Lily Indigo

Lily Indigo
BAB 3 KEMUNCULAN SESOSOK GADIS


__ADS_3

Ruangan kelas..


Loly dan geng dia menghampiri Lily yang lagi duduk sendiri di bangku, disaat ruangan


sepi sambil melamun.


"Eeeh dengar ya kamu beruntung kali ini Rian membantu kamu keluar dari toilet, sekarang ikut


aku."Loly yang bersikap kasar menyeret Lily lagi di bawah nya ke suatu ruangan gudang area


sekolahan. Tanpa Loly sadari serta dua sahabat dia, guru BK yang ingin menutup pintu ruangan


melihat dari kejauhan Lily di tarik oleh seorang siswi yaitu Loly di temani oleh dua sahabat nya.


Di saat itu guru BK tersebut mengikuti mereka


"Sini kamu, dan duduk," ketika Lily ingin duduk di bangku mita menarik kursinya ke belakang


yang dimana menjahili Lily lagi.


Brug !


"Awww," jerit Lily yang kesakitan.


"Ahhahaha," tawa dari Mita.


"Bantu dia berdiri," perintah Loly.


"Ogah," jawab Mita.


"Sini biar aku yang bantuin sih Lily," kata sih mily.


"Aku gak suka liat kamu jalan berduaan dengan Rian sampai-sampai dia memarahi aku di kelas,


dan aku gak perduli hari ini kamukesakitan atau nggak," ucap Loly yang marah.


Loly semakin menekan Lily, sementara Lily semakin tertekan juga oleh perkataan Loly yang


cuman seorang diri.


"Sekarang aku bawa gunting, hmmmaku akan gunaiin gunting ini untukmemotong-motong


rambut kamu sebagai hukuman dari aku," ucap Loly.


Lily cuman terdiam di tahan oleh dua sahabat Loly sementara rambut Lily berjatuhan di lantai.


"Aahahah liat ini rambut kamu, wuuu hahah rambut depan kamu lecet sebelah haha ." Loly


menatap tajam Lily memperlihatkan rambut di tanganya.

__ADS_1


"Lagi." Ketika Loly ingin mencukur rambut Lily, sesosok ghaib misterius perwujudan gadis


menampakkan diri.


"Aaa'aaa hmmm,"kata loly yang kaku.


“Loly Kamu kenapa?”Mita bertanya.


“Di’dibelakang kalian,”ucap Loly.


Saat itu Mita dan Mily berbalik badan menengok kebelakang, betapa terkejutnya mereka sehingga


mereka menjerit.


“Aaaa,”Jeritan.


Mita dan Mily mendekati Loly karena takut.


“Di’dia siapa?” Mita bertanya


"Duuff Loly aku duluan ya".Mily yang semakin tidak nyaman dengan suasana di ruangan


itumeninggalkan Loly dan Mita.


“Mily!”ucap Loly.


"Siapa Lo!," Ujar Loly.


Lolydan Mita tidak tau bahkan Lily tidak mengetahui, sesosok ghaib yang mucul di belakang Lily.


Sesosok gadis ghaib itu berjalan keluar dari kegelapan cahaya ruangan gudang ingin menghampiri


mereka berdua, tak terduga sesosok itu dengan gerakan tangan yang cepat mencekik leher Loly


sementara Mita hanya terdiam kaku ketakutan. Sesosok itu mengangkat kepalanya di balik pakaian


jubah yang ia kenakan, menatap tajam dengan penuh amarah di hadapan wajah Loly. Loly susah


untuk bernafas berusaha melepaskan cekikan maut dari sesosok gadis tersebut,Loly mengangkat


gunting di lengan tangan dia yang ingin menusuk ke sosok gadis


itu namun yang di lakukan oleh Loly sia-sia, lengan tangan dia di tahan oleh sesosok gadis itu


sehingga gunting itu terjatuh kembalike lantai.


“To’tolong.”Loly yang bersuara lemas.


Mendengaar suara Loly yang terasa nyawa nya ingin tercabut sesosok gadis itu melepaskan

__ADS_1


cekikan di leher Loly.


"Tidak ada yang bisa mencelakaiku, hah manusia seperti mu masih bisa aku biarkan hidup, tapi


jika terulang kembali aku bisa saja merenggut nyawa kamu,” ucap sesosok gadis.


Cekikan maut di lepaskan oleh sesosok gadis itu, sehingga Loly terlutuk lemas.


“Huk,huk,huk,”Loly batuk.


Mita yang masih berdiri ketakutan membantu Loly untuk berdiri, saat pandangan Loly ter’arah


kedepan melihat wujut wajah sesosok yang sudah mencekik dirinya, berwajah rusak dan memiliki


kedua bola mata yang berbeda sebelah kanan putih sebelah kiri bermata ungu.Saat itu Loly


menyadari yang di hadapanya ialah sesosok ghaib sehingga ia berlari keluar ketakutan. Sesosok


gadis ghaib bernama Lisa tersebut mendengar tangisan dari orang yang ia cari selama ini, ia


mendekatinya lalu memeluknya dari arah depan.


"Hiks,hiks,hiks."Saat Lily bersedih sosok gadis itu memeluk nya. Lily belum melihat wujut dari wajah yang sedikit menyeramkan dari sosok gadis ghaib bernama


Lisa, sesosok ghaib itu memiliki kelemahan di saat ia menampakkan diri ke alam manusia di waktu


matahari masih terang yaitu energinya mudah terkuras, kulitnya mudah terbakar.


"Dia tidak akan berani ganggu kamu lagi," ucap sosok gadis.


Secara respek Lily tersadarkan dengan sendirinya lalu melepaskan pelukan hangat itu dari gadis


itu lalu melihat ke arah wajah yang sedikit menyeramkan, ketika ia melihat wajah dari sosok gadis


tersebut kursi itu terjatuh akibat kepanikan dari Lily.


"Pergii!, Pergi! nggak." Lily ketakutan dan menyeret kaki dia untuk megapai gunting Loly yang


tergeletak di lantai.


Di saat ia berhasil mendepatkan gunting, Lily mengancam ke sosok gadis tersebut.Sesosok gadis


itu berdiri di hadapan Lily wajah nya tertutupi jubah yang ia kenakan.


"Aku memegang gunting, aku bisa menancapkan benda ini jika kamu berniat melukaiku," ucap


Lily.


Sosok itu menjawab "Aku tidak akan pernah menyakiti mu,"

__ADS_1


Saat itu juga sosok gadis ghaib itu menghilang.


__ADS_2