LIFE STORY TEKY KHOZIMA

LIFE STORY TEKY KHOZIMA
BAB 22 . JANGAN BALAS DENDAM


__ADS_3

Sering kali manusia terkurung dan terbelenggu dengan kalimat balas dendam namun sesungguhnya kalimat itu lah yang akan membunuh diri nya sendiri, Sama persis dengan yang di alami oleh Achida Do Feng yang kala itu marah dendam kepada Hazimura Khozima sahabat nya yang lebih berhasil bisnis nya sedang kan bisnis Achida jalan di tempat tidak ada kemajuan sama sekali.


Maka timbullah niat busuk nya untuk menghabisi Hazimaru sahabat nya sendiri dan di tambah niat jahat nya itu mendapat dukungan dari investor asing yang juga merasa kalah saing dengan Hazimaru dan posisi mereka semakin terjepit dengan peraturan yang berlaku saat itu, Maka tanpa pikir panjang lagi mereka berdua berkomplot untuk menghabisi Hazimaru.


Namun kali ini Teky bukan berniat membalas kan dendam kepada Achida melainkan Teky ingin melihat karma apa yang akan di terima oleh Achida orang yang telah menghabisi Ayah nya di hadapan Ibu nya yang sedang hamil besar saat itu, Dan yang di gunakan Teky untuk menghabisi Achida adalah kedua anak nya Achida sendiri yang mengetahui kebusukan orang tua nya yang selama ini di sembunyikan Achida dengan rapi.


Saat itu dengan senyum tenang Teky bangkit dari duduk nya dan mendekati Achida yang leher nya tercekik oleh lengan Zhang yang memegang nya erat dari belakang, Kala itu Lie lie bertanya-tanya apa yang akan di lakukan Teky yang berjalan mendekati Achida sambil masih memegang samurai di tangan nya.


Apa yang akan di laku kan kepada Ayah ku, Apakah ia akan menghabisi nya saat ini juga atau ada hal lain yang akan ia lakukan, Sungguh orang misterius dan susah di tebak setiap tindakan nya.


Bergumam lah dalam hati Lie lie dengan tatapan khawatir kepada mereka bertiga, Sedangkan Teky melangkahkan kaki nya dan berdiri tepat di samping kursi di mana Achida duduk dan Zhang berdiri tepat di belakang Achida dengan lengan yang merangkul leher Achida dari belakang.


" Lepaskan lengan mu dari leher Ayah mu nanti bisa mati dia, Sebab aku Teky Khozima putra tunggal dari Hazimura Khozima masih membutuhkan tangan nya untuk menandatangani berkas yang sudah Ayah mu curi, Juga aku masih ingin melihat karma nya seorang pembunuh seperti dia,"


Ucap Teky diiringi dengan senyum simpul dan menepuk pundak Zang.


" JADI KAMU PUTRA DARI IBLIS LAKNAT ITU!"


Teriak Achida dengan mata terbelalak.


" Jangan berteriak aku belum tuli dan awas nanti kamu terkena hipertensi,"


Ucap Teky sambil berjalan kembali ketempat duduk nya sambil merangkul tubuh Lie lie.


Pasti nya saat itu Achida sudah benar-benar kehilangan akal apa yang harus di lakukan agar nyawa dan bisnis nya terselamatkan, Sedangkan Zhang mendadak lemas sekujur tubuh nya mendengar bahwa lelaki di hadapan nya yang sedang memeluk tubuh mungil adik nya ternyata putra dari musuh besar Ayah nya selama ini dan pantas saja Teky sangat ingin menghancurkan Achida sebab karena ulah Achida lah Teky sejak lahir tidak mengenal sosok seorang Ayah.


Pantas saja ia begitu ingin menghancurkan bisnis Ayah ternyata ia putra dari Hazimaru Khozima, Orang yang telah di bantai oleh Ayah hanya karena iri, Sungguh biadab dan picik pola pikir Ayah, Bila aku menjadi lelaki itu jangan harap aku memberi ampun kepada orang yang sudah menghabisi Ayah ku dengan cara seperti itu.


Bergumam lah dalam hati Zhang yang tanpa terasa meneteskan air mata nya mengenang kehidupan Teky yang ia sendiri tidak mampu menjalani nya, Di saat yang bersamaan datang lah A Feng, Zau Pan, Bibi Rose, Paman Haruko beserta anggota nya Teky yang berjumlah ribuan memenuhi rumah Achida Do Feng.


" Saat ini pilihan di tangan mu, Menyerahkan semua kepada ku atau kamu akan berakhir tragis?"


Tanya Teky sambil mengelus rambut Lie lie yang duduk di samping Teky.

__ADS_1


" BERANDAL BIADAB, BUKAN AKU YANG MEMBUNUH AYAH MU TAPI ITU PILIHAN NYA SENDIRI!"


Teriak Achida dengan penuh amarah.


" Maka aku juga memberi mu pilihan bukan?"


Jawab Teky tanpa melihat ke arah Achida.


" Ayah akui semua kesalahan mu dan serahkan yang bukan hak mu, Aku lebih bangga memiliki seorang Ayah penjual ramen di dermaga dengan hidup jujur dari pada seorang konglomerat tapi hasil curian,"


Ucap Zhang dengan air mata yang tidak mampu tertahan.


" Benar yang di kata kan Kakak, Aku pun begitu Ayah akui semua nya agar jiwa Ibu tenang di nirwana,"


Imbuh Lie lie yang bangkit dari duduk nya.


" Tuan Achida apa lagi yang ingin anda pertahankan semua sudah terungkap dan yang mengungkap kedua anak mu sendiri, Jadi akui lah semua yang sudah anda perbuat Tuan,"


Ucap Bibi Rose dengan nada tenang sambil membawa semua bukti.


Teriak Achida yang semakin kalap.


" Bila benar Ayah hanya menjaga nya selama ini maka sekarang juga kembalikan kepada putra nya,"


Ucap Lie lie sambil mencoba menenangkan Achida.


Namun saat itu yang terjadi tangan Lie lie di tarik oleh Achida dan merebut pisau dari tangan Zhang untuk mengancam mereka semua agar tidak memojokkan diri nya sambil meletakkan pisau lipat tepat di leher Lie lie, Sontak semua yang melihat nya menjadi terkejut terutama Zhang sebagai Kakak Lie lie tidak menyangka Ayah nya akan menjadikan putri nya sendiri menjadi sandera di saat terdesak.


Saat itu Achida berfikir Teky benar-benar jatuh cinta kepada Lie lie putri nya jadi dengan bertindak demikian maka Teky akan melepaskan nya begitu saja namun yang di lakukan Teky di luar ekspektasi Achida, Melihat hal tersebut Teky hanya tersenyum simpul sambil sedikit merunduk untuk mengambil kepala boneka keramik yang terlepas dan menggelinding di lantai.


" APA YANG KAMU LAKUKAN DIA PUTRI MU AYAH!"


Teriak Zhang yang terkejut melihat yang di lakukan Achida.

__ADS_1


" DIA SUDAH TIDAK MENGAKUI AKU AYAH LAGI, JADI DIA BUKAN SIAPA-SIAPA KU LAGI!"


Teriak Achida dengan amarah.


" Lakukan yang ingin kamu lakukan, Hanya setahu ku kejam seperti apa pun singa tidak akan memakan anak nya sendiri, Lalu kamu jenis yang mana?"


Tanya Teky dengan diiringi senyum simpul sambil memainkan kepala boneka di tangan nya.


Seketika semua seisi ruangan terdiam melihat ke arah Achida dan Lie lie sedangkan saat itu Achida membawa Lie lie berjalan mendekati pemburu bayaran untuk melawan Teky dan semua anggota Teky yang saat itu sudah memenuhi rumah nya, Maka tanpa butuh waktu lama semua anggota Achida dan Teky pun bertarung di setiap sudut ruangan, Sedangkan Teky dengan cepat melemparkan kepala boneka yang di pegang nya ke arah kepala Achida.


Dan bisa di pastikan saat itu juga Achida terjatuh pingsan dengan kening berlumuran darah terkena kepala boneka yang terbuat dari keramik, Saat itu Teky segera menyuruh Lie lie dan Zhang agar membawa Achida kerumah sakit dan berpesan jangan sampai meninggal, Saat mendengar perkataan Teky yang sedang memegang lengan Lie lie tiba-tiba Zhang memeluk Teky dan mengucapkan terimakasih sambil menangis tapi mencoba tegar.


" Lie lie bawa dia ke rumah sakit dan usahakan dia selamat,"


Ucap Teky sambil memegang lengan Lie lie.


" Terimakasih, Kamu berjiwa pemimpin yang hebat, aku salut kepada mu,"


Ucap Zhang sambil memeluk tubuh Teky.


Sedangkan saat itu situasi mulai tidak kondusif saling serang dari dua kubu sedangkan Bibi Rose membantu Lie lie dan Zhang membawa Achida menuju rumah sakit sedangkan Paman Haruko duduk di atas meja makan sambil memangku nampan berisi buah-buahan sambil sesekali memukul kepala anak buah Achida menggunakan piring dan mangkok yang berada di dekat nya sambil sesekali menyuap kan buah anggur ke Zau Pan yan berdiri tidak jauh dari Paman Haruko.


" Paman jangan makan sendiri tadi aku belum sempat cuci mulut setelah makan, PRAK!"


Ucap Zau Pan sambil memukul kepala lawan dengan kursi meja makan.


" BRAK, Tenang saja aku menyisakan untuk mu, Lekas buka mulut mu,"


Jawab Paman Haruko sambil melemparkan anggur ke arah Zau Pan.


Mereka berdua menghajar musuh sambil menikmati makanan yang ada di meja makan, Sedangkan A Feng berhadapan dengan pembunuh bayaran yang bertubuh kekar dan Teky membabat habis anggota Achida yang masih melawan dan membela Achida meski sudah mengetahui kebenaran nya.


Lalu apakah Achida akan selamat kali ini dan apakah dengan kondisi yang sudah seperti itu Achida akan menyerah begitu saja kepada Teky dan mengakui semua kesalahan nya yang sudah di perbuat selama ini kepada Hazimura Khozima Ayah kandung Teky dan apa yang akan terjadi kepada kedua anak Achida yang saat ini sudah mengetahui kebusukan Achida?

__ADS_1


Ikuti terus kisah mereka semua dan temukan jawaban nya hanya di LIFE STORY TEKY KHOZIMA dan jangab pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.



__ADS_2