
Di sepanjang jalan Deon terus-menerus menanyakan tanggapan mereka, namun Nadine Mai dan Chloe memilih untuk bungkam dan merasa sangat amat malu. Apakah sekarang dirinya akan di kenal sebagai wanita nakal?
"Bagaimana? apa kau suka dengan laki-laki Asia tau laki-laki barat? sepertinya kalian suka dengan yang besar besar ya?Ahh tidak, aku yakin kalian pas....."
"DIAM!!! Apa kau akan terus menanyakan hal memalukan ini?" Kesal Chloe dengan mematuhi Deon yang langsung ciut.
"Aku hanya sharing pada kalian, aku tidak memiliki teman untuk mencurahkan nya. Crish terlalu kaku bahkan aku tidak yakin jika dia laki-laki normal." Ucap Deon yang langsung mendapatkan lirikan tajam dari Crish.
"A-aku hanya bercanda hehee... Sudah sampai, ayo makan!!" Kabur nya dengan berlari memasuki restoran langganan mereka yang berada di lantai satu apartemen nya.
Ting!!
Bocah tengik!
"Jangan terlalu dekat dengan dua laki-laki buluk itu."
Chloe mengeryit, siapa yang Jeff maksud dengan laki-laki buluk? apakah Crish dan Deon? tapi mereka tampan, bahkan mereka yang paling tampan di semua rekannya meskipun sikap Deon yang memang sedikit gila tapi tidak bisa dia pungkiri jika Deon memiliki wajah yang menarik.
"Aku sudah mengatakannya jika tuan muda Kim ada sedikit urusan, jadi nya dia akan datang sore ini. Dia sudah tahu mengenai kalian, kalian bisa berpura-pura menjadi asisten nya agar tidak membuat media curiga." Jelas Crish.
"Aku mengerti, lalu kemana tujuan kami yang sebenarnya?" Penasaran Chloe, jika tempatnya terlalu ramai dia dan kedua temannya pasti akan sedikit kesulitan.
"Pulau pribadi milik keluarga Vitton, itu hanya bisa di sewa oleh orang-orang memiliki kekayaan tinggi. Meskipun di sana di jaga ketat, tapi akan ada beberapa wartawan dan media yang meliput kegiatan keseharian nya." Tambah Deon.
"Keluarga Vitton?" Kaget Chloe.
"Ya, kau tenang saja. Tuan muda Kim pergi dengan beberapa pengawal dan asisten nya juga, jadi tugas kalian hanyalah mengawasi nya dari bahaya." Jelas Crish.
"Hah, sepertinya kau yang pantas menjadi ketua nya. Bagaimana jika kita tukar posisi? kau ketua dan aku wakil?" Tanya Chloe dengan memangku wajahnya.
__ADS_1
"Tidak terimakasih." Senyum Crish dengan penuh ejekan.
"Sudah jangan di permasalahkan! bagaimana jika aku saja? bukankah ini sangat hebat, ketua intelijen sangat tampan dan gagah!" Sela Deon dengan penuh antusias dan semangat namun langsung di abaikan oleh mereka berempat.
"Ngomong-ngomong soal keluarga Vitton, aku melihat tuan muda Vitton sedang menyelidiki identitas mu dan itu terjadi sudah beberapa hari yang lalu. Apa kau memiliki hubungan dengannya?" Heran Crish yang membuat Chloe dan kedua temannya diam.
"Ini, apa kau lupa? saat itu Deon mengamuk di hadapan tuan muda Jeff dan aku yang berhasil membawanya dengan utuh. Oleh sebab itu dia menyelidiki identitas ku karena mungkin.... Aku orang pertama yang berani menantang nya." Jelas Chloe.
"Kau? jadi karena aku kau terkena masalah dari nya? maafkan aku Chloe, aku tidak tahu.... Apakah dia melakukan kekerasan terhadap mu? aku tahu jika dia sangat kejam dan tidak pandang bulu, aku akan meminta maaf padanya agar tidak lagi mengusik mu." Cemas dan panik Deon.
"Tidak perlu, aku baik-baik saja..." Balas Chloe dengan tersenyum kecil.
"Tapi..."
"Kau beneran baik-baik saja? aku bisa meminta maaf padanya jika kau merasa terganggu..." Ucap Crish dengan serius.
"Tidak perlu, beneran. Aku baik-baik saja dan lagi... Aku sudah memiliki rekan yang sefrekuensi, mereka bisa membantu ku kapan saja." Senyum Chloe dengan merangkul Mai dan Nadine.
"Ah hahaha aku memang kekasih dari sepupu nya Jeff, aku akan mengatakan padanya untuk tidak lagi mengganggu Chloe kau tenang saja iya kan Chloe?" Balas Mai dengan tangan yang mencubit paha Chloe.
"Benar, kau tenang saja..." Ucap Chloe dengan menginjak kaki Mai.
"Hhh syukurlah jika ini baik-baik saja, langsung katakan pada ku jika kau terluka. Bukankah kita sudah terbiasa untuk berbagi luka?" Tanya Crish yang di balas anggukan oleh Chloe.
"Kalau begitu mari makan.." Ucap Deon dengan semangat.
Chloe, Mai dan Nadine saling lirik. Meskipun Nadine tidak makan banyak tadi tapi dia merasa kenyang sekarang, begitu pun dengan Chloe dan Mai yang sudah makan banyak karena butuh asupan energi.
"Ini,aku sedang diet. Ia sedang diet!hahaha..." Tawa Chloe dengan meminum jus nya.
__ADS_1
"Aku pun sama, bagaimana dengan mu Mai?" Tanya Nadine.
"Hhh, aku ingat jika berat badan ku naik akhir-akhir ini. Jadi nya aku memilih untuk diet..." Balas Mai dengan menunjukan cengiran nya.
"Kalian aneh, bukankah kalian keluar untuk makan? lantas sudah sampai disini kalian bilang ingin diet?memang ya, hati wanita itu sulit untuk di mengerti...." Deon hanya menggelengkan kepalanya saja sedangkan Crish? laki-laki itu memilih sibuk makan.
•••
"Bagaimana?"
"Tidak ada skandal apapun mengenai dirinya Jeff, dia murni bersih dan memiliki banyak fans di luaran sana termasuk Chloe dan kekasih ku juga." Jelas Nero.
"Hm, tugaskan Samuel untuk mengawal nya. Mereka memberikan upah yang cukup untuk membuat nya tetap aman dan terhindar dari skandal..." Balas Jeff dengan menutup dokumen nya.
"Samuel? kau yakin?" Tanya Nero untuk memastikan.
"Ya, sepertinya dia butuh liburan sedikit. Dia hanya bertugas untuk melindungi kekasih ku, bukan aktor sialan yang mereka idola kan." Ketus nya.
"Aku tidak mengerti, bukankah ini sangat aneh? tuan muda Kim meminta Chloe untuk melindungi nya, sedangkan kau menyuruh Samuel untuk melindungi Chloe. Apa kau sedang bermain ular tangga?" Kesal Nero.
"Lakukan apa yang aku perintahkan, aku tidak mau melihat Chloe terlalu dekat dengannya."
"Cemburu mu sangat mengerikan bos!" Merinding Nero dengan keluar dari ruangan Jeff yang hanya mendengus, dia terdiam beberapa saat untuk memikirkan rencana kedepannya.
••••
Chloe, Nadine dan Mai berdiri di bandara dengan tegas dan berwibawa. Chloe yang memakai celana hitam pendek dan tangtop hitam yang di balut dengan jaket hitamnya, tak lupa masker dan juga topi beserta kaca mata nya juga.
Begitu pun dengan Mai dan Nadine yang menutupi jati diri mereka yang sebenarnya, para petugas bandara awalnya terkejut dengan kemunculan mereka namun Chloe segera menunjukkan identitasnya melalui kartu pengenal nya.
__ADS_1
Para media sudah berjejer di sana dan penuh antusias, setelah beberapa saat mereka melihat kemunculan orang yang mereka tunggu tunggu.
Mai ingin sekali berteriak gembira namun segera di hentikan oleh Nadine, tidak hanya Mai tapi Chloe pun sangat gatal untuk meneriakinya juga. Dengan cepat Chloe bergegas bersama Nadine dan Mai untuk mendekati tuan muda Kim itu.