
Jeff meringis saat Chloe menggigit lehernya keras, terasa perih dan berdenyut. Ia yakin lehernya berdarah, Chloe sendiri tersenyum senang dan bertepuk tangan dengan gembira.
Dengan cepat Jeff merebahkan Chloe di atas ranjang, di raba nya lehernya yang ternyata benar. Terdapat noda darah di tangannya, itu bukan hanya satu tapi lebih!
"Hei kau laki-laki tampan! cepat kemari... Tante akan membuat mu puas." Senyum Chloe dengan rambut yang sudah berantakan dan kaos nya yang miring hingga memperlihatkan pundak dan ketiaknya yang bersih.
"Chloe, sadarlah. Aku akan mengambil obat untuk mu dulu..." Ucap Jeff dan segera mencari obat yang selalu ia sediakan untuk berjaga-jaga, di ambil nya satu obat dan segelas air.
Melihat Chloe yang tersenyum aneh membuat Jeff merinding, dia menghampiri Chloe kembali namun.....
Gelas yang ia pegang jatuh dan pecah, Chloe menarik paksa lengan Jeff hingga terbaring di atas ranjang dengan Chloe yang berada di atasnya.
"Kau tahu? aku sangat ahli menunggangi kuda!! kau akan puas, jangan lupa berikan bintang lima nya ya...." Jawab nya dengan terus melantur.
Chloe mencium paksa Jeff hingga membuat laki-laki kewalahan, bahkan Jeff merasa jika dirinya sekarang sedang di lecehkan oleh Chloe yang nampak berkuasa di atasnya.
"Tidak buruk." Goda Chloe dengan menjilat bibirnya sendiri setelah puas mencium bibir Jeff yang nampak bengkak dan sedikit terluka di kedua sudutnya.
"Chloe, aku harap kau ingat kejadian ini." Lelah Jeff yang sudah sangat pasrah, entah dari mana sikap berani seperti ini yang jelas Jeff akui bahwa Chloe sangat hebat!
Jeff meringis saat Chloe menduduki paha nya dengan perlahan, dia menatap Chloe yang nampak menikmati permainannya itu. Entah sejak kapan kaos yang Chloe kenakan ia lepas hingga yang tersisa hanyalah pakaian dalam nya saja, melihat itu Jeff meneguk ludahnya bulat-bulat.
Bagaimana pun, dia laki-laki yang normal. Jeff segera mengambil alih posisi mereka hingga kini dia yang berada di atasnya, Chloe terpekik saat Jeff membenamkan wajahnya di dada nya sendiri.
Entah apa yang terjadi, yang jelas keduanya sibuk mengambil posisi di atas.
••••
Matahari pagi mulai masuk melalui celah jendela kamar yang Chloe tempati, ralat! bukan pagi tapi siang bolong.
__ADS_1
Chloe menggeliatkan tubuhnya namun detik berikutnya dia meringis kesakitan, Jeff yang sudah tersadar melihat ekspresi menggemaskan Chloe yang nampak lucu itu.
Setelah beberapa saat memulihkan kesadarannya, Chloe tersentak saat melihat Jeff di samping nya dengan bertelanjang dada. Namun bukan itu yang membuat nya shock, melainkan luka di sekitar tubuhnya bahkan terdapat beberapa luka cakaran juga dan bekas gigitan yang berbentuk bulat.
Chloe terdiam seketika untuk mengingat kejadian semalam namun dia malah merasa pusing, detik demi detik kejadian semalam ia ingat. Chloe membungkam mulutnya sendiri dan kembali melirik Jeff yang tersenyum lebar dan manis sekali, Chloe tersenyum canggung.
"I-itu..." Gugup Chloe dengan menyembunyikan tubuhnya di balik selimut karakter malu.
Jeff yang melihat itu langsung memeluknya dari belakang, Chloe tersentak saat merasakan tangan Jeff yang melingkar di perutnya tanpa penghalang sedikit pun bahkan Jeff sudah masuk kedalam selimut dan merebahkan kepalanya di atas dada Chloe.
"Jeff!" Kaget Chloe.
"Bukankah kau harus bertanggung jawab? apa yang harus aku katakan pada orang tua ku bahwa putra semata wayangnya sudah di perk*osa oleh wanita perkasa seperti mu?" Tanya Jeff yang tengah mencari kesempatan itu, dia yakin jika Chloe masih belum sadar dan sedikit shock dengan tingkah nya yang memang di luar dugaannya sendiri.
Di saat Chloe terdiam karena memikirkan hal itu, Jeff ternyata mencoba kembali untuk menyatukan tubuh mereka hingga membuat Chloe tersentak dan refleks mengeluarkan suara yang sangat seksi.
"A-aphahh yang kau lakukan? aku lelah...." Ucap Chloe dengan menggenggam erat bantal yang ia kenakan, Jeff tidak menjawab nya karena dia sibuk berada di dalam selimut.
"Semalam kau tidak memberikan aku ampun dan terus menghajar ku secara terus-menerus, tapi sekarang.... Giliran aku untuk memuaskan mu." Senyum Jeff yang sangat aneh.
••••
Aleyza, Cherry dan Felly merasa heran karena sudah siang mereka tidak menemukan keberadaan yang lainnya. Mereka memang tidak tahu apa yang terjadi semalam karena sibuk menyiapkan rencana untuk Chloe, mereka sangat penasaran dengan kejadian semalam namun para pelayan tidak mengatakan bahwa Chloe dan kedua temannya mabuk.
Mereka hanya mengatakan bahwa mereka begadang dan mungkin tidak ikut sarapan, padahal mereka sudah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Karena itu lah mereka terlihat senang dan gembira, bukankah dengan begini mereka akan segera mendapatkan tuan muda baru?
"Uhhh tubuhku sakit sekali.." Keluh Mai yang berjalan dengan sempoyongan, Nero yang melihat itu hanya terkekeh dan mengecup pipi Mai singkat.
"Maafkan aku sayang, aku terlalu bersemangat tadi pagi." Balas Nero dengan membawa Mai duduk.
__ADS_1
Makan siang sudah tersaji di atas meja, banyak menu makanan yang para pelayan hidangkan. Mai melirik Aleyza yang menatapnya seperti melihat sampah, mungkin karena perkataan Nero tadi.
"Oh di mana Chloe dan Nadine?" Penasaran Mai.
"Nona Nadine masih tidur sedangkan tuan dan nyonya, mereka masih belum keluar dari kamar." Balas pelayan dengan tersenyum pada Mai.
"Wahh, sepertinya mereka sangat bersemangat sekali." Kagum Mai dengan memanasi situasi.
"Cihh, wanita mur*ahan!" Ketus Aleyza.
"Hoh, wanita murahan kah? lantas kau apa? wanita hampas sampah? bisa nya melakukan hal bodoh untuk menjebak kekasih orang lain." Sinis Mai.
"Kau!!" Geram nya namun hanya di balas ejekan oleh Mai.
"Apa hah? kau pikir aku tidak ta..." Ucapan Mai terhenti saat sosok Jeff ada di sampingnya dengan handuk kimono dan....
"Kau tidur dengan harimau?" Kaget Nero, bagaimana tidak? luka cakar, luka gigitan, luka memar di mana-mana...
"Lebih menyeramkan dari harimau!" Balas Jeff dengan tangan yang membawa sepiring makanan dan segelas susu.
"...." Bahkan, Aleyza dan kedua temannya saja sampai menganga saat melihat kondisi tubuh Jeff yang begitu berantakan.
"Bawakan beberapa buah dan vitamin untuk Chloe." Ucap Jeff pada pelayan yang langsung mengangguk.
Setelah mengatakan itu Jeff kembali pergi dengan ekspresi yang santai tanpa ada masalah, mereka saling tatap sebelum akhirnya Aleyza jatuh terduduk di lantai dengan ekspresi yang kosong.
"Daebak!! sahabat ku memang luar biasa!" Kagum Mai dengan bertepuk tangan.
"Kau tidak apa-apa?" Kaget Cherry dan Felly yang langsung membantu Aleyza untuk duduk kembali di atas kursi.
__ADS_1
Mai yang sadar kembali langsung tertawa terbahak-bahak saat melihat ekspresi tak percaya dari Aleyza, dia puas melihat wajahnya yang di penuhi emosi dan aura kemarahan.