Long Distance Relationship

Long Distance Relationship
Penentuan Perpindahanku


__ADS_3

Iya dek, jadi gimana?


oh, kalau bisa kenasanalah dia.


Hmm, aku mendengar suara mama dan opung (mama dari mamaku) menelfon seseorang.


Tapi aku tidak bisa mendengar jelas apa yang mereka katakan.


Akupun berjalan menuju kamar mama untuk memastikan perihal apa yang sedang mereka bicarakan dan dengan siapa mereka berbicara.


Maaa,, Maaa,,


aku masuk ya ( sambil membuka pintu kamar mama)


Telfonan sama siapa pung mama (aku berbisik di telinga opung)


Sama Tulangmu (Pamanku, adik dari mamaku)


oh, oke-oke.


Ternyata mereka lagi membicarakan soal perpindahanku.


Diakhir telfon mama berpesan pada tulang "yaudahlah ya dek, aku titip si desya ya".


Jola : Apa ma? Aku ke Jakarta? Engga ma, enggaa.


Mama : Emang kenapa ka? kan kamu tinggal bersama tulang dan nantulangmu (istri pamanku). Mereka juga meminta mu tinggal disana, untuk menemani mereka. Kan kaka tau, kalau mereka belum punya momongan, semoga dengan kehadiran kaka di tengah-tengah mereka.


Opung : Iya la, kami pun sebenarnya ga mau kau untuk pergi jauh. Apalagi mamamu ini.


Tapi dia memikirkan kedepannya yang terbaik buatmu. Lihatlah lingkungan rumah kita ini, anak yg baru tamat SMP pun sudah menikah. Teman-temanmu pun, sudah pada menikah. Banyak yang kami pertimbangkan la. Semoga kau mengerti akan kondisi ini.


Jola : (sambil menangis) Tapi aku ga mau berjauhan dari kalian ma, opung. Aku mohon 😥 kalau ada jalan yang lain selain pisah dari kalian, aku mau jalan itu aja.


Mama : Mama tau ka, dari sebelum kamu hadir di dunia ini bahkan setelah kamu hadir, kamu adalah anak mama yang paling kuat, yang paling tangguh, yang paling bisa mandiri di umurmu yg sekarang, yang paling berani dan yang terpenting, kaka anak mama yang bisa mama andalkan dan kehadiran kaka selalu membawa kebahagiaan pada orang lain.


Percaya ka, Mama akan selalu ada untuk mu walaupun kita terpisah oleh jarak. Mama percaya, kaka bisa.


Jola : Tapi jola ga percaya kalau jola bisa.


syudahlah, jika ini yang terbaik, kaka menerimanya.


Opung : Baiklah, tidurlah kita. Besok sekolah kau jola.

__ADS_1


Jola : Iya pung, gudnight


Mama : Gudnight sweetheart.


*Informasi tambahan : aku anak pertama dari 5 bersaudara. Tapi aku dan keempat adikku beda Papa.


Ya, waktu umurku 1tahun kurang 3 hari, papa sudah menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya*


~Keesokan Harinya


Hari ini haru terakhir ujian kenaikan semester.


Mungkin hari ini juga, aku akan info ke teman-teman ku dan ram*nda bahwa semester baru nanti aku sudah tidak bersama-sama dengan mereka lagi.


Entah perasaan apa yang sedang kurasakan saat ini, baru sebentar aku merasakan indahnya masa putih abu-abu ku disini, baru sebentat aku bersama-sama dengan teman segengku, dan baru sebentar aku memulai hariku bersamanya. Hah,


Entahlah, entah apa yang harus kuperbuat untuk tidak pergi dari sini. Entah tindakan apa yang mesti aku lakukan untuk tidak meninggalkan tempat ini.


Hah.


~Bel pulang pun berbunyi, membuatku tersadar akan lamunanku.


Hi all, boleh ngumpul sebentar ya sehabis pulang ini di tempat duduk depan lab IPA (ketikan sms ku, yang kutujukan ke seven gurl).


Yadida : hi all, ada apa jola?


Fatimah : Iya nih, kenapa jola? Tumben, kayak ada yang serius aja.


Jola : Gini all, Hah, sebenarnya berat aku mau ungkapin ini.


Ivana : kenapa sih jol? engga biasanya serius gini.


Rizka, Sartika, Mutiara : Iya nih.


Jola : Mungkin, semester depan kita sudah tidak bisa bersama-sama lagi.


Sartika : ha?kenapa?


Rizka : Jangan bilaang,,, kamu mau pindah jol?


Ivana : dengerin dulu kenapa weee.


Jola : iya teman-teman, aku pindah (sambil meneteskan air mata)

__ADS_1


Rizka, Sartika, Mutiara, Ivana, Yadida, Fatimah : Pindah kemana?


Mutiara : Dekat kan jol? Masih sekitar kota ini kan?


Jola : engga, aku ke Jakarta.


Fatimah : Apa? jakarta? sekeluarga atau kau doang jol?


Jola : iya, aku doang. yang sepertu kalian tau, aku ga bisa masuk hari sabtu.takutnya nilaiku hancur semua disini all.


Ivana : emang ga ada sekolah yang libur hari sabtu di kota ini jol? sampek kamu harus ke jakarta.


Jola : ada sih vana, cuman aku ga suka.


Yah jolaaaa, ga asik ah.


iya nih, sebel.


jangan bilang kau lagi bercanda kan jol?


iya, bohong kan lu jol?


Jolaaa, jangan bercanda deh.Ga lucu.


Semua kekecewaan mereka pun terdengarku, yang membuat aku berderai air mata dan langsung memelukku dan menangis bersama.


Hah, entah lah


Entah apa yang bisa ku sampaikan sama kalian.


Yang harus kalian tau, aku benar-benar sayang kalian dan bakalan rindu kalian.


Walaupun hanya sebentar kita melukis pelangi dan hujan bersama, tapi aku sangat mencintai kalian.


Kami juga jol, jangan pernah lupa sama kami, jangan misscom, jangan sombong, dan lain sebagainya yang kudengar pesan-pesan dari mereka.


Begitulah, akhir dari pamit ku bersama seven gurl.


Bagaimana dengan dia? 😥


Apa aku kuat untuk ini semua?


atau akankah berpisah?

__ADS_1


__ADS_2