Mafia Intelijen

Mafia Intelijen
Tragedi memalukan


__ADS_3

Nadine dan Mai yang melihat Jeff keluar dari kamar Chloe pun hanya tersenyum kecil dan menundukkan sedikit kepalanya pada Jeff yang tak menghiraukan keberadaan mereka berdua, Mai menggenggam tangan Nadine dengan gemas saat melihat ekspresi Jeff.


"Ada apa?" Tanya Nadine yang melihat Mai tersenyum senyum.


"Apa kau tidak melihat nya? sepertinya Jeff tidak sadar." Balas Mai yang semakin membuat Nadine heran.


"Sudahlah, ayo kita makan." Ajak Nadine yang di balas anggukan oleh Mai.


•••


Jeff melangkahkan kakinya menuju gedung perusahaan nya, banyak yang menyapa nya dan juga..... Menatapnya dengan malu malu, entahlah...


"Selamat pagi tu....an..." Sapa resepsionis dengan tercengang.


Jeff hanya mengangguk dan kembali melangkahkan kakinya, para resepsionis itu memerah saat melihatnya. Apakah Jeff sengaja memamerkannya?


Saat Jeff hendak masuk kedalam lift, Nero muncul dengan terburu-buru dan langsung mendorongnya masuk kedalam lift. Nero menatap Jeff dengan tatapan yang.... Penasaran.


"Ada apa denganmu?" Heran Jeff dengan menepiskan tangan Nero yang berada di pundaknya.


"Kau? kau sudah melakukan nya dengan siapa? apa ini perbuatan Chloe?" Tanya Nero dengan menatap leher Jeff.


"Apa maksudmu?" Heran Jeff yang langsung di berikan cermin oleh Nero, Jeff melotot seketika. Apakah karena ini dia menjadi perhatian mereka tadi?


"Bagaimana? apakah ini ulah Chloe? kalian sudah bermalam?" Penasaran nya.


"Iya." Balas Jeff dengan melepaskan dasi nya, masih banyak juga tanda yang ada di sana.


"Astaga! apa Chloe seganas itu? jangan katakan bahwa kau.... Berada di bawah kendalinya?" Selidik Nero yang langsung mendapatkan geplakan di kepalanya.


"Kau pikir aku laki-laki lemah?" Ketus Jeff.


"Bisa jadi kan? bukankah kau akan menjadi kucing lembut dan manis jika di hadapan Chloe? namun kau akan langsung berubah menjadi singa dan harimau jika berada jauh dari nya." Sindir Nero.


"Apa aku begitu?"


"Tentu saja, saat kau menatap nya... Tatapan mu itu sangat sendu dan lembut, sedangkan saat menatap ku tadi... Hanya ada tatapan tajam dan datar." Jujur Nero yang langsung membuat Jeff terdiam.

__ADS_1


"Sudahlah, ayo masuk." Ajak Nero saat lift itu terbuka.


Saat Jeff membuka pintu ruangan nya, Jeff di kejutkan dengan sosok Alegra dan Chareen yang ada di dalam. Chareen melambaikan tangannya dan segera menghampiri Jeff yang nampak diam mematung, bagaimana ini? kondisi tubuhnya sedang tidak baik sekarang.


"Akhirnya kau sampai juga, aku tidak percaya kau bisa terlambat seperti ini." Ejek Alegra dengan menatap tajam Jeff yang hanya mendengus.


"Sayang, ayo kemari..." Ajak Chareen dan segera menghampiri Jeff, namun saat berada di hadapannya... Chareen terlonjak kaget, bahkan kedua bola matanya hampir terjatuh.


Bagaimana tidak? dia melihat dua kancing kemeja Jeff yang terbuka dan kulit dada dan leher nya terdapat banyak sekali tanda, sejak kapan anak nya seperti ini?


"Sayang? sejak kapan kau normal?" Celetuk Chareen.


"Mama!" Kesal Jeff dengan melemparkan jas nya asal dan memilih untuk duduk di sofa dengan memijat pelipisnya.


"Kau?siapa wanita yang bersama mu semalam? kenapa kau bertingkah seperti ini? papa tidak mengajari mu untuk mel..."


"Apa papa lupa? papa juga dulu seperti ini, hanya saja mama tidak memberikannya..." Ejek Jeff yang langsung membuat Alegra naik darah.


"Apa maksudmu? mama mu hanya..."


"Kau bukan anakku!" Ketus Alegra.


"Kau juga bukan papa ku." Santai Jeff.


"Apa kalian tidak bisa diam? kenapa sangat ribut?" Marah Chareen kepada dua laki-laki kesayangan nya itu.


"Ck, kami kemari ingin bertanya. Apa wanita itu hanya kekasih palsu mu?" Tanya Alegra dengan melemparkan sebuah kertas pada Jeff yang tidak melihatnya pun pasti sudah tahu.


"Ada apa? kenapa kau sibuk mengurusi hidup ku?" Tatap Jeff pada Alegra.


"Kau!! kau ini putra ku satu-satunya! aku tidak ingin memiliki putra yang bren*gsek!!" Maki Alegra membuat Jeff terkekeh.


"Bukankah kau mengatakan bahwa aku bukan anak mu? benarkan ma?" Tanya Jeff yang meminta bantuan dari Chareen, jika sudah seperti ini Alegra bisa di pastikan akan kalah sebelum memulai.


"Sudah-sudah, cepat katakan. Wanita seperti apa dia? jangan sembarang mengencani wanita Jeff, papa tidak ingin kau seperti orang-orang liar di luar sana." Ucap Alegra dengan nada yang melemah.


"Papa tenang saja, Chloe bukan wanita seperti itu. Dia tidak pernah mau kalah dan juga, dia sangat berbeda dari wanita pada umumnya..." Senyum Jeff.

__ADS_1


"Apa maksudmu?"


••••


Nadine dan Mai melirik Chloe yang sedang mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, mereka sudah sampai di tempat tujuan namun tuan Kim mengatakan bahwa dia ada sedikit halangan dan mengundur waktu liburan nya.


Mereka pikir itu sudah biasa karena tuan Kim seorang aktor namun setelah mereka selidiki, ini ada hubungannya dengan Jeff! laki-laki itu sengaja membuat nya sibuk.


Di depan gedung perusahaan Jeff, Chloe berdiri dengan kesal dan penuh emosi. Mai segera mengejar nya dengan Nadine saat melihat Chloe pergi untuk masuk kedalam perusahaan Jeff.


"Apa Jeff ada di dalam?" Tanya Chloe pada resepsionis itu dengan tatapan mata yang tajam dan dingin, ini pertama kalinya mereka melihat sosok Chloe yang semula imut dan manja kini berubah sangat jauh.


"Iya..." Angguk mereka dengan sedikit ketakutan.


Chloe pun segera pergi dari sana dan langsung masuk kedalam lift yang penuh dengan karyawan lain, mereka langsung mundur saat melihat sosok yang sangat mereka kenali.


"Nona, ada apa?" Tanya salah satu dari mereka dengan penasaran.


"Aku akan membunuh atasan kalian!" Jawab Chloe dengan kesal, mereka yang mendengar itu hanya mengangguk mengerti.


Ting


Tanpa menunggu lama, Chloe langsung bergegas masuk kedalam ruangan Jeff. Nero yang melihat itu awalnya ingin mencegah nya namun sudah terlambat, Chloe sudah masuk kedalam.


"Sialan kau!!! apa yang kau lakukan hah? aku sudah mengatakan nya padamu untuk tidak mengganggu pekerjaan ku!!" Marah Chloe dengan menarik kerah Jeff yang sedang duduk di sofa itu.


"Ehh.. A-apa maksud mu?" Gugup Jeff dengan menatap Chloe yang nampak emosi itu.


"Kau pikir aku tidak tahu? kau sengaja membuat nya sibuk hingga aku tidak bisa bertemu dengan nya, oh ayolah Jeff! jika kau mengganggu pekerjaan aku lagi maka jangan salahkan aku jika aku akan meledakkan otak mu saat ini juga!" Ancam Chloe dengan tanpa sadar bahwa dirinya duduk di atas paha Jeff yang sedang duduk di sofa.


Jeff memejamkan matanya, dia nampak menghela nafas panjang sebelum akhirnya Jeff tersenyum. Hal itu semakin membuat Chloe marah dan kesal, bagaimana bisa Jeff bahagia di atas kekesalan nya?


"Chloe...." Panggil Mai dengan ragu-ragu.


Chloe membalikkan wajahnya kesal, dia melihat Mai dan Nadine yang nampak khawatir. Namun bukan itu yang membuat nya shock, melainkan sosok laki-laki yang sedang duduk di kursi Jeff dan seorang wanita yang berdiri di sana dengan memegang teh.


"Kenalkan, mereka berdua orang tuaku." Balas Jeff dengan tersenyum pada Chloe bahkan Jeff melingkarkan tangannya di pinggang Chloe yang masih duduk di atas paha nya.

__ADS_1


__ADS_2