
Alegra melirik Chareen yang nampak tersenyum-senyum saat melihat video cctv di ruang tamu, mereka tahu bahwa semalam Chloe dan teman-temannya mabuk berat.
"Ada apa?" Heran Alegra.
"Lihatlah, bukankah Jeff sangat luar biasa? dia langsung sat set sat set tidak seperti mu yang terlalu banyak rencana!!" Balas Chareen yang langsung membuat Alegra menghela nafas kesal.
"Maksud mu sat set sat set dalam urusan itu?" Tanya Alegra memastikan.
"Bukan!! tapi Jeff langsung menunjukkan rasa suka dan sayang nya pada Chloe, tidak seperti mu yang sok jual mahal!!" Ketus Chareen membuat Alegra terkekeh.
"Kenapa? bukankah itu benar jika kau yang mengejar ku lebih dulu?" Tanya Alegra dengan menaik turunkan alisnya.
"Terserah!! yang jelas putraku sangat gentleman!" Bangga nya.
••••
Nadine merasa sakit dan pusing di kepalanya, dia terdiam dalam waktu yang cukup lama untuk memulihkan pikiran dan ingatan nya. Setelah cukup lama berdiam diri, akhirnya Nadine bangkit dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi.
Dia tidak ingat apa yang terjadi semalam, yang ia ingat hanyalah..... Waktu minum. Untuk selanjutnya dia tidak tahu apapun, ingatan nya memang buruk!
"Sepertinya ada yang tidak beres, aku akan melihatnya setelah makan siang." Gumam Nadine dengan melihat ekspresi nya di cermin yang nampak berantakan.
Setelah bersiap cukup lama, Nadine bingung karena dia tidak membawa pakaian lagi. Namun ternyata di meja rias sudah ada paper bag berisi pakaian, sepertinya Chloe sudah menyiapkannya untuk mereka.
Ini pertama kalinya Nadine bangun siang, melihat situasi di kediaman Jeff yang nampak sibuk akhirnya Nadine memilih untuk pergi ke dapur karena lapar.
Di sana dia melihat Mai dan Nero yang sedang makan, namun saat melihat sosok Aleyza Nadine hanya mengeryit heran karena ekspresi yang Aleyza keluarkan sangat buruk. Sama persis seperti orang bodoh yang sering ia temui di pinggir jalan, benar-benar jelek!
"Ada apa? kenapa ekspresi dia seperti itu?" Tanya Nadine yang memilih untuk duduk di samping Mai.
"Dia shock mungkin." Balas Mai dengan santai.
"Shock?" Herannya.
Mai meletakkan sendok dan garpu nya, dia menatap Nadine sebelum akhirnya menceritakan semua kejadian tadi. Di mana, Jeff keluar dengan penampilan yang sangat mengerikan karena memiliki luka di seluruh tubuhnya. Nadine yang mendengar itu langsung terkejut, apakah dia juga menggila semalam?
"Anu,apa kau tahu siapa yang membawa ku ke kamar?" Tanya Nadine pada Nero.
"Samuel." Balas nya tanpa menatap ke arah Nadine.
"Siapa dia?" Herannya.
"Dia bawahan Jeff di markas, dia jarang nongol ataupun pergi sembarangan. Semalam, dia datang hanya untuk membawa mu ke kamar atas perintah Jeff sendiri..." Jelas nya.
"Woahh, apakah dia tampan?" Tanya Nadine dengan antusias.
__ADS_1
"Dia, dia memang tampan tapi masih lebih tampan aku." Angguk Nero.
"Ishh, menjijikkan! jadi, kapan dia pergi?"
"Setelah mengantar mu ke kamar dia langsung pergi, kau tahu? dia sempat kesal dan marah karena kau sudah muntah di tubuhnya. Ini pertama kalinya aku melihat dia terus menggerutu di sepanjang jalan."
"Muntah?" Kaget Nadine.
"Tenang saja, kau tidak sendiri. Aku pun muntah berkali-kali di badan Nero..." Cengir Mai.
"Itu beda! kau muntah di tubuh kekasih mu itu bukanlah hal yang memalukan! tapi aku? oh astaga!!!! sepertinya aku harus cuti!" Panik dan malu Nadine.
"Berisik!!!" Kesal Aleyza pada mereka.
"Dih, terserah kami dong. Mulut, mulut siapa? syirik aja!" Ketus Mai.
"Gawatttt!!!!! Cepat bersiap!!" Heboh seseorang yang datang dari lantai dua dan terus berlari ke arah Nadine dan Mai yang masih makan.
"Ada apa? tenangkan dirimu..." Ucap Nadine.
"Cepat cepat!! Crish dan Deon sudah ada di apartemen ku, mereka akan membahas tentang tuan muda Kim." Jelas Chloe dengan berbisik.
"Apa? bagaimana mungkin? bukankah mereka sedang sibuk?" Kaget Mai.
"Apa kau akan pulang?" Tanya Jeff yang muncul dengan pakaian yang sudah rapih.
"Ya, aku ada urusan. Aku pergi dulu..." Pamit Chloe dengan mencium bibir Jeff singkat hingga membuat laki-laki itu diam mematung sebelum akhirnya tersenyum kecil.
"Aku pergi dulu.." Pamit Mai yang melakukan hal yang sama seperti Chloe tadi.
"Aku, haishhh!!" Kesal Nadine karena tidak ada orang untuk nya mengatakan pamit, hingga Nadine memilih untuk memasukkan roti bakar kedalam mulutnya sambil berlari mengejar Chloe dan Mai.
"Sepertinya mereka sibuk." Ucap Nero yang berdiri di samping Jeff.
"Aku tahu." Balas Jeff.
Terlihat senyum sumringah dari bibir Aleyza dan kedua temannya itu, mereka bangkit dari duduknya dan hendak mendekati Jeff namun apa yang terjadi? Jeff dan Nero justru pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun hingga membuat mereka kesal.
"Sialan!!" Geram Aleyza dengan menghentak hentakan kaki nya.
•••
Mobil yang Chloe kendarai terlihat melaju dengan kecepatan tinggi, Mai sibuk memberikan bedak pada leher dan pundak Chloe agar tidak terlihat oleh Crish dan Deon.
Untuk Nadine? wanita itu sibuk mencari posisi Crish dan Deon yang ternyata belum sampai dan masih di jalan, sebelum mereka sampai Chloe dan kedua temannya sudah harus ada di sana karena mereka mengatakan bahwa ketiga nya ada di apartemen Chloe untuk melakukan pekerjaan.
__ADS_1
"Cepat-cepat!!" Panik Chloe.
"Pakai lipstik mu bodoh! kau mau di lihat mereka bahwa bibir mu bengkak?" Ucap Mai dengan memberikan lipstik nya pada Chloe yang langsung memakai nya asal.
"Pakaian jaket mu, lengan mu nampak terluka. Ini akan membuat mereka bingung dan bertanya-tanya." Ucap Nadine dengan memakai kan jaket nya pada Chloe.
"Lift! di mana lift nya!!! haishhh, kenapa penuh?" Kesal Mai saat mereka sudah berada di depan lift.
"Tangga?" Tanya Nadine dengan menatap mereka berdua.
"Tidak, terimakasih..." Tolak Chloe dan Mai yang berjongkok di depan lift.
Ting!
Mereka segera masuk dengan berhamburan, bahkan tamu yang lain sampai terkejut dengan kedatangan mereka yang mendadak.
"Astaga!! kuncinya...." Lirih Chloe dengan menatap kedua temannya yang berada di belakang.
"Kenapa? cepat buka pintunya!!"
"Kuncinya hilang bodoh!! sepertinya ada di jaket yang aku pakai semalam dan itu ada di.... Di kediaman Jeff!! bagaimana ini?" Cemas Chloe.
"Apa? kau.... Haishhh!" Keluh keduanya dengan membalikkan badannya, namun alangkah terkejutnya mereka saat melihat sosok Crish dan Deon yang nampak heran dengan mereka.
"Ada apa dengan kalian?" Heran Deon.
"Ahh tidak ada, hehee.." Cengir Chloe yang merapihkan rambutnya agar menjuntai ke depan.
"Kalian mau pergi?" Tanya Crish.
"Pergi? kami baru juga Sam...."
"YA!! Kami lapar dan berniat untuk makan siang di bawah hehe, kalian mau ikut? bukankah kalian ingin membahas pekerjaan?" Potong Chloe dengan menginjak kaki Mai dan Nadine yang menutup mulut Mai menggunakan salah satu tangan nya.
"Ahh begitu, baiklah... Tapi, aku lupa jika aku meninggalkan flashdisk di dalam. Aku akan menyusul kalian nanti..." Ucap Deon dan hendak melangkah maju namun segera di dorong oleh Nadine.
"Tidak!! tidak boleh, itu... Maksud ku, kita harus ke bawah. Flashdisk mu aku pinjam dulu, ia aku pinjam hehe... Nanti aku akan mengembalikannya jika sudah selesai aku pelajari." Senyum Nadine pada Deon yang sangat terkejut.
"Kau sedang mempelajari nya?" Kaget Deon.
"I-iya, bukankah itu untuk menambah pengetahuan ku? memangnya apa yang salah? Chloe dan Mai pun ikut mempelajari nya, benarkan?" Jelas Nadine dan meminta bantuan dari Chloe dan Mai yang langsung mengangguk cepat.
"Itu, itu flashdisk yang berisi video dewasa.... Aku tidak tahu jika kalian pun senang dengan hal seperti itu." Cengir Deon.
Kini giliran Nadine, Mai dan Chloe yang menganga bahkan Nadine sudah ambruk di lantai dengan terduduk lemas.
__ADS_1