
Setelah membuat mereka tak sadarkan diri karena asap yang terbuat dari obat tidur pun langsung membuat Chloe dan rekannya bergegas, dia mendekati pintu dan memberikan kode sebanyak 3 ketukan yang sangat lambat.
Hingga akhirnya terbuka lah pintu, di sana sudah ada tuan Kim palsu yang nampak tenang, di ranjang terlihat sosok Yori yang sedang menahan rangsangan karena dupa tersebut.
"Masukan babi gendut ini ke dalam, sebelum itu buat dia sadar terlebih agar membuat nya senang." Ucap Chloe dengan tersenyum kecil.
"Baik nona." Angguk mereka dan segera mengangkat manager tersenyum, sebelum itu Nadine sudah membuat nya sadar dulu.
Chloe menatap mereka semua jijik, bagaimana bisa ada sekumpulan manusia yang nampak bodoh dan memiliki otak dungu seperti ini? bukankah mereka hanya sampah di dunia?
"Sudah selesai? sayang sekali aku tidak ikut melihat...." Cemberut Mai yang baru datang dengan Samuel.
"Belum, belum selesai..." Senyum Chloe setelah menerima pesan dari Jeff.
Mereka penasaran dan segera melihat pesan tersebut, mata mereka membulat sempurna dan langsung tertawa bersama.
"Kenapa ini sangat pas? apakah ini memang takdir?" Tanya Nadine dengan tertawa lagi.
"Hahaa mungkin benar, hhhh... Sebaiknya kita istirahat, pertempuran besok pasti lebih melelahkan." Senyum Chloe dengan meregangkan otot tubuhnya.
"Benar, ayo..." Ajak Mai dengan menggandeng Chloe dan Nadine.
Mereka segera masuk kedalam kamar pribadi yang sudah di siapkan oleh Jeff, biasanya para staf dan karyawan tidur di satu ruangan bahkan ada juga yang tidak tidur.
••••
"Hhh... Wanita ku memang sangat manis." Senyum Jeff dengan menatap foto Chloe yang berada di depan kamar, itu semua Samuel yang memotret nya atas perintah Jeff.
"Kak Jeff! ada yang ingin aku bicarakan dengan mu." Terlihat sosok wanita cantik yang duduk di samping Jeff dengan ekspresi serius.
__ADS_1
"Aku sudah tahu apa yang ingin kau tanyakan." Santai Jeff.
"Kak Jeff!! ayolahhhh... Aku sudah mendapatkan izin dari mama dan papa untuk bekerja di perusahaan mu, aku juga ingin melihat seperti apa kekasih mu itu." Jelas Sherin dengan cemberut.
"Apa kau pikir aku bodoh? kau selalu memihak Aleyza!! aku tidak tahu apa yang akan kalian rencanakan nanti." Ucap Jeff dengan kesal.
"Aku tidak seperti itu, aku dekat dengan Aleyza karena kami memang sudah dekat dari kecil! untuk hal bodoh yang dia lakukan padamu aku tidak peduli, justru aku ingin melihat seperti apa sikap nya jika ada aku di sana. Apakah akan berubah atau malah sebaliknya..." Jujur Sherin.
"Terserah! tapi ingat, jika aku melihat kau bersekongkol dengan nya.... Kau pasti tahu apa yang harus kau lakukan!" Senyum Jeff dengan bangkit dari duduknya dan pergi ke balkon.
"Bukankah kau juga tahu? aku tidak pernah melakukan kesalahan selama ini, jika iya.... Papa dan mama pasti akan sangat marah besar padaku." Jelas nya dengan menundukkan kepalanya.
"Sudahlah, aku akan kembali setelah acara nya selesai. Jika kau ingin pulang bersama jangan membuat ku menunggu!"
"Oke, aku akan segera bersiap lagi..." Senangnya dengan berlari kecil dan segera keluar dari kamar Jeff.
Setelah kepergian Sherin, Jeff hendak kembali ke dalam kamar namun dia heran saat melihat sosok Alegra yang datang dengan ekspresi datar dan dingin.
"Apa kau menyuruh kekasih mu untuk menyelidiki tentang Aydin?" Tanya Alegra dengan memberikan beberapa lembar kertas pada Jeff yang nampak heran.
"Aku memang menyuruh nya un..."
"Bodoh!!! Bukankah kau sudah tahu jika laki-laki itu sangat berbahaya? apa otak mu sudah hilang Jeff!!! kau membahayakan kekasih mu sendiri, ohh astaga!!! kenapa aku memiliki anak yang dungu seperti mu?" Marah Alegra yang melihat Jeff nampak fokus pada kertas yang ia bawa.
Di kertas tersebut tertulis tentang Chloe yang sudah meretas video di bar, tidak hanya itu.. Semua rekan Chloe yang ada di markas nampak kalang kabut saat mendapatkan Boomerang dari seseorang yang mengakibatkan beberapa komputer hancur terkena virus.
Meskipun identitas asli mereka tidak di ketahui, namun mereka yakin jika cepat atau lambat sistem pertahanan mereka akan bobol juga.
"Sialan!!!" Geram Jeff dengan menghancurkan kertas tersebut.
__ADS_1
"Untuk masalah ini Chloe masih belum tahu karena para rekannya tidak bisa menghubungi Chloe untuk sementara waktu, semua sistem penghubung mereka sudah di bajak." Jelas Alegra dengan duduk di ranjang Jeff yang masih marah itu.
"Papa tidak usah khawatir, besok aku akan segera menyelesaikan masalah ini." Tegas Jeff.
"Memang sudah seharusnya aku selesaikan masalah ini, lain kali jangan ceroboh lagi. Apalagi hal ini menyangkut tentang keselamatan kekasih mu, jangan sampai kau menyesal hanya karena rasa penasaran mu." Ucap Alegra dengan menepuk pundak Jeff sebelum akhirnya pergi dari kamar itu.
Setelah melihat Alegra pergi, Jeff segera menghubungi beberapa bawahan nya untuk terus memantau markas Chloe dan juga segera memperketat keamanan Chloe di pulau pribadi nya meskipun itu tidak mungkin namun Jeff tak ingin sesuatu yang aneh terjadi pada Chloe hanya karena kelalaiannya.
"Sialan!!!" Geram Jeff dengan mengacak-ngacak rambutnya.
••••
Malam ini Chloe merasa aneh, dia merasa sesuatu yang tidak beres terjadi dan perasaan nya pun menjadi tak tenang. Akhirnya Chloe memilih untuk keluar dari kamar karena takut mengganggu tidur nyenyak Nadine dan Mai di kedua samping nya.
"Nona?" Heran Samuel yang berada di depan pintu.
"Aku tidak bisa tidur, apakah kau bisa meminjamkan telepon satelit untuk ku? perasaan ku sangat tidak nyaman." Jelas Chloe pada Samuel yang langsung menghela nafas panjang.
"Ikut saya nona, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan." Jelas nya yang langsung di angguki oleh Chloe.
Setelah memerintahkan pengawal lain untuk berjaga di depan pintu, akhirnya mereka pergi ke balkon utama yang langsung menghadap ke arah pantai.
Setelah sampai di sana, barulah Samuel menceritakan semuanya tentang apa yang terjadi pada markas Chloe saat ini. Ini semua atas perintah Jeff, jika Chloe merasa ada sesuatu yang aneh dia harus segera menjelaskan nya.
"Apa? dia sudah membuat markas hancur?" Kaget Chloe.
"Benar nona, bukan hancur dalam hal runtuh melainkan hancur dalam sistem keamanan nya. Tuan Jeff sudah mengamankan kembali semua data penting kalian, bahkan tuan Jeff juga sudah memerintahkan beberapa pengawal yang ahli dalam bidang IT untuk menyelesaikan hal itu segera. Nona jangan khawatir.." Jelas Samuel yang tahu bagaimana perasaan Chloe saat ini.
Pantas saja, dia merasa heran dengan pengawal yang asing yang terus mengelilingi nya. Bahkan, itu lebih banyak dari yang dia duga.
__ADS_1
"Aku mengerti, pantas saja mereka tidak bisa aku hubungi...." Keluh Chloe dengan mengusap wajahnya prustasi.