Long Distance Relationship

Long Distance Relationship
Menemukannya


__ADS_3

Selama seminggu ini pun, kami intens saling berkomunikasi walaupun kami bisa disebut yang sangat jarang bertemu.


Mungkin dikarenakan dia ada di kelas 10-8 (yang kelasnya sederet sama kantin, ruang BP dan basecamp alias paling jauh dibelakang) dan aku berada di kelas 10-3.


Mungkin kami hanya bisa saling bertatap wajah sebentar itupun di kantin ataupun di parkiran motor (karrna aku naik motor dan parkiran motor tepat di depan basecamp dia) tapi itu saja sudah membuat hati ini lega. Entah karena apa leganya, tapi ini yang benar-benar kurasakan.


Beberapa minggu pun berlalu, aku yang semakin intens berkomunikasi dengan dia merasa sangat nyaman dengan komunikasi ini.


Mungkin juga dia merasakan hal yang sama denganku, atau mungkin juga tidak (akupun berpikir dalam hati).


Hmm, entahlah. Aku berharap dia memiliki rasa yang sama seperti yang ku rasakan hari ini dan hari-hari kemarin.


 


Akhirnya, dia pun menyatakan cinta kepadaku dan memintaku menjadi kekasihnya melalui pesan yang dia kirimkan.


 


Saat itu jantungku benar-benar berdetak tidak beraturan, nafasku seperti susah untuk ku raih, dan suhu tubuh ku tiba-tiba berubah..


Apaaa??


Dia merasakan rasa yang sama juga denganku?? Masag sih? Apa mungkin dia menyatakan ini juga ke semua cewek yang dia sukai?


Tapi-tapii..


Gila nih cowok, masag beraninya nembak dari sms.


Hah, cowok CUPU.!!


atau dia sengaja nyatain cintanya dari sms supaya semua cewek yang dia tembak ga ada yg tau satu sama lain kalau mereka di tembak cowok yang sama?


Jola : Dih, beraninya dari sms. Langsung dong.! atau jangan-jangan kamu takut cewek-cewek yang kamu tembak juga tau? hahaha.


Ram*nda : Mau ga? Jawab aja duku, ntar langsung nya baru aku nyatain lagi. Dih, enggalah. Aku mah nyatain perasaan ku sama kamu doang ya.


Jola : Masag? Pengecut.!! Ga berani tersakiti.hahaha


Ram*nda : Ya bukan gitu, cuman wanti-wanti aja. Jadi mau ga? Jadi pacar aku?


Jola : Langsung nyatain, baru aku jawab. Bye, Gudnight.


Ram*nda : Dih, ngambek. Jawab dulu, Ntar aku tembak ulang deh.


Jola : No, thanks


Ram*nda : Janji deh, kalau udah diterima aku bakalan nembak langsung. Tapi jawab "iya" dulu ya.hahaha


Jola : Ga ah, ga jentle.


Akhirnya, beberapa lama setelah dia membujukku, akupun menjawab "Ya".


Pasti, dan sudah pasti aku menjawab "ya".

__ADS_1


Dia sosok yang bisa membuat aku nyaman dengan sekolah ini dan dengan semua hal yang ada di sekolah, bahkan aku selalu mencarinya jika dia tidak terlihat mataku.


Beberapa bulan pun kami lewati dengan penuh perasaan tanpa aku menyadari bahwa aku sedang terjebak lagi di cinta beda agama.


~Ujian kenaikan kelas pun akan dimulai beberapa minggu kedepan.


Untuk informasi buat kalian, sekolah aku jam belajarnya dari


Senin-Kamis jam 07.30-13.00


Jumat-Sabtu 07.30-12.00


Dan setiap hari sabtunya aku tidak masuk, dikarenakan aku harus beribadah.


Untuk mengurus perijinan aku libur hari sabtu, mungkin dikatakan gampang.


Hanya saja, guru sosiologiku yang sangat menentang akan hal itu.


Ya, aku mengerti.


Karena pelajaran sosiologi hanya ada di hari sabtu.


Tapi, aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan lembaran tugas, pr dan tugas-tugas yang lain di hari seninnya.


Ya, tapi itu semua tidak masuk di akal nya.


~Ujian akhir semester pun tibaaa.


Aku yang sedang berada di dalam kelas, melihat ke arah pintu. Tiba-tiba guru sosiologi ku datang, dengan wajah penuh amarah.


Ia pun berjalan mendekatiku.


Sesampainya di depanku, dia langsung melayangkan tangannya ke pipi ku sambil berkata


"Kamu kira dengan kamu ikut ujian hari ini, saya bakal kasih nilai bagus sama kamu? ha?Jangan harap kamu dapat nilai bagus dari saya, cuman dari tugas-tugas kamu itu dan ujian hari ini.Walaupun ujian hari ini kamu benar semua.!! Bukan berarti kamu dapat nilai bagus dari saya.Ingat itu"


*Ya, dia berbicara sekeras dan selantang itu kepadaku.


Iya bu, ( hanya ini yang dapat ku jawab)


dia pun pergi meninggalkan kelas ku.


Dan aku kembali mengerjakan ujianku, sambil diam-diam meneteskan air mata ku dengan perasaan perih saat ini.


kenapa perih? Karena seisi kelas melihat adegan tersebut. Melihatku dipermakukan dan dikucilkan.!!


Tapi, its okay.!!


Karena yang aku perjuangkan agama ku, bukan kebohongan.😁


~Setibanya dirumah.


Jola : Ma, tadi aku di tampar dan diberi peringatan sama guru sosiologi ku.

__ADS_1


Mama : Ha? kok bisa ka? Ada apa?


Jola : Katanya "aku jangan berharap dapat nilai bagus dari dia".


Mama : Ya ampun, sini-sini ka (sambil mengelus rambutku).


Yasudah,kaka mau gimana? Apa mau pindah sekolah aja? soalnya kamu sampai kelas 12 nanti akan masuk di hari sabtu terus loh. Mama juga ngerti perasaan ibu itu, masag kamu yang tidak pernah hadir dikelasnya, yang ga pernah bertatap wajah dengannya bisa dia kasih nilai bagus. Kan mustahil ka.


Jola : Iya sih ma, cuman maunya jangan permalukan aku di depan teman-temanku. Kan ada ruang BP, atau ruang guru ma.


Mama : yasudah, doakan saja ibu itu. Nanti selesai pembagian raport kita kasih dia sesuatu ya.


Jola : Dih, kok malah dikasih sesuatu?


Mama : its okay kaka. Jadi kaka mau pindah sekolah ga? Mungkin ke swasta yang bisa libur hari sabtu. Soalnya negri kan masih masuk semua hari sabtu.


Jola : Mauuu ma (tiba-tiba raka muncul di pikiranku)


Mama : Kok jadi semangat gini? Pasti ada apa-apanya ini kan?


Jola : Engga kok ma, tapiiiii


boleh ga, kalau kaka sekolahnya di sekolah raka ma? hehe.


Mama : Ya enggalah ka. Sekolah dia juga masuk hari sabtu ka. Maksud mama sekolah kita aja (Sekolah kita \= sekolah yang didirikan agamaku , untuk kami yang mau sekolah disitu tanpa memikirkan perizinan libur hari sabtu).


Jola : Yah, kalau disitu aku ga mau ah ma. Itu-itu aja temenku. Ga di gereja itu, ga disekolah juga itu 😭.


Lagian kan itu jauh dari rumah kita ma.


Mama : Iya sih ka, jadi gimana ya?. Ntar deh, mama bicarakan dulu sama opungmu (mama dari mamaku)


Ja : Oke ma, Jola ke kamar dulu ya.


~Setibanya di kamar


Apa? pindah sekolah? Loh, loh, loh. Kok aku ga kepikiran bakal kepisah dari dia ya?


1 sekolahan aja jarang banget bisa ketemu. Gimana beda sekolah?


Astaagaaaahhhhg Jolaaaaaaaa.


kenapa aku ga kepikiran??


Baru aja pacaran, masag harus jauh-jauhan.


Hah, gimana dong ya 😥


Tapi,


mau ga mau, aku harus pindah. Apa yang mama bilang benar soalnya.


Nilai ku juga bakalan hancur semua dibidang studi yang masuk hari sabtu.

__ADS_1


Hah, aku harus benar-benar memikirkannya.


__ADS_2