Kuputuskan Untuk Mencintaimu

Kuputuskan Untuk Mencintaimu
Mulai posesif


__ADS_3

Setelah makan malam kini keduanya kembali ke dalam kamar,gita menuju walk in closet untuk bersiap karena ia akan ke cafe untuk memantau langsung malam ini.


Sedangkan Ferry kini tengah duduk bersandar diatas ranjang sambil mengecek email di ponselnya.


Gita keluar dari walk in closet lalu merapihkan rambutnya dan tak lupa memoleskan lagi lipstik di bibir nya.


'' Mas aku pamit ya,aku mau ke cafe sebentar mungkin aku pulang nya agak malam.''


Ferry meletakan ponselnya lalu ia berjalan menghampiri sang isteri yang masih membenahi penampilan nya didepan cermin,ferr berdiri dibelakang isterinya sambil melipat kedua tangan nya didada.


'' Mau ngapain ke cafe? '' tanya Ferry datar.


Gita menatap wajah suaminya dari cermin terlihat wajah sang suami yang datar seperti biasa namun entah mengapa mendengar pertanyaan yang dilontarkan suaminya,terdengar seperti sebuah isterogasi saja.


Gita membalikan badan nya menghadap langsung sang suami yang masih menatap tajam ke arah nya.


Glek.


Ekspresinya itu loh kayak ketua Gangster yang sedang mendakwah korban nya saja, seperti di serial anime-anime yang sering gita tonton.


'' Mas maaf aku lupa bilang kalo aku punya cafe dan malam ini aku harus kesana, karena takut nya anak-anak disana kerepotan dan membutuhkan bantuan ku.''ucap gita menjelaskan.


'' Saya tau kamu punya cafe...yang jadi permasalahan saya kenapa kamu berdandan sangat cantik jika hanya untuk membantu di cafe.''


Blusss.


Wajah gita seketika memerah karena mendengar sang suami memuji dirinya cantik secara tak langsung.


'' Kenapa diam?'' tanya Ferry masih dengan tatapan tajam nya.


'' Em- mas aku kan hanya tampil biasa saja tidak mencolok kok,lagian pakaian yang ku pakai pun tidak sexy mas.''


''Pakaian mu memang sopan, tapi ini...''Ferry memegang dagu gita lalu mengangkat nya agar Ferry dapat melihat secara jelas wajah cantik gita.

__ADS_1


Gita sendiri diam mematung dengan menatap wajah tampan suaminya yang kini juga tengah menatapnya.


Lalu tiba -tiba jantung gita seakan akan berhenti sejenak atas apa yang dilakukan suaminya,gita juga tak kuasa menahan bobot tubuhnya untung saja cepat ditangkap oleh sang suami.


Ferry mencium lembut bibir gita sambil memeluk tubuh gita yang kehilangan kekuatan untuk menopang tubuhnya sendiri karena ciuman yang Ferry lakukan.


'' Manis ''ucap Ferry, lalu ferry mencium bibir isterinya lagi melu*** pelan dan penuh perasaan sehingga membuat gita tak kuasa untuk tidak membalas cumbuan lembut sang suami.


Tanpa sadar gita pun mengalungkan kedua tangan nya ke leher sang suami dengan memejamkan matanya menikmati ciuman mereka.


Saat kemudian mereka melepaskan ciuman mereka karena merasa kurang pasokan oksigen,nafas kedua nya terengah engah.


Wajah gita memerah bak kepiting rebus atas apa yang baru saja ia dan suaminya lakukan,namun sedetik kemudian gita merusaha menahan tawa nya.


'' Mas..pfft.'' gita menahan tawa melihat bibir suaminya yang belepotan karena lipstik nya.


'' Kenapa ?'' Tanya Ferry menyengit bingung.


''Maaf mas...sini aku bersihin.''Gita mengambil tisu basah lalu membersihkan lipstik blepotan nya di bibir sang suami,lalau gita juga membersihkan bibirnya yang juga blepotan.


Saat gita akan mengoles lipstik nya lagi Ferry melarang nya.


'' Jangan pakai lagi atau aku akan meluma* bibir mu lagi sampai kamu lupa jika kamu harus ke cafe sekarang! '' ancam Ferry dengan tatapan tajam nya.


''Iya...iya..tapi kalo pake lip balm nggak papa kan soalnya aku cuman takut bibir ku agak kering.''


Ferry mengangguk lalau ia berjalan ke arah ranjang mengambil ponsel,dompet serta kunci mobilnya.


'' Ayo aku akan mengantarmu..'' ajak Ferry yang tangah memakai jaket kulit andalan nya.


'' Hah tapi aku bisa pergi sendiri..''


'' Jika kamu lupa akan saya ingatkan lagi,kamu ini isteri saya jadi keselamatan mu adalah tanggung jawab saya!, apa kamu faham..''ucap Ferry tegas.

__ADS_1


Gita mengangguk lesu sungguh ia tak enak karena merepotkan suaminya.


***


Sesampainya di cafe gita mengajak suaminya untuk masuk namun suaminya menolak dikarenakan ada urusan penting.


''Jika nanti mau pulang kamu telfon saja ,nanti saya jemput.''


'' Iya,aku masuk ya mas...''gita mengambil tangan suaminya lalu mengecup punggung tangan sang suami,dan bergegas turun dari mobil.


Didalam cafe sudah ramai dan terlihat waiters sangat keteteran mengantarkan pesanan pelanggan.


'' Hai mi...''Sapa gita pada sahabatnya.


'' Hai juga bu bos.'' Mimi menyempatkan membalas sapaan sahabatnya padahal kini ia sedang melayani pelanggan yang sedang membayar.


Gita bergegas masuk keruangan nya untuk meletakan tas dan mengambil apron lalau memakainya,sangat cekatan sekali ia langsung mengantarkan pesanan yang sudah jadi ke meja para pelanggan.


***


Sedangkan disisi lain Ferry tengah berada di markas club moge nya, disana anggota yang lain sudah berkumpul untuk membahas secara langsung turing yang akan mereka lakukan besok pagi.


''Ferry bagaimana papah mu atau ibu mu yang akan ikut turing berkedok liburan besok?''tanya sang ketua .


''Papah dan ibu tidak ikut paman mereka berdua sedang berada diluar kota!'' jawab Ferry seadanya.


'' Yah padahal paman sudah rindu sekali turing bersama papa mu.''


''Lain kali pasti masih bisa paman''.


'' Ya..kau benar.''


Typo oh Typo.

__ADS_1


__ADS_2