Mafia Intelijen

Mafia Intelijen
Kesabaran Nadine


__ADS_3

Nadine mendengus sebal, di dalam kamar Mai dan Nero terus bermesraan di hadapannya. Hingga akhirnya Nadine keluar dan hendak menuju kamar Chloe, namun belum sampai masuk Nadine teringat bagaimana posesif nya Jeff.


Hingga akhirnya Nadine duduk di balkon samping kamar Jeff, Nadine melihat pemandangan indah malam yang begitu dingin. Para pelayan berlalu lalang di dekat kolam renang, mereka sibuk menempelkan lampu kecil yang banyak dan juga beralatan lainnya.


Terlihat ekspresi senang dari mereka karena ini pertama kalinya mereka menyiapkan party di rumah, biasanya Jeff tidak pernah suka keramaian namun berkat Chloe mansion itu menjadi hangat.


"Sebaiknya aku gabung dengan mereka dari pada dengan Chloe dan Mai yang sibuk bercocok tanam." Gumam nya yang langsung pergi menuju lantai bawah.


••••


Hangat, itulah yang Chloe rasakan saat dirinya memeluk Jeff. Entah kenapa dia memeluk Jeff, yang jelas Chloe menyukai posisi ini.


"Ada apa?" Tanya Jeff.


"Kenapa kau mau menyelidiki Aydin?" Tanya Chloe, tak ada reaksi terkejut ataupun kaget dari Jeff.


"Hanya penasaran." Balas Jeff dengan santai.


"Jangan pernah berbohong padaku Jeff, jika kau penasaran kau bisa mencari tahunya sendiri." Ketus Chloe dengan mendorong dada Jeff.


"Aku hanya ingin tahu cara kinerja mu saja, tidak ada maksud apa-apa." Jujur Jeff dengan menarik tangan Chloe yang melangkah pergi.


Chloe melangkahkan kakinya menuju balkon, Chloe bisa melihat Nadine yang sibuk membantu mereka menata tempat itu.


"Kau meremehkan ku? atau... kau sedang mencari kelemahan ku?" Selidik Chloe dengan ekspresi tak suka nya.


"Bohong jika aku mengatakan bahwa aku tidak menyelidiki mu tapi aku benar-benar tidak menganggap mu lemah, aku hanya penasaran pada identitas mu." Jelas Jeff dengan memeluk Chloe dari belakang.


"Cihh... Aku paling tidak suka jika identitas ku terbongkar begitu saja." Kesal Chloe dengan menyingkirkan tangan Jeff yang melingkar di perutnya namun tidak berhasil ia lepaskan karena pelukannya semakin kencang dan erat.


"Maafkan aku, kau tahu sendiri bagaimana mafia itu. Mereka pasti akan mencari tahu terlebih dahulu orang yang akan mereka dekati, aku rasa kau pun seperti itu."


"Kau menyalahkan aku juga?"

__ADS_1


"Tidak, tidak sama sekali. Kau selalu benar, ia selalu benar. Aku yang salah... Maafkan aku." Pasrah Jeff saat melihat tatapan maut Chloe.


"Baguslah jika kau sadar, kedepannya jangan pernah ikut campur urusan ku lagi."


"Aku bisa membantu mu, kau bisa menj..."


"Tidak perlu, aku bukan wanita yang mengandalkan laki-laki. Selagi aku mampu, laki-laki hanyalah mainan untuk ku." Senyum Chloe dengan menghadap ke arah Jeff dan merapihkan sedikit rambut Jeff.


"Kalau begitu, mainkan aku saja. Aku rela menjadi mainan mu...." Balas Jeff dengan merengkuh pinggang Chloe sehingga mereka saling berhadapan dengan posisi yang sangat dekat.


"Kau mau menjadi mainan ku?" Tanya Chloe dengan tersenyum kecil.


"Ya, selagi kau tidak memiliki mainan yang lain. Aku akan tetap menjadi mainan mu sampai kapan pun." Ucap Jeff dengan wajah yang mendekat.


"Stop! kau.. Kau sangat aneh Jeff, kenapa kau berubah? yang aku tahu, kau itu sangat kejam dan dingin. Tapi kenapa sekarang kau... Menjadi cabul dan mesum?" Heran Chloe dengan menahan kening Jeff yang mendekat ke wajah nya.


"Apa kau tidak suka perubahan ku?" Balas Jeff dengan menyingkirkan tangan Chloe di kening nya.


"Tidak masalah, papa ku berkata... Kita tidak boleh menghiraukan perkataan orang lain, selagi kita bahagia maka lakukanlah." Senyum Jeff yang semakin membuat Chloe merinding.


"Kau... Kau aneh!" Merinding Chloe.


"Benarkah?" Tanya Jeff dengan salah satu tangan yang masuk kedalam baju Chloe dan mengelus punggung nya lembut.


Chloe menggeliat sedikit, tangan besar dan hangat milik Jeff membuat nya geli dan juga candu.


Jeff tersenyum karena tidak ada penolakan dari Chloe, wajah Jeff mendekati wajah Chloe yang sudah memejamkan matanya. Deru nafas mereka sudah saling bertabrakan hingga akhirnya....


"WOYY!! APA YANG KALIAN LAKUKAN?? APA KALIAN TIDAK KASIHAN PADA JOMBLO SEPERTI KAMI? CEPAT MASUK KAMAR!" Teriak Nadine di lantai bawah dengan ekspresi yang kesal dan kedua tangan yang bertolak pinggang.


Dengan cepat Chloe mendorong tubuh Jeff dan menatap ke arah bawah, dia lupa bahwa di bawah tengah ramai bahkan ada beberapa pelayan yang menganga dengan ekspresi bodoh nya.


Sedangkan Nadine? sudah tidak perlu di tanyakan lagi, dia sudah kehabisan kesabaran nya karena sejak tadi dia sudah menahan kesal dengan keromantisan mereka berdua yang membuat nya iri.

__ADS_1


"Haishh! membuat malu saja.." Malu Chloe yang sudah masuk kedalam kamar, Chloe menggigit ujung jarinya dengan gugup dan terus mundar mandir sejak tadi.


"Kenapa? apa kau secemas ini?" Tanya Jeff.


"Kau tidak malu? haishh, apa kau tidak lihat banyak pelayan di bawah?" Ucap Chloe dengan wajah yang memerah.


Jeff terkekeh, di peluk nya lagi tubuh Chloe dengan gemas. Entah sejak kapan Jeff menyukai posisi seperti ini, memeluk Chloe membuat nya merasakan nyaman yang baru muncul di hati nya.


"Tidak perlu malu, mereka pasti mengerti. Bukankah ini bagus? kau bisa dengan mudah mengendalikan mereka..."


"Meskipun itu benar tapi, tanpa melihat kedekatan kita pun aku sudah mendapatkan hak dari mu atas mansion ini bukan?"


"Benar tapi kau tidak tahu bukan bahwa di salah satu pelayan itu ada mata-mata yang di berikan oleh orang tua nya Aleyza?" Tanya Jeff yang langsung membuat Chloe mengeryit heran.


"Mata-mata? bukankah dengan begini mereka sudah tahu tingkah dan kelakuan anak nya? tapi mereka masih tetap diam? oh ayolah.... Apakah orang tuanya sudah gila?" Heran Chloe.


"Hhh... Kau tahu? mereka sangat menyayangi nya, dulu mereka pernah membawa paksa Aleyza pergi namun apa yang terjadi? dia melakukan percobaan bunuh diri secara terus-menerus, karena itu lah mereka kembali mengizinkan nya untuk tinggal disini." Keluh Jeff dengan menyandarkan kepalanya di pundak Chloe.


"Harusnya mereka juga menanyakan perasaan mu, bukannya egois seperti ini. Kau pasti sangat menderita selama ini..." Ucap Chloe dengan menepuk-nepuk pundak Jeff.


"Hhhh...Aku memang menderita tapi tidak ada yang pernah menanyakan nya, apakah aku suka atau tidak dengan keberadaan nya. Mereka semua menganggap bahwa aku kuat dan bisa di andalkan."


"Jangan khawatir, aku akan segera menyingkirkan wanita gila itu. Kau tenang saja..."


"Terimakasih, aku akan membalas mu. Apakah ada sesuatu yang kau inginkan?" Tanya Jeff dengan tersenyum manis pada Chloe.


"Sesuatu? aku..... Ahh ya, aku ingat! Akhir pekan ada acara lelang di pulau pribadi mereka, aku ingin pergi ke sana." Ucap Chloe dengan sungguh-sungguh.


"Acara lelang? kau tahu ini?" Kaget Jeff, padahal acara tersebut sangatlah tertutup. Dia sendiri baru tahu tadi siang dari bawahan nya, tapi sepertinya Chloe sudah tahu.


"Iya, ada seseorang yang harus aku lindungi di sana dengan rekanku. Kau akan datang ke sana kan?" Tanya Chloe dengan antusias.


"Hmm iya, aku akan datang." Ucap Jeff dengan mengangguk, Chloe langsung bertepuk tangan dengan gembira. Entah apa yang ia pikirkan, yang jelas Jeff tidak tahu apapun.

__ADS_1


__ADS_2