Mafia Intelijen

Mafia Intelijen
Pulang


__ADS_3

Jeff mengejar Chloe dan menemukan sosok nya yang tengah marah-marah di depan resort yang memperlihatkan pemandangan pantai yang begitu sejuk ini, Jeff segera memeluk Chloe dan mengecup pipi nya lembut.


"Maaf, aku tidak bermaksud begitu. Aku akan memberikan resort ini atas nama mu jika kau sangat menginginkan nya, tolong maafkan aku..." Ucap Jeff dengan lirih.


"...." Chloe masih saja diam dengan ekspresi kesal nya.


"Sayang, tolong maafkan aku... Kau tahu? aku belum tidur dari semalam dan juga pagi tadi... Meskipun acaranya berjalan dengan lancar tapi aku tidak bisa tenang karena takut kau melakukan hal yang membuat mu terluka, sehingga aku langsung datang kemari. Aku lelah.... Ingin tidur." Rengek nya yang membuat Chloe mengeryit, tadi manja sekarang merengek?


Tapi, Chloe merasa tak enak juga pada Jeff. Dia memang egois, karena tidak bisa bersikap lembut dan sabar.


"Maafkan aku... Apa kau lelah?" Tanya Chloe dengan melepaskan pelukan Jeff dan langsung menghadap ke arah nya.


"Ya, aku sangat mengantuk." Angguk nya dengan lucu.


"Maafkan aku..." Ucap Chloe dengan memeluk Jeff dan menepuk punggungnya lembut.


"Aku yang seharusnya minta maaf, maafkan aku karena aku.... Markas mu jadi seperti ini." Ucap nya dengan penuh rasa bersalah.


"Tidak apa-apa, ini akan menjadi pelajaran untuk kami bahwa di atas langit masih ada langit. Lagian, kau juga sudah membereskan nya bukan? maaf merepotkan mu lagi."


"Apa yang kau katakan? bukankah sudah sering aku katakan bahwa aku sangat senang jika di repotkan oleh mu?"


"Baiklah baiklah, ayo masuk. Bukankah kau mau tidur?" Tanya Chloe yang membuat senyum Jeff terbit, Jeff memajukan wajahnya dengan bibir yang mengerucut lucu sehingga membuat Chloe gemas dan segera mengecup nya singkat.


"Ayo..." Ajak nya yang membuat senyum Jeff terbit, Jeff segera merangkul Chloe bahkan sesekali Jeff mencium pipi Chloe sehingga membuat wanita itu tertawa.


Sedangkan di ruang makan tempat mereka semua, kini terus memperhatikan Chloe dan Jeff yang dapat mereka lihat dengan jelas keromantisan nya. Karena itu hanya terhalang kaca saja bukan tembok.


"Astaga, apakah itu benar jika nona Chloe.... Kekasih nya tuan muda Vitton?" Kaget tuan Kim dengan wajah pucat nya.

__ADS_1


"Jangan khawatir, ini pekerjaan nya dan Jeff sendiri pun tidak mempermasalahkan hal ini. Selagi Chloe senang maka Jeff pasti setuju." Ucap Nadine dengan memakan makanan nya.


"Wahh aku tidak menyangka bisa di kawal oleh nyonya masa depan keluarga Vitton." Kagum nya yang langsung mendapatkan cubitan dari wanita di sampingnya, bagaimana pun mereka sedang di kelilingi oleh para pengawal Jeff.


Untuk masalah mereka, itu sudah selesai dan tuan Kim pun bisa menunjukkan kemesraan nya dengan sang kekasih yang merupakan putri kandung pemilik agensi nya.


••••


Di dalam kamar, Jeff tertidur pulas dengan Chloe yang baru bisa keluar dari sana. Chloe bisa melihat para kru dan staf yang sibuk untuk mulai syuting kembali, namun kali ini dengan tema yang berbeda.


Tema kali ini memperlihatkan hubungan tuan Kim dan kekasihnya yang merupakan putri kandung dari pemilik agensi nya, banyak yang mendukung hubungan nya namun tak sedikit pula yang tidak setuju.


"Nona..." Sapa mereka dengan menundukkan kepalanya.


"Di mana Mai dan Nadine?" Tanya Chloe heran.


Chloe segera pergi dari sana dan dia memang melihat keberadaan kedua temannya yang sedang bermain air di pinggir pantai, bahkan pakaian yang mereka kenakan pun lumayan seksi.


"Chloe? semuanya sudah beres dan kita akan kembali malam ini, bagaimana?" Tanya Nadine dengan nafas yang ngos-ngosan.


"Oke, aku juga sudah ingin segera pulang." Jujur Chloe dengan mengambil minuman kaleng yang ada di sana.


"Ngomong-ngomong, bagaimana keadaan mereka? apakah mereka tidak terkejut?" Tanya Mai, bagaimana pun juga kondisi di sini benar-benar buruk karena tadi ada beberapa pihak aparat yang datang untuk menangkap Yori.


"Entah, aku tidak terlalu memikirkannya. Tugas kita hanya melindunginya saja, namun sepertinya kita terlalu melewati batas." Balas Chloe dengan duduk di kursi panjang tersebut.


"Itu memang benar, tapi tidak apa-apa. Bayaran yang kita dapatkan kali ini sungguh sangat besar!! sepulang dari sini bagaimana jika kita party lagi?" Tawar Mai.


"Party? oke, kita ajak Crish dan juga Deon sekalian beberapa anggota yang lain juga." Angguk Chloe yang membuat Mai bersorak gembira dan Nadine yang hanya menggelengkan kepalanya saja.

__ADS_1


"Oh iya, di mana kekasih mu?" Tanya Nadine, biasanya Jeff akan terus menempel pada Chloe setiap saat.


"Tidur."


"Sepertinya dia sangat lelah,kalau begitu kau pulang saja besok. Sepertinya dia butuh istirahat yang cukup...." Ucap Mai dengan duduk di samping Chloe.


"Gimana malam nanti saja, tapi sepertinya dia pun ingin segera pulang. Selain karena pekerjaannya, dia juga bilang bahwa ada yang harus dia selesaikan di markas kita. Mungkin mengenai kejadian semalam...." Jelas Chloe.


"Dia sangat pekerja keras, terkadang aku sampai di buat bingung dengan sosok nya yang selalu berubah. Apakah kau sudah menyihir nya?" Penasaran Nadine yang justru malah membuat Chloe tertawa terbahak-bahak.


"Sihir? aku memang sudah menyihir nya dengan wajah ku yang cantik ini..." Senyum Chloe dengan mengedipkan sebelah matanya hingga membuat Nadine merinding.


"Itu pasti benar, sudahlah... Ayo masuk. Aku mau mandi sebelum kita pulang nanti...." Ucap Nadine dengan bangkit dari duduknya.


"Aku malas berjalan..." Keluh Mai dengan mengangkat kedua tangannya ke atas, Chloe dan Nadine yang melihat itu langsung menarik tangan Mai hingga membuat wanita itu bangkit dari duduknya.


"Ngomong-ngomong, apakah mereka sudah bersiap?" Tanya Mai pada Chloe karena memang dia yang terakhir datang.


"Sepertinya sudah, aku dengar kegiatannya tak akan di lanjutkan lagi karena sudah di gantikan dengan kebenaran tentang putri kandungnya dan juga keadaan yang sudah tidak memungkinkan." Balas Chloe dengan memberikan isyarat pada kedua temannya itu untuk melihat para staf dan kru yang sudah selesai bersiap ternyata.


"Kalian akan kembali sekarang?" Tanya Chloe pada mereka yang langsung menundukkan kepalanya penuh hormat, bagaimana pun Chloe sudah seperti pemilik pulau ini.


"Iya nona, keadaan sudah tidak memungkinkan untuk kami melanjutkan nya lagi. Tuan Kim juga berterimakasih pada anda dan kedua nona ini karena sudah membantu nya, dia juga mengucapkan terimakasih dan juga maaf karena tidak mengatakan nya langsung pada anda." Jelas nya.


"Tidak masalah, apakah jemputan kalian sudah datang?" Tanya Chloe, setahu nya pesawat yang akan membawa mereka belum terlihat.


"Sedang dalam perjalanan kemari nona, mungkin sebentar lagi akan datang." Jawab nya.


"Baiklah..." Angguk Chloe.

__ADS_1


__ADS_2