Lahirnya Kembali Sang Penguasa Kegelapan

Lahirnya Kembali Sang Penguasa Kegelapan
Episode 29-Terungkap nya Sebuah Rahasia


__ADS_3

**PRANK!!!!*


"Apa katamu?!!!! Jangan bercanda!!!" Teriak Raja Basilio dengan suara lantangnya.


"Sa-saya tidak bercanda, Yang Mulia Raja. Saya mendapat kabar itu dari Lante Paus kemarin malam" Sanggah seorang lelaki yang sedang bertekuk lutut di hadapan Raja Basilio.


"Naphelle Alceo.....adalah Reinkarnasi dari Maggie Vangelis, itu artinya selama ini aku selalu berinteraksi dengan nya" Seloroh Raja Basilio dengan raut wajah panik yang tidak bisa membohongi siapa pun yang melihatnya.


"Be-benar Yang Mulia Raja"


"Panggilkan Lante Paus untuk segera datang kemari!!" Perintah Raja Basilio yang langsung di balas anggukan kepala oleh lelaki di hadapannya.


Selang beberapa waktu, Lante Paus yang tengah ditunggu tunggu oleh Raja Basilio pun datang dengan beberapa pendeta di sampingnya. Ia kemudian memberi hormat serta salam pada Basilio yang sedang duduk di singgah sana.


"Selamat siang, Yang Mulia Raja. Ada gerangan apa Anda memanggil hamba kemari?" Tanya Lante Paus sembari membungkuk kan badan nya.


"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan mu. Tapi tidak di sini, ikuti aku!" Ujar Raja Basilio sambil beranjak turun dari singgah sana menuju sebuah ruangan yang tertutup.


"Sepertinya lelaki yang kemarin malam datang menemui ku telah mengatakan nya pada Raja Basilio" Gumam Lante Paus sembari menegakkan kembali tubuhnya.


Suara ketukan langkah kaki keduanya terdengar menggema di sebuah lorong yang mengantarkan mereka ke ruangan pribadi Raja Basilio.


*Glek***


"Masuklah..."


"Baik, Yang Mulia Raja"


Keduanya duduk di kursi yang memang tersedia di ruangan tersebut. Kemudian Raja Basilio membuka pembicaraan di antara keduanya untuk menanyakan perihal Naphelle yang disebut sebagai Reinkarnasi dari Maggie Vangelis.

__ADS_1


"Apa benar Naphelle Alceo adalah Reinkarnasi dari Maggie Vangelis?" Tanya Raja Basilio memastikan dengan harapan bahwa yang dikatakan oleh Ksatria nya sudah salah.


"Itu....be-benar sekali, Yang Mulia Raja" Jawab Lante Paus sedikit ragu.


"Bagaimana kau bisa tau akan hal itu?' Tanya Raja Basilio yang merasa tak percaya karena ternyata perkataan Ksatria nya benar.


"Kemarin, tiba-tiba saja salah satu Pendeta di Kuil gemetaran dan tak sadarkan diri. Banyak Pendeta juga saya berusaha menyelamatkan nya, tapi beberapa kali Pendeta yang tak sadarkan diri itu hanya mengatakan sesuatu yang tidak jelas, saya pun tidak tau dia sedang memberitahukan apa pada saya. Tapi lama kelamaan perkataan nya terdengar semakin jelas, dia mengatakan bahwa (Naphelle Alceo adalah Reinkarnasi dari Maggie Vangelis)" Jelas Lante Paus sembari bergumam mengingat kembali kejadian setelahnya.


"Lalu, karena saya tidak percaya akan perkataan nya itu, saya bertekad membuat cahaya gelombang Dewa. Setelah berjam-jam saya melakukan ritual itu, Dewa pun memberikan jawaban dari pertanyaan saya. Dan benar, Putri Naphelle yang saat ini adalah Reinkarnasi dari Maggie Vangelis" Lanjut ucap Lante Paus.


Raja Basilio terdiam begitu mendengar penjelasan dari Lante Paus. Ia kemudian membelai rambut hitamnya seraya menghela nafas panjang panjang.


"Sejak kapan Naphelle Alceo adalah Maggie Vangelis?" Tanya Raja Basilio.


"Sejak pertama kalinya Kota Xerxes dilanda bencana yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Jika di ingat ingat lagi, sepertinya saat itu Kuil juga bergetar, saya, Kardinal dan para Pendeta juga merasakan aura gelap yang sudah lama menghilang" Celetuk Lante Paus memberitahukan.


*Tok! Tok! Tok!*


"Ada apa kau kemari?"


"Maaf mengganggu waktu Anda, Yang Mulia Raja. Tapi Putri Naphelle beserta Pangeran Helios Alceo datang. Mereka bilang ingin menemui Anda" Tutur pelayan Istana pada Raja Basilio.


"Baiklah, aku segera ke sana. Suruh Putri Naphelle untuk menungguku" Perintah Raja Basilio yang kemudian kembali masuk dan menutup pintunya, agar bisa melanjutkan pembicaraan nya dengan Lante Paus.


Di sisi lain, Naphelle dan juga Helios yang baru saja datang ke Istana langsung di persilahkan untuk duduk dan menunggu kedatangan Sang Raja. Belum lama mereka menduduki sebuah kursi yang terasa begitu nyaman, sesosok manusia yang familiar terlihat mendekati keduanya yang tengah duduk.


"Senang bertemu dengan Anda, Putri Naphelle" Sapa Pangeran Eleuther sembari memperlihatkan senyuman lebar yang mampu menaklukkan hati para wanita.


"Ah, iya...senang bertemu dengan Anda juga" Sahut Naphelle dengan wajah datar.

__ADS_1


"Kebetulan kita bertemu di sini, saya ingin membicarakan sesuatu dengan Anda. Apa Anda ada waktu sebentar?" Tanya Pangeran Eleuther Theseus tanpa ragu.


"Sebenarnya saya sedang menunggu Baginda Kaisar, jadi sepertinya kita membicarakan hal penting itu setelah saya bertemu dengan Yang Mulia Raja" Sanggah Naphelle sembari menatap wajah Pangeran Eleuther Theseus yang terlihat santai.


"Ada apa, Putri Naphelle?" Tanya Raja Basilio yang tiba-tiba saja menampakkan wujudnya. Naphelle sempat terkejut ketika melihat Lante Paus yang juga berada di sana.


"Salam pada Yang Mulia Raja" Ucap Naphelle sembari membungkuk kan badannya. Ia kemudian menegakkan kembali tubuhnya ketika Raja Basilio mengacungkan tangan.


"Kenapa kau ada di sini, Pangeran Eleuther?" Tanya Raja Basilio yang merasa heran akan Pangeran Eleuther yang tengah berbincang dengan Naphelle.


"Maaf Yang Mulia Raja, saya segera pergi" Imbuh Pangeran Eleuther yang kemudian melangkahkan kakinya menjauh dari tempat tersebut.


Raja Basilio dan Lante Paus langsung duduk di tempat mereka masing-masing. Terlihat raut wajah panik dari Sang Raja setelah mengetahui bahwa Naphelle adalah reinkarnasi dari Maggie Vangelis, seorang Putri yang telah dibunuhnya 25 tahun yang lalu.


"Akhirnya kau kembali, Putri Naphelle. Aku tidak menyangka kau akan berhasil memimpin peperangan itu. Tapi, apa kau juga berhasil mengambil kedua wilayah itu?" Tanya Raja Basilio tanpa berbasa-basi.


"Tentu saja saya telah melakukan semuanya sesuai perintah Anda, Yang Mulia. Sebagai imbalannya, bukankah saya boleh mengambil kedua wilayah itu?" Lontar Naphelle sembari memperlihatkan senyuman mematikan nya, yang mampu membuat Raja Basilio terdiam sejenak.


"Baiklah, sesuai janjiku sejak beberapa bulan yang lalu. Tapi, apakah kau punya bukti bahwa kau berhasil mengambil wilayah wilayahnya?" Sanggah Raja Basilio yang terdengar seakan menjebak Naphelle yang sudah berjuang sampai akhir.


"Heuh, bagaimana Anda bisa meragukan saya? Bukti seperti apa yang Anda inginkan?" Dengus Naphelle seraya berdiri tentu pergerakan nya itu sontak membuat Raja Basilio terkejut. Jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya setiap mendapat pergerakan Naphelle walau hanya sedikit.


"Sepertinya Anda sedang tidak enak badan, Yang Mulia? Kalau begitu kita bahas masalah ini lain waktu saja" Imbuh Naphelle dengan nada santai.


"Ba-baiklah, aku memang sedikit tidak enak badan. Kita buat pertemuan besok, saat malam tiba. Bagaimana?" Tawar Raja Basilio yang langsung disetujui oleh Naphelle.


Ia dan Helios pun segera pergi dari Kekaisaran karena urusan mereka telah usai. Namun,Naphelle telah melupakan sesuatu, yang tak lain bertemu dengan Eleuther yang tengah menunggu nya ditempat lain.


𝙱𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚗𝚐....

__ADS_1


𝚃𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚌𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛, 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚞𝚙𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝚕𝚒𝚔𝚎, 𝚐𝚒𝚏𝚝, 𝚔𝚘𝚖𝚎𝚗, 𝚟𝚘𝚝𝚎 𝚍𝚊𝚗 𝚏𝚊𝚟𝚘𝚛𝚒𝚝! 𝚂𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚓𝚞𝚖𝚙𝚊 𝚍𝚒 𝚎𝚙𝚒𝚜𝚘𝚍𝚎 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊!!!𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚞𝚙𝚊 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚗𝚢𝚊 𝚢𝚊🍀


"


__ADS_2