Lily Indigo

Lily Indigo
BAB 14 KEBERHASILAN


__ADS_3

Pak Lubar dalam keadaaan belum tersadarkan diri di rawat di sebuah rumah gubuk sang


kakek, yang ia telah membangunya kembali mengunakan mantra sihir,tangan Pak Lubar di perban


bawaan dari Mily, mereka bertiga belum juga tersadarkan melalui peristiwa benturan keras yang


mereka alami.


"Kek apakah mereka akan baik-baik saja?"Lily bertanya.


Kakek itu tertawa"Ha'ha'ha kamu tidak perlu menghawatirkan mereka ***, mereka akan sadar,"


sesaat kemudian..


Ingatan


"Kamu itu tidak patut dapat sahabat, kamu itu aneh,"ucap Loly.


"Ia kamu itu aneh,"ujar Mily.


Lily di hadirkan ingatan pada waktu ia di hadapkan buliyan dari sahabat kelas dia sendiri.Tangan


Lily mengepal di atas paha dia sehingga kain celana yang ia kenakan tertarik, saat Lily berusaha


menahan amarah dia lalu Bily memberikan sapaan terhadap dia.


"Liy kamu tidak apa-apa?" Bily bertanya.


Lily menjawab "ya aku baik,"


"Hmm hey *** setelah masalah kalian berakhir melalui bantuan dari kakek selanjut nya apa yang


ingin kamu lakukan?"kakek bertanya kepada Lily.


"Kakek bertanya kepadaku?"Lily bertanya.


Kakek menjawab"Ya,"


“Yang Ingin aku lakukan hanya berusaha untuk jadi diri sendiri, ingin banyak belajar yang lebih


tinggi di sekolah, yang ingin Lily lakukan mencari seorang teman yang baik bukan musuh,”ucap


Lily.


"Ketika Almarhum ibu saya masih hidup, ibu saya mengajari saya untuk bersabar dan perduli


kepada orang lain," jawab Lily.


Saat mendengar ucapan dari Lily sahabat nya bernama Bily serasa di pukul, Bily pernah


melakukan hal bodoh yang Loly perintahkan kepadanya berupa menyebarkan berita buruk ada


pada Lily melalui sosial media Bily yang sukses membantu Loly nama Lily menjadi viral di


kalangan sekolah ketika ia ketahuan berbicara dengan sendiri di rekam oleh HP milik Loly.


“Jadi gini *** mumpung kalian sudah sadar dari kejadian mengerikan menimpa diri kalian, kakek


hanya ingin kasih tau hutan ini salah satu gerbang pintu dari dimensi alam lain, ya itu karena di


antara kalian sudah melakukan kerjasama antara iblis, sekarang kalian sudah lihat beberapa monster sudah bisa memasuki wilayah kalian, untuk teman kamu maafkan kakek *** belum bisa


memberikan jawaban yang tepat,”ucap Kakek tua.


“Tangan kamu terpotong sebelah anggap saja sebuah pelajaran yang terjadi terhadap diri kamu,


sebelum melakukan sesuatu, pikirkan lalu kamu bertindak,” ucap Kakek tua.


“Ok baik,disini ingin bertanya sesuatu pak tua,”ucap Pak Lubar.


Kakek menjawab “ Silahkan ***,”


“Anda ini siapa?” Pak Lubar bertanya.


“Kakek sebenarnya ini sudah mati,”Kakek tua menjawab.


Mendengar ucapan dari Kakek tua itu membuat rasa kecurigaan pak Lubar terjawab.


“Sial, jadi untuk apa anda kemari?” Pak Lubar bertanya kembali.


“Ini berkaitan hal terpenting di kehidupan Lily, gadis itu mempunyai energi sihir di salah satu

__ADS_1


matanya berwarna ungu, dahulu kala pada masa kerajaan Erd’hgan di kepulauan ini, pernah hidup


sebuah kerajaan kecil yang di diami para elf sang ratu sang pemilik kekuatan itu,”ucap Kakek tua.


“Memang benar kerajaan Erd’gan pernah berdiri di pulau ini tapi aku tidak percaya anda ini


bagian dari hal terpenting para keluarga erdhgan tidak mungkin anda ini penyihir putihnya,”ucap


pak Lubar.


“Sekarang peninggalan Erdhgan sudah ada di musium sekarang, jazat dari penyihir putihpun di


awetkan dan di musiumkan,”ucap pak Lubar.


Ucapan pak Lubar membuat kakek tua itu tersenyum.


“Penerus sekarang sudah tau sebagian dari nenek moyang mereka wilayah ini andaikan mereka


tau nama Deluxy ialah diri aku sendiri sementara kepulauan yang selalu cari masalah ke kota


Erdhgan nama adik aku sendiri yaitu Kedan, senang bisa melihat mereka disini,”ucap batin kakek


tua.


“Pak tua kenapa anda terdiam?” Pak Lubar bertanya – tanya.


“Apa kalian tau nama kota kalian ini berasal darimana?”Kakek bertanya.


“Aa soal itu saya tidak tau,” Pak Lubar menjawab.


Di luar kediaman kakek.


"Bagaimana keadaan kamu?"Lily bertanya.


"Aku mulai membaik cuman ingin meminta maaf, selama ini aku sudah bersikap jahat sama kamu,


aku janji ingin berteman sama kamu."Mily memasang wajah yang sedih.


"Ya sudah aku maafin,"jawab Lily.


"Ternyata kalian berdua ada di sini,ayo menghadap ke pak Lubar dulu,"ucap Ardi.


Mereka bertiga berjalan menuju masu kediaman kakek penyihir,terlihatlah Pak Lubar yang sedang


yang sudah ada duduk di samping kakek penyihir.


"Silahkan kamu meminum nya *** tidak usah khawatir itu ramuan khusus untuk memulihkan


tenaga seseorang yang sedang keadaan kurang baik,"perintah kakek.


Mily melihat ke arah sahabat ghaib Lily dengan memasang wajah takut terlihat wajah yang hancur


, Lisa yang sedang terduduk di sebelah kakek penyihir memperhatikan Mily seorang gadis yang


sudah tidak asing lagi di pandanganya,Lisa yang memiliki rasa geram terhadap sahabat-sahabat


Loly ia kemudian mengancam nya dengan mengeluarkan pisau di balik lengan jubah pakaianya.


Triing..


"Wowow tenang?"Ardi heran lalu bangkit dari duduk dia.


"Lisa hentikan."kake penyihir menegurnya.


"Kamu tahan amarah kamu, aku tau betapa marahnya kamu terhadap gadis itu, kita tidak


melakukan hal buruk disini,"ujar Kakek.


Lisa mendengar ucapan dari guru dia, ia secara cepat terduduk kembali di samping guru dia.


"Kenapa guru membelanya bukankah guru mengajariku setiap kejahatan mesti di musnahkan,


bukankah itu yang guru ajarkan kepadaku, dia melakukan hal buruk terhadap Lily seperti


mengunting rambutnya lalu menanggung pendiritaan,"ujar Lisa.


" Kamu masih belum banyak memahami."Kakek tua itu menyentuh kening nya.


"Setiap manusia memiliki sisi terang dan gelap,itu bisa memberikan pelajaran ketika sisi gelap itu


menyelimuti fikiran seseorang dan hati,untuk menghentikanya dengan dua cara kekerasan atau

__ADS_1


ajakan, dari kekerasan akan keluar pemenang dari pribadi yang gelap atau terang, untuk ajakan


dia akan memusuhi kamu atau kamu mati di genggaman kegelapan,"nasehat kakek tua.


Pak Lubar yang mendengar prilaku buruk terhadap murid nya, mulai memfikirkan tindakan yang


ia akan lakukan setelah mereka menyelasaikan masalah di dalam hutan.


"Jadi yang bersikap buruk selama ini Mily, sehingga Lily terkena hukuman dari BK."Pak lubar


berkata dalam hati.


Pak Lubar sesekali melirik ke arah Lily yang sedang memakai topi, Pak Lubar berkeiginan melihat


rambut milik Lily.


"Lily, buka topi kamu,"perintah Pak Lubar.


saat itu Lily mengerakkan tanganya untuk menurunkan topi dia, di saat Lily menurunkan topi yang


ia gunakan terlihat rambut bagian depanya bekas guntingan yang tidak rapi.


"Hmm, saya sebagai guru kalian ingin bertanya siapa yang melakukan seperti ini terhadap


Lily?"Pak Lubar bertanya.


Teman-teman Lily tidak ada yang menjawab.


"Ayo kalian jawab berikan alasan masuk akal hasil perbuatan kalian,"ujar Pak Lubar.


"Loly Pak."Mily menjawab.


“Loly?” Pak Lubar bertanya – tanya.


“Lily tolong maafkan aku, aku tidak ingin di hukum,”ucap Mily.


PELUK!


“Ehm ya aku maafin kamu,”Lily menjawab.


Di saat acara pelukan Bily ikut memeluk kedua sahabatnya.


"Aku juga minta maaf sudah menyebar video rekaman Loly di saat dalam kelas,"ujar Bily.


"Pertemanan apa artinya?"Lily bertanya dalam hati.


Sesaat kemudian..


Mereka Lily beserta kelompok nya di temani oleh kekek tua membantu mereka mencari Arga.Lisa


yang masih simpan rasa amarah terhadap Mily yang belum sepenuhnya mempercayai ucapanya


tidak segan-segan di lain waktu ketika Lisa melihat Mily yang memiliki sikap buruk terhadap Lily


maka nyawa jadi taruhanya/


"Kita berjalan lurus mengikuti jalan ini di depan sana terdapat sebuah bangunan rumah kayu


pangung yaah itu pemberitahuan ketua kelas kalian,"ujar pak Lubar.


Kakek tua yang tau arah mereka tujui mengingat sebuah rumah pangung kayu yang sudah tidak


berpenghuni pada waktu pertama kalinya kakek tua berada di alam kehidupan manusia, yang


dimana ia sedang mencari tanaman bunga anggrek sebagai bahan ramuan perpanjangan durasi


waktu kehidupanya di alam kehidupan manusia, kakek tua tiba berada di sebuah rumah kosong


itu energi negative yang membuatnya datang, kakek tua melihat ruangan yang di masuki kelompok


Rian dan kawan – kawan untuk mencari tau isi dari ruangan bawah tanah, perwujudan tikus dari


kakek tua itu memecahkan isi dari ruangan bawa tanah itu yang dimana ada sesosok Ordoms


kebangkitan dari seorang provesor yang sedang melakukan experimen.


"Tubuhku,tubuhku yang dulu, Arrgh aku ingin melalukan pencobaan lagi dan tubuhku yang dulu


sudah tidak aku perlukan lagi, selanjutnya saya akan membangkitkan istri dan anak saya


Haahahaha, dunia akan mengakui ku,"ujar Ordoms.

__ADS_1


"Ini buruk."ujar Kakek dalam perwujudan tikus.


__ADS_2