
Semua yang ada di ruang makan terheran-heran saat melihat sosok Chloe yang nampak berubah dingin, meskipun tidak bisa melihat namun sorot mata Chloe begitu mengerikan.
"Bagaimana keadaan mu?" Tanya Alegra pada Chloe yang sudah duduk di kursinya.
"Sangat baik! bahkan untuk membunuh lima orang pun aku masih sanggup!" Datar Chloe yang membuat Alegra tersenyum, dia tahu pasti Chloe sudah mendengar kejadian yang sebenarnya.
"Cih, masih buta saja ka...." Ucapan Aleyza langsung terpotong saat melihat garpu yang melayang bahkan sampai melukai telinga nya.
"Bukankah sudah aku katakan, untuk membunuh orang pun aku masih sanggup!" Ucap Chloe dengan seringai nya.
"Kau!!!" Marah Aleyza karena merasakan sakit di telinganya yang sekarang sudah mengeluarkan darah.
"Ma, aku izin makan di kamar." Ucap Chloe dengan bangkit dari duduknya namun segera di tahan oleh Chareen.
"Tidak perlu, biar dia saja yang pergi. Kau duduklah...." Ucap Chareen dengan membantu Chloe kembali untuk duduk.
"Bibi..." Kaget Aleyza namun Chareen hanya acuh dan menatap nya datar.
Dengan amat terpaksa, Aleyza pun segera pergi dengan langkah yang di hentak hentakan ke lantai.
"Chloe, setelah ini bibi akan memeriksa mu lagi." Ucap Raisa.
"Baik."
"Mama sudah pergi?" Tanya Sherin pada Chareen.
"Ya, kau tinggal disini dulu sebelum nanti ikut dengan Jeff." Balas Chareen.
"Baik."
"Ma, orang seperti apa wanita itu?" Tanya Chloe yang membuat Chareen terdiam, begitu pun dengan Alegra yang langsung menghentikan waktu makannya.
"Entahlah, dia sama seperti Aleyza. Tapi menurut mama, dia jauh lebih licik dan penuh siasat." Jelas Chareen.
__ADS_1
"Aku mengerti." Senyum Chloe.
••••
Jeff melempar semua barang-barang yang ada di depannya, sudah 1 minggu dia meninggalkan Chloe dan dia belum menemukan kornea yang cocok untuk Chloe.
"Jeff, sebaiknya kita kembali. Apa kau tidak merindukan Chloe? bagaimana pun, kau sudah berusaha dan sepertinya Chloe juga butuh dirimu di sisi nya." Jelas Nero dengan menyentuh pundak Jeff.
Kondisi Jeff benar-benar buruk!! wajah yang kusam namun masih terlihat tampan, rambut berantakan dan mata yang merah karena tidak tidur sama sekali. Nero juga sudah lelah karena harus pergi mengikuti Jeff ke berbagai negara lain tanpa istirahat sedikit pun, bahkan untuk menghubungi kekasih nya pun dia tidak sempat.
"Apa tidak ada pilihan lain selain menikah dengannya?" Tanya Jeff yang membuat Nero menghela nafas panjang.
"Jeff, dengarkan aku. Apakah kau menyembuhkan Chloe hanya untuk melihat mu menikah dengan yang lain? maksud ku, kau rela melihat Chloe semakin memburuk?" Ucap Nero dengan serius.
"Aku tidak tega melihatnya seperti ini..." Keluh Jeff dengan mengusap wajahnya prustasi.
Nero segera memeluk Jeff, dia tahu apa yang tengah di rasakan oleh Jeff sekarang. Dia sangat tahu itu, bagaimana pun Chloe juga terluka karena sudah menolong kekasihnya.
••••
Chloe ingin menghubungi Jeff namun dia tidak tahu di mana ponselnya dan dia pun tidak bisa membukanya,dia tahu bahwa sekarang Jeff sedang menggila di luar sana.
"Aku merindukanmu...." Gumam Chloe dengan menghela nafas berat, dia berjalan masuk kedalam kamar dengan perlahan-lahan karena takut menabrak sesuatu.
Benar saja dugaannya, dia terjatuh karena tak sengaja menyandung ujung meja hingga membuat nya terjatuh. Chloe terdiam dengan posisi itu, dia terlihat sangat menyedihkan sekarang.
Setelah beberapa saat lamanya dalam posisi itu, Chloe kembali bangun dengan sedikit tertatih. Dia kembali melanjutkan langkahnya dengan terus hati-hati.
Chloe duduk di samping ranjang, dia meraba meja di sekitarnya untuk mengambil air minum namun sebelum gelas itu berhasil ia pegang, gelas tersebut justru jatuh dan pecah di lantai.
Chloe segera menundukkan tubuhnya untuk segera memeriksa lantai, namun dia merasakan tangan seseorang yang menggenggam tangannya. Aroma yang begitu familiar terasa di Indra penciuman nya, aroma yang sangat ia rindukan.
"Jeff?" Gumam Chloe.
__ADS_1
Alih-alih mendapatkan balasan, Chloe justru merasakan pelukan seseorang yang begitu nyaman ia rasakan. Biasanya, Chloe hanya merasakan tubuh Jeff yang bergetar karena menangis, namun sekarang.... Dia bisa mendengar dengan jelas tangisan Jeff yang begitu memilukan.
"Maafkan aku, apa kau terluka? apa ada yang sakit hmm? katakan? di mana yang sakit sayang?" Tanya Jeff dengan memegang kedua pipi Chloe.
"Jeff, aku baik-baik saja. Kapan kau pulang?apa kau makan dengan benar di sana? pipi mu terasa sedikit kurus, kau jarang makan? bukankah aku sudah memperingati Nero untuk terus memperhatikan waktu makan mu? apa dia tidak mendengar nya?" Tanya Chloe dengan meraba wajah Jeff meskipun sedikit kesulitan, Chloe merasakan pipi Jeff yang basah.
Merasakan sentuhan lembut dari Chloe, Jeff segera mencium tangan Chloe yang berada di pipi nya.
"Aku baik-baik saja, jangan khawatir..." Senyum Jeff.
Jeff membantu Chloe untuk duduk kembali di ranjang, Jeff ikut duduk di samping Chloe yang sedang menyandarkan kepalanya di pundak Jeff.
"Jeff..." Panggil Chloe.
"Ya sayang? apa kau membutuhkan sesuatu?" Tanya Jeff lembut.
"Tidak, tapi aku hanya ingin bertanya. Berapa lama kau tidak mandi?" Tanya Chloe yang membuat Jeff terdiam, dia menghela nafas dan mengecup kembali tangan Chloe.
"Entahlah, aku tidak ingat. Kenapa?apa aku bau?" Tanya Jeff.
"Tidak, kau harum. Hanya saja, kau sedikit lengket. Mandi dulu, setelah itu kita tidur..." Ucap Chloe dengan tersenyum.
"Aku mengerti, tunggu aku...." Jeff segera beranjak dari sana menuju kamar mandi, setelah kepergian Jeff Chloe merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan posisi telentang. Dia menatap langit langit kamar meskipun hanya gelap dan kosong, dia merasakan kehangatan dari Jeff setelah satu minggu tidak merasakan nya.
Sepertinya dia memang sudah menempatkan Jeff di posisi tertinggi di hati nya, karena sampai sekarang hanya Jeff lah yang mampu membuat nya nyaman dan aman.
Setelah beberapa saat lamanya, Jeff keluar dengan hanya menggunakan celana pendek hitam tanpa atasan. Dia segera menghampiri Chloe dan ikut merebahkan tubuhnya di samping Chloe, Chloe yang merasakan Jeff di sampingnya segera memeluknya dan menyimpan kepalanya di lengan Jeff yang saat itu juga langsung memeluknya juga.
"Ada apa?" Tanya Jeff, dia tahu bahwa Chloe ingin menanyakan banyak sesuatu.
"Apa kau akan pergi lagi?" Tanya Chloe pelan.
"Sebelum aku berhasil menemukan pendonor yang cocok, aku akan sering pergi..." Jujur Jeff.
__ADS_1
"Apa kau tidak bisa disini? tetap berada di samping ku?aku takut...." Jujur Chloe yang pertama kali nya Jeff dengar, dulu dia pernah bertanya pada Chloe tentang apa yang ia takutkan.
Namun Chloe hanya mengatakan asal, dia hanya takut saat dirinya jatuh miskin tidak memiliki uang namun sebenarnya Chloe takut sendirian, Chloe takut tidak ada yang menemani nya.