


Besok rabu....gaes!


__ADS_2