Long Distance Relationship

Long Distance Relationship
Menemukan Persahabatan


__ADS_3

Hari-harikupun mulai ku jalani dengan baik, tanpa ada sesuatu yg membuat aku merasa tidak nyaman.


Semakin hari, semakin banyak juga yang ku kenal.


Dan dari beberapa orang itu, akhirnya bersepakat untuk membuat Geng ala-ala, mungkin karena sudah merasa nyaman satu dengan yang lain, Ada Mutiara, Fatimah, Ivana, Yadida, Sartika, Rizka dan Aku yang bergabung dalam sebuah geng yang kami beri nama "Seven Gurl".


 


Entah dari kapan, aku bisa mengenal mereka dan dekat seperti ini.


Bahkan aku lupa, kejadian apa yang membuat kami nyaman satu dengan yang lain.


Tapi dengan adanya mereka, membuat hari-hari ku serasa menyenangkan.


Mutiara : Jola, ikut organisasi yuk?


Me : Organisasi apaan dulu nih?


Mutiara : Impala (Ikatan Pemuda Pencinta Alam), kayak naik gunung naik gunung gitu (mutiara pun menjelaskan lebih dalam lagi mengenai IMPALA).


Yuk ke basecampku (tempat ngumpul anak-anak Impala).


Jola : Ngapain? males ah.!


Mutiara : Lihat dulu aja, siapa tau kau tertarik.


Rizka : Jolaaaa, Mutiara. (sambil berlari kecil ke arah Jola dan Mutiara). Jola, yuk gabung sama aku, kita ikutan PMR (Palang Merah Remaja).


Mutiara : eitssss, tidak bisaaa. aku duluan yang ajak dia ke basecamp ku.


Jola : Duh, duh, duh. Bukan tipe-tipe ku banget. Kalian aja deh.


Mutiara : Udah, ayokk. lihat aja dulu (sambil menarik tanganku, dan pergi meninggalkan rizka)

__ADS_1


Rizka : Dih, woyyyy tunggu. Ikuttt, kan basecamp kita deketan mut.


~Sampailah di depan basecamp Impala, dibawah pohon Cerry yang rindang.


Rizka : bhay jo mut, kalau mau gabung ke MPR ke basecamp aku ya jo. (sambil berjalan menuju basecampnya).


Jola : Oke2 Riz.


Mutiara : Jo, tunggu disini sebentar ya. Aku mau ambil formulirnya dulu ( berjalan masuk ke basecamp impala yang hanya 5 langkah untuk masuk kedalam). Nih jo, isi aja dulu siapa tau tertarik.


Jola : Engga ah, bukan tipe-tipe aku banget mut. Mending kita pulang yukkk.


Mutiara : Dih, isi keg. Biar bareng kita.


Tiba-tiba 2 orang pria berjalan menuju kami.


Ram*nda : Siapa mut? Teman mu?


Ram*nda : hi, namaku Ram*nda.


Jola : hi, namaku Joana Cornela.


Ram*nda : kau ajak ikutan dia mut?


Mutiara : iya dong wak, cuman doi ga mau.


Ram*nda : kenapa ga mau jo?


Jola : iya, bukan tipe-tipe aku banget.hehe.


Ram*nda : Oh, baiklah. jangan kau paksa dia mut. kami masuk ke dalam ya.


Mutiara & Jola : Oke.

__ADS_1


Mutiaraaa, ayok pulang.


yaudah, ayok2. Tapi kalau tertarik bilang ya.


ish,ish,ish.Tidak 😜


~Seminggu setelah pertemuan itu.


Ram*nda : hi jola. Lagi ngapain? Ram*nda


Jola : ha? dapat nomor aku dari mana? dari mutiara ya? hmm.


Ram*nda : iya, emang ga boleh ya? kamu lagi ngapain?


Jola : hm, lagi bernafas.


blaaa, blaaa, blaaa, blaaa


Kami pun saling membalas pesan, hingga larut malam tiba.


Dan aku baru menyadari, dia pria yang bisa membuatku nyaman.


Akhirnya kami pun saling mengucapkan selamat malam, dan masing-masing tertidur.


Keesokan harinya, masuk sekolah seperti biasa dan melewati hari-hari ini.


Tanpa ku sadari, aku sudah tidak mengeluh "bosan" untuk datang kesini.


Yaaa, mungkin ada beberapa faktor pendukung.hehe.


My geng dan mungkin dia.!!


ya dia, yang membuat sosok raka tiba-tiba terlupakan.

__ADS_1


__ADS_2