
Saat jam 8 Malam ibu maya memaksa anaknya ferry untuk bersiap dan ikut dengan nya untuk makan malam di sebuah cafe yang baru-baru ini tengah populer.
''Bu kenapa saya harus ikut?'' Mas ferry sebenarnya ogah untuk datang ke tempat ramai karena sudah pasti banyak orang yang akan menatap nya aneh dan berpersangka buruk tentang nya.
''Karena kamu anak ibu mas!'' tegas ibu maya lalu menarik tangan anak nya untuk masuk kedalam mobil.sepanjang jalan mas ferry hanya melihat ke luar jendela dan mungkin sesekali mengecek ponselnya untuk berbalas pesan mengenai pekerjaan dengan asisten nya.
''Mas...ibu ngajak kamu keluar untuk refreshing ,sesekali kita makan diluar... ya sukur-sukur kalo nanti ibu dapet calon isteri yang pas buat kamu.''
''Bu perempuan mana yang mau sama saya ini, baru didekati saja mereka langsung takut melihat saya.''
''Sebenarnya banyak yang mau sama kamu mas, tapi kamu nya saja yang nggak mau mengubah penampilan kamu, pantas jika mereka berfikir kamu itu preman,gengster,atau pun begal yo wong gaya mu ae koyongene mas...mas..''
Memang benar apa yang dikatakan ibu, ferry sebenarnya tampan apalagi didukung dengan postur tubuh nya yang tinggi serta badan atletisnya,itu semua sudah pasti menjadi idaman para kaum hawa namun ,mas ferry entah kenapa lebih suka memilih gaya urakan dengan memanjangkan rambut serta jenggotnya.
Alhasil penampilan nya emang jadi kayak preman gitu.
padahal banyak orang nggak tau kalo mas ferry tuh sebenarnya punya perusahaan yang mengelola jasa keamanan gitu serta dia juga punya peternakan di beberapa tempat jadi jelas si mas ferry itu bukan preman yang suka nya malak orang.
Mungkin karena mas ferry suka motor kali ya lebih tepatnya moge alias motor gede sehingga membuat tampilan nya tuh nggak jauh dari yang namanya jaket kulit dan warna hitam.
***
Sesampainya di cafe ibu dan mas ferry turun sedangkan untuk supirnya, ibu memberikan beberapa lembar seratus ribuan untuk beli kopi supaya si sopir nggak bosen gitu.
Ibu berjalan terlebih dulu untuk masuk dan didepan pintu terlihat dua pegawai perempuan dengan ramah menyapa nya dan mempersilakan untuk masuk namun pas mas ferry yang akan masuk dua pegawai tersebut merubah ekspresinya menjadi agak takut.
Ibu yang melihat itu langsung memberitahu kepada kedua pegawai itu jika mas ferry adalah anak nya.dab syukurlah mereka mengerti dan meminta maaf sempat berfikiran buruk ketika melihat mas ferry.
''Tuh kan bu apa saya bilang..''
''Wes sudah diem saja, ayo cari tempat duduk.'' Ibu akhirnya melihat meja yang kosong tempatnya di dekat jendela dan jika duduk disana ibu dan mas ferry bisa melihat panggung kecil tempat untuk band yang biasa manggung di cafe tersebut.
Mereka berdua duduk dan ibu pun memanggil pelayan untuk memesan,setelah memesan beberapa makanan dan minuman ibu melihat sekitar yang penuh dengan anak muda dan ada juga sih yang tua,serta ada juga yang membawa keluarga mereka untuk makan di cafe tersebut.
''Banyak anak muda loh mas...kamu nggak minat nyari calon isteri tuh mumpung banyak ciwi-ciwi siapa tau ada yang srek di kamu.''ucap ibu dengan antusias.
Tentunya mas ferry hanya menghela nafas dan menggeleng saja,sudah pasti itu membuat ibu jengkel dengan mas ferry.
''Kamu ini...''Omelan yang akan ibu keluarkan pun terhenti ketika mendengar suara dari band yang tengah bersiap-siap untuk tampil,dan tak lama kemudian makanan yang ibu pesan pun datang.
''Makan mas...!''seru ibu karena agak berisik saat pengunjung yang lain berteriak antusias untuk segera di mulai musiknya.
Mas ferry pun juga menganggukan kepalanya karena berbicara pun mungkin tidak akan terdengar karena sorak ramai dari pengunjung lain.
***
''Waktunya tampil..ta''ucap mimi memberitahu.
''Iya bentar gue pasang anting dulu.'' Gita ya gita akan tampil menyanyi di cafe nya sendiri untuk menghibur para pengunjung cafe.
__ADS_1
''Selesai...anak2 yang lain udah pada ke panggung?''tanya nya dengan berdiri dan merapihkan baju yang ia pakai.
''Udah dari tadi ta tinggal elo doang.''
''oke..oke..gue kesana.tapi btw penampilan gue oke kan?''tanya gita kepada mimi sekali lagi.
''Udah ta buruan ditunggu pengunjung tuh mereka pada teriak -teriak buat cepat di mulai band nya !''
Mimi mendorong gita keluar dari ruangan nya untuk segera naik ke atas panggung karena kalau tidak begitu bisa-bisa lama dan para pengunjung cafe jadi kecewa.
***
Gita mengambil nafas dan menghembuskan nya beberapa kali untuk menghilangkan rasa gugup nya dan ia pun melangkah dengan percaya diri ke atas tanggung.
''tes...tes...selamat malam semua..terimakasih yang sudah datang berkunjung di cafe kami, saya ada satu lagu yang cocok untuk menemani makan malam kalian'' gita memberikan isyarat dan berdiskusi dengan band nya tentang lagu apa yang akan mereka bawakan.
Akhirnya musik mulai di mainkan...gita akan membawakan lagi yang berjudul.
Sang dewi
Walaupun jiwaku pernah terluka
Hingga nyaris bunuh diri
Wanita mana yang sanggup hidup sendiri
Di dunia ini
Begitupun telingaku
Namun bila di kala cinta memanggilmu
Dengarlah ini
Walaupun dirimu tak bersayap
Ku akan percaya
Kau mampu terbang bawa diriku
Tanpa takut dan ragu
Walaupun mulutku pernah bersumpah
Sudi lagi jatuh cinta
Wanita seperti diriku pun ternyata
Mudah menyerah
__ADS_1
Walaupun kau bukan titisan dewa
Ku takkan kecewa
Karena kau jadikanku sang dewi
Dalam taman surgawi
Ho
Ho
Ho
Walaupun dirimu tak bersayap
Ku akan percaya
Kau mampu terbang bawa diriku
Tanpa takut dan ragu
Walaupun kau bukan titisan dewa
Ku takkan kecewa
Karena kau jadikanku sang dewi
Dalam taman surgawi
lirik by google.
Suara merdu dari gita menghipnotis para pengunjung cafe,mereka semua bertepuk tangan saat lagunya selesai dan banyak dari mereka juga bersorak karena ingin minta request lagu untuk dinyanyikan oleh gita.
Sedangkan di satu meja lain ibu maya memandang ke arah panggung dengan mata berbinar karena melihat sosok perempuan baik,cantik,serta sopan yang baru ia kenal tadi sore siapa lagi kalau bukan gita.
ibu tak menyangka akan dipertemukan lagi dengan gita si anak baik,sehingga membuat ibu seketika menginginkan gita untuk menjadi menantunya.
Namun sang anak yang ingin ia kenalkan dengan gita tengah ke toilet,tepat sebelum gita bernyanyi si mas ferry malah pergi ke toilet jadi dia nggak tahu kalo ada gita si cewek aneh yang manggil dia mas preman.
Gita di atas panggung sedang berbicara dengan orang yang me minta request lagu yang akan di nyanyikan oleh nya.dan lagu yang berjudul Infone maseh menjadi lagu yang diminta.
Saat lagu tengah di nyanyikan,mas ferry yang sudah kembali dari toilet pun menghampiri ibunya untuk mengajak nya pulang namun ibu maya malah menarik lengan mas ferry untuk duduk.dan dengan setengah ikhlas mas ferry duduk lagi.
Ibu menunjuk ke arah panggung dan meminta mas ferry melihat ke arah yang ia tunjuk dan mau nggak mau mas ferry melihatnya dan disana ia melihat seorang gadis yang tengah bernyanyi namun ia seperti pernah melihat gadis tersebut tapi lupa dimana.
ibu maya melihat anaknya yang terdiam sambil terus memandang ke arah panggung, ibu maya pun tersenyum miring dan mendekatkan dirinya untuk berbisik kepada sang anak.
''Cantik ya calon mantu ibu tuh, alias calon isteri kamu!''
__ADS_1
Mendengar bisikan ibunya mas ferry seketika langsung menoleh ke arah ibu yang memasang senyum sambil menganggukan kepalanya,dan menoleh lagi ke arah panggung yang secara kebetulan pula gita yang tengah bernyanyi tak sengaja melihat ke arah mas ferry sambil tersenyum manis.