Mafia Intelijen

Mafia Intelijen
Saling menggoda


__ADS_3

Chloe dan Mai keluar dari kamar mandi dengan tersenyum senang, mereka kembali duduk di tempat semula. Jeff dan Nero nampak heran dengan mereka berdua yang terlihat aneh, terlebih Mai terus menerus tersenyum tiada henti.


"Sayang, bagaimana jika malam ini aku menginap di rumah mu?" Tanya Chloe dengan suara yang lembut dan tatapan mata yang penuh godaan.


Jeff dan Nero yang mendengar itu langsung terbatuk-batuk, Jeff segera mengambil minum nya dan meneguk nya hingga tandas. Di tatapnya Chloe oleh Jeff yang nampak penuh godaan itu...


"Kenapa kau sangat terkejut? bukankah itu wajar bagi sepasang kekasih? atau jangan-jangan.... Kau takut jika sepupu mu yang cemburuan itu tahu?" Tanya Mai dengan penuh selidik.


"Hmm sepertinya begitu, bukankah aku terlihat sangat menyedihkan? sepertinya aku harus cari kekasih baru, apa kau mengenal laki-laki tampan lain Mai?" Tanya Chloe pada Mai yang langsung menatapnya senang.


"Tentu saja, aku memiliki kenalan yang tampan dan kaya. Terlebih, dia masih sangat muda. Usia nya hampir sama seperti ku, apa kau mau? jika iya aku akan memperkenalkan kalian." Balas Mai dengan bersungguh-sungguh.


"Wah benarkah? kau berikan saja kontak ku, aku akan membalas nya kapan pun dia menghubungi ku..." Senyum Chloe yang mulai merasakan sesuatu yang aneh di sampingnya.


"Apa maksudmu? apa kau lupa jika kau sudah memiliki kekasih?" Tanya Jeff pada Chloe yang langsung mengeryit heran.


"Aku hanya mencari seorang teman laki-laki yang bisa aku anggap sebagai sepupu agar kami bisa tinggal berdua." Balas Chloe membuat Jeff mengepalkan tangannya.


"Jangan harap! aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi!" Geram Jeff.


"Benarkah? kenapa? bukankah kau hanya kekasih ku saja?" Ejek Chloe dengan kaki yang menendang Mai.


"Benar, bukankah kita juga sering tinggal bersama sayang? dan lagi, paman dan bibi pun sangat baik..." Ucap Mai dengan menyandarkan kepalanya di pundak Nero yang hanya bisa diam.


"Hhh baiklah, kau boleh tinggal di mansion ku." Pasrah Jeff.


"Tidak terimakasih, aku tidak mau seatap dengan wanita gila itu, bukankah dia sangat menyeramkan? aku tidak tahu kapan aku membunuh nya...." Santai Chloe.


"Haha kau benar, saat wanita cemburu pasti dia akan melakukan segalanya agar wanita yang mendekati kekasihnya itu mati atau hidup dengan tidak nyaman. Aku masih ingat dulu, ada seorang wanita yang merayu kekasih ku... Aku sendiri tidak segan untuk menabrak nya hingga dia koma di rumah sakit." Jelas Mai membuat Chloe tertawa.


"Jika aku dirimu, mungkin aku akan membawa nya ke gudang, aku akan mencabut satu-persatu kuku nya, mencongkel kedua matanya, mematahkan semua jari-jari tangannya, menyayat semua tubuh nya, memutuskan jantung nya, lalu menggoreng nya dengan minyak yang sangat panas. Ahhh bukankah itu sangat menyenangkan sayang?" Tanya Chloe dengan menatap datar Jeff yang langsung berhenti dengan makan nya itu.

__ADS_1


"Kau seperti psikopat!" Ucap Nero dengan merinding, meskipun dia sendiri pun seorang Mafia tapi tetap saja... Perkataan Chloe benar-benar menyeramkan.


"Itu kurang lengkap, kenapa kau tidak memaku semua jari nya sebelum kau patah kan? mungkin itu akan semakin menyenangkan." Tambah Mai membuat Chloe terkekeh.


"Kau benar, mari kita coba jika kau sudah menemukan mangsa nya, jangan lupa ajak aku oke?" Ucap Chloe dengan mengedipkan sebelah matanya.


"Tentu saja, kita akan tunjukan bahwa kita tidak lemah." Angguk Mai.


Jeff menatap Nero yang mengerti pendapat nya, Jeff pikir sepertinya Mai dan Chloe memiliki pemikiran yang sama dan seperti nya mereka akan berteman baik.


"Sudah selesai, aku akan kembali ke kantor. Bagaimana dengan mu?" Tanya Jeff pada Chloe yang sedang membereskan tas nya.


"Aku akan pergi dengan Mai, Mai bilang dia akan memperkenalkan aku dengan teman nya." Balas Chloe dengan santai namun hal tersebut langsung membuat Jeff kesal.


"Tidak boleh! kau harus ikut aku ke kantor!" Paksa Jeff.


"Apa sih? bukankah kau sendiri yang mengatakan nya bahwa aku boleh berteman dengan siapa saja?" Kesal Chloe dengan menghempaskan tangan Jeff.


"Kau sedang cemburu pada ku?" Ledek Chloe.


"Tidak, aku hanya tidak ingin ada rumor yang menjelekkan kau." Elak nya.


"Benarkah? sepertinya kau bisa menghapus nya dengan mudah." Santai Chloe.


"Itu, tetap saja tidak boleh!" Tegas nya.


"Maaf tuan Jeff terhormat, maksud kami itu kami ingin bertemu dengan temanku yang merupakan seorang wanita! dia bernama Putri Nadine Pradipta!" Ucap Mai dengan penuh penekanan.


"Benar Jeff, aku kenal dengan salah satu temannya itu." Ucap Nero dengan menepuk pundak Jeff agar tidak lagi mempermalukan dirinya itu.


"Tap..."

__ADS_1


"Baiklah, aku pergi. Sampai jumpa..." Pamit Chloe, sedangkan Mai? dia bermanja-manja ria terlebih dahulu pada Nero yang tengah mengecup nya mesra itu.


"Kenapa kau tidak mengecup Chloe? apakah kau tidak tertarik dengannya? hati-hati, dia wanita cantik dan kuat... Jangan sampai kau menyesal!" Ucap Mai sebelum akhirnya pergi menyusul Chloe yang sudah masuk kedalam taksi yang mereka pesan tadi.


"Apa maksud nya?" Ucap Jeff yang heran dengan perkataan Mai.


"Mai pikir kau dan Chloe adalah sepasang kekasih sungguhan, sehingga melihat mu yang acuh pada Chloe membuat nya heran dan menganggap bahwa kau tidak tertarik dengan nya." Jelas Nero.


"Apakah aku juga harus berakting di depan kekasih mu?" Tanya Jeff yang membuat Nero tertawa renyah.


"Kenapa kau bertanya padaku? harusnya kau tanya pada dirimu sendiri, bagaimana perasaan mu?" Tanya Nero yang membuat Jeff terdiam.


"Sudahlah, lupakan. Bukankah kau bilang kau akan pergi ke kantor? untuk urusan mansion, bagaimana kau menanggapi nya?" Tanya Nero penasaran.


"Aku akan mengurus nya, ayo pergi."


"Hmmm...."


••••


"Hahahaha kau lihat? ekspresi nya benar-benar sangat lucu, di saat wajah sangar nya muncul dia terlihat lucu dengan ekspresi polos nya hahaha.." Tawa Mai di dalam taksi.


"Kau benar, aku sendiri heran. Bagaimana bisa dia sangat polos dengan hal seperti ini? meskipun aku belum pernah berpacaran tapi aku tahu sedikit hahaha..." Balas Chloe dengan tertawa kecil


"Aku sudah menduga nya bahwa kalian tidak benar-benar pacaran, lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?" Tanya Mai penasaran.


"Bukankah kau akan membantu ku untuk menyingkirkan nya? aku ingin segera bebas dari penjara ini..." Keluh Chloe.


"Bebas? kau tidak ingin berpacaran sungguhan dengan nya?" Heran Mai, di saat yang lainnya sibuk menggoda Jeff, Chloe malah tidak ingin terlibat lagi.


"Pacaran sungguhan? jangan aneh deh, dia dan aku sangat jauh berbeda!! aku tahu bagaimana keluarga nya itu, mereka tidak mungkin setuju dengan aku yang seorang anak terlantar dan juga tidak memiliki prestasi yang besar ini. Aku sudah cukup tahu diri Mai." Jelas Chloe membuat Mai menghela nafas panjang.

__ADS_1


"Kau benar tapi..... Kedua orang tua Jeff sangat baik, percaya padaku!" Ucap Mai dengan sungguh-sungguh membuat Chloe mendecak dan memilih untuk memalingkan wajahnya ke arah samping.


__ADS_2