Kuputuskan Untuk Mencintaimu

Kuputuskan Untuk Mencintaimu
Mengubah


__ADS_3

Keesokan paginya seperti biasa gita akan bangun pagi untuk sholat dan menyiapkan sarapan pagi,saat melihat sang suami yang masih tertidur,perlahan gita menyelimuti tubuh suaminya dengan selimut karena udara pagi masih terasa sangat dingin dan menusuk kulit.


Turun ke lantai satu dan langsung ke dapur gita dengan cekatan membuka kulkas dan melihat bahan apa saja yang ia punya,namun ternyata kulkasnya hampir kosong dikarenakan ia lupa belanja bahan makanan.


Akhirnya gita memutuskan untuk mengambil jaket dan dompetnya ia akan keluar saja untuk membeli sarapan.


***


Gita sudah kembali dengan membawa tiga porsi bubur ditangan nya,setelah menyapkan buburnya dimangkuk dan menata nya diatas meja kini gita tengah merebus air yang akan digunakan untuk merebus ubi ungu yang tadi dikasih oleh Tetangga gita saat tak sengaja bertemu ditempat penjual bubur ,jangan salah mereka memang sering berbagi makanan sesama tetangga.


'' Selamat pagi puteri ayah...'' seperti biasa juga ayah berjalan menghampiri meja makan.


'' pagi juga ayah...''


''Suamimu mana nak masih tidur?''


Gita meletakan segelas kopi untuk ayahnya.


'' Iya yah, aku nggak enak banguninnya kayaknya dia kelihatan capek banget..''


'' Mungkin dia kelelahan karena pekerjaan nya dikantor.''


'' Ya udah ayah makan duluan gih mumpung bubur nya masih hangat...aku permisi ke kamar dulu ya ayah.. mau bangunin dia soalnya tadi ibu telefon bilang kalo bentar lagi ada orang yang nganter baju nya mas Ferry.''


''Oh ya sudah sana...''ucap ayah dengan memakan bubur ayam nya yang diaduk.


jadi ngiler bubur ayam apalagi kalo dikasih sambel beuhhhhh...terus makan kerupuk nya yang udah lembek kecampur sama kuah bubur beuhhhhh....punya rasa tersendiri dan menurutku enak.


Gita menaiki anak tangga satu persatu sampai ia tiba didepan kamarnya dan berjalan masuk dengan membuka pintu perlahan takut membangunkan suaminya.

__ADS_1


''Kamu lagi ngapain?''Tanya nya dengan suara serak khas seorang laki-laki yang baru bangun tidur.


Terkejut bukan main niatnya mau mandi dulu sebelum bangunin suaminya,lah ini malah si suami udah bangun sendiri.


''U-udah bangun mas,mas mandi gih sana... ibu tadi telfon aku katanya jadi nggak nganterin pakde sama bude ke bandara.''


Fer tak banyak bicara dan langsung berjalan gontai ke dalam kamar mandi, sedangkan gita sendiri membereskan bantal dan selimut ke tempat asalnya dengan rapih.


Saat sedang memilih baju dilemari tiba tiba terdengar pintu diketuk disusul suara ayahnya.


''Ada apa ayah....?''


''Nih tadi ada yang nganterin ini katanya dari ibu mertua kamu.''ucap ayah sembari memberikan paperbag yang ia bawa kepada gita.


Lalu ayah pergi ke teras depan melanjutkan kegiatan nya membaca koran sambil menghirup udara pagi yang segar.


''Itu apa....?''tanya Fer yang baru selesai mandi dengan hanya melilitkan handuk dipinggangnya.


Gita berdehem dan mengalihkan pandangan nya ke arah lain lalu dia menyodorkan paperbag yang ia bawa kepada suaminya.


''Baju ganti kamu dari ibu..''


Setelah mengatakan itu gita mengambil baju ganti dan handuknya lalu masuk kedalam kamar mandi,otak nya butuh diguyur karena sudah memikirkan sesuati yang sangat mudah travelimg akibat keracunan baca komik manga jepang.


***


Setelah bersiap dan sarapan mereka berdua berpamitan kepada ayah ,kini sepasang suami isteri baru itu tengah menikmati perjalanan menuju hotel tempat pakde dan bude ngenginap.


Selama perjalanan tak ada yang memulai berbicara.

__ADS_1


Sampai dimana Ferry menghentikan mobil gita didepan sebuah ruko berlantai 2.


'' Kamu tunggu sebentar dimobil,saya ada urusan...''Ucap fer lalu keluar dari mobil dan langsung masuk kedalam tempat itu.


Gita hanya menghela nafas lalu memeriksa ponselnya,sembari menunggu urusan sang suami selesai dia ingin memeriksa apakah ada pesan masuk dari ibu mertua nya.


Sekitar 30 menitan gita menunggu sang suami dan ia agak mulai bosan lalu gita memutuskan untuk keluar dari mobil sebentar,agar bisa meregangkan badan nya yang terasa pegal karena dari tadi duduk saja.


'' Kenapa diluar ayo masuk mobil...''Mendengar suara suaminya yang ditunggu dari tadi akhirnya datang juga.


Lama banget sih emang dia abis ngapain...Gita tanpa melihat lagi kearah sang suami langsung saja membuka pintu mobil dan masuk.Fer juga masuk dan langsung menjalankan mobil gita setelah memasang sabuk pengaman dia menjalankan mobilnya ke tempat tujuan.


Gita membuka ponselnya dan ada pesan masuk dari ibu mertua nya yang menanyakan kenapa Gita dan Fer belum sampai ke hotel.Gita membalas dan menceritakan jika Fer ada urusan mendadak jadi mereka mampir dulu kesuatu tempat.


Hening..


Namun tiba tiba saja Fer menginjak rem mobil dengan sangat mendadak sehingga membuat dia dan isterinya hampir saja Terbentur,untung nya lagi Fer dengan sigap menghalangi kepala sang isteri menggunakan tangan nya.


'' Kamu tak apa..?''


Fer melihat dengan jelas wajah sang isteri yang terlihat sangat syok dengan tangan yang gemetar.


''Maaf tadi ada seseorang yang menyebrang seenak nya saja..''Ucap Fer dengan agak geram karena hampir saja mereka kecelakaan,apalagi ia tengah membawa sang isteri ,perempuan yang sudah menjadi tanggung jawab dirinya sepenuhnya.


''Maafkan saya...''Ucap Fer sekali lagi karena merasa bersalah tapi kali ini ia mengambil tangan isterinya untuk ia genggam karena berharap sang isteri tak lagi merasa ketakutan.


Gita masih memejamkan matanya dan terus menarik nafas karena rasa terkejutnya tadi,ia pun membuka matanya melihat kearah tangan nya yang digenggam hangat oleh tangan suaminya.


''A-aku nggak papa kok...''ucapnya sambil melihat kearah Fer namun sedetik kemudian Gita tertegun sambil melihat ke arah suaminya yang sekarang terlihat lebih tampan...ralat ketampanan yang disembunyikan akhirnya keluar lagi saat Fer merapihkan penampilan nya.

__ADS_1


Ternyata urusan tadi yang membuat gita harus menunggu didalam mobil karena Fer mengubah gaya rambutnya yang awalnya gondorang menjadi potongan rambut rapih ala Ceo serta brewok yang dicukur meski masih terlihat tipis tipis sehingga membuat terlihat nya ketampanan Fer yang sebenarnya.


Tampan sekali suamiku ya allah.gumam gita dalam hati dengan terus mengucap masyaallah melihat perubahan dari penampilan sang suami.


__ADS_2