
Chloe dan Mai sampai di sebuah restoran mewah, Mai langsung mengajak Chloe untuk masuk ke dalam. Sepertinya Mai sudah terbiasa di tempat itu karena banyak orang yang menyapa nya.
Terlihat seorang wanita yang nampak duduk di salah satu kursi yang di tangannya terdapat buku, Chloe yakin jika itu Nadine, teman Mai.
"Dorrr!!!" Ucap Mai dengan mengagetkan Nadine namun wanita itu tidak nampak terkejut sedikit pun.
"Berisik!" Kesal nya dan tak sengaja bertatapan dengan Chloe yang berdiri di belakang Mai.
"Chloe?" Ucap Nadine dengan sedikit pelan.
"Hmm..." Balas Chloe dan langsung duduk di hadapan nya, Mai sedikit heran... Bagaimana Nadine tahu? bukankah dia belum mengatakan nya?
"Nad, dari mana kau tahu jika itu Chloe?" Tanya Mai penasaran.
"Kami pernah bertemu saat melakukan tugas, ya kan?" Tanya Nadine dengan menatap Chloe yang hanya mengangguk.
"Jadi, kalian berdua sebenarnya agen rahasia dari tempat yang berbeda?" Kaget Mai, untuk Nadine sih dia sudah tahu tapi untuk Chloe?
"Hmm, dia masih terbilang senior ku." Balas Nadine dengan tersenyum pada Chloe.
"Kenapa kau berhenti?" Tanya Chloe pada Nadine.
"Aku tidak berhenti, hanya istirahat saja. Kenapa?" Heran Nadine.
"Tidak apa-apa, hanya heran.... Di organisasi mu banyak sekali wanita, sangat jauh berbeda dengan organisasi ku." Balas Chloe dengan terkekeh.
"Gila! kau pikir organisasi mu sama seperti milikku? tidak sama sekali, kami hanya menangani kasus kecil dan tidak berani mengambil resiko. Terlalu berbahaya!"
"Bukankah semakin menantang itu semakin seru?" Tanya Chloe membuat Nadine menghela nafas panjang.
"Itu memang benar, tapi... Organisasi ku tidak pernah ikut campur kedalam urusan hal itu, kau tahu bukan apa maksudku?" Tanya Nadine dengan menatap Chloe penuh arti.
"Aku tahu, apa kau mau masuk organisasi ku? kebetulan, sekarang aku yang mengelola nya." Balas Chloe membuat Nadine melotot.
"Kau? kau yang memimpin mereka? beneran?" Kaget nya.
"Hmm, kenapa?"
"Gila!!!! Kau memang cocok jadi pemimpin!" Kagum nya.
Mai hanya diam dengan cemberut, sepertinya dia salah pergaulan. Kenapa hanya dirinya yang berbeda?
"Hey! kalian jangan melupakan aku, bagaimana pun aku juga sangat ahli dalam hal melacak!" Cemberut Mai.
__ADS_1
"Aku tahu." Kompak Mai dan Chloe dan kembali fokus pada pembicaraan mereka.
"Ah ya, lalu sekarang kau sedang menangani kasus siapa?" Tanya Nadine penasaran.
"Aydin Wira Kanza, kau kenal dia?" Tanya Nadine dengan memberikan kartu nama Aydin.
"Aydin?" Kaget mereka berdua.
"Ya."
"Astaga, siapa orang yang menginginkan data nya ini? aku tahu dia, dia laki-laki yang baik dan lembut. Hanya saja, dia sangat penurut pada orang tua nya...." Jelas Mai.
"Entahlah, tidak ada nama pengirimnya. Sepertinya ini sedikit aneh dan berbahaya, Crish dan juga Deon pun masih belum mengambil kasus ini karena masih bingung." Ucap Chloe.
"Sebaiknya jangan, kita tidak tahu apa yang terjadi dengan keluarganya. Jika tidak, kita sendiri yang akan terkena imbas nya." Ucap Nadine dengan ekspresi yang serius.
"Iya aku tahu, tapi ada hal yang aneh....." Bisik Chloe yang membuat mereka semakin mendekat kan tubuhnya ke arah Chloe.
"Orang itu... Aku sangat mengenal nya, dia....... " Ucap Chloe dengan suara yang amat pelan.
"Siapa?" Tanya mereka dengan penasaran.
"Dia..... Nero kekasih mu." Malas Chloe dengan meminum jus nya, Nadine dan Mai langsung menghela nafas berat.
"Hmm... Nadine pasti tahu bagaimana cara kerja kami." Balas Chloe yang di balas anggukan oleh Nadine.
"Aku percaya, lalu kira-kira apa hubungan mereka?" Tanya Nadine penasaran.
"Entahlah, sepertinya Jeff sudah tahu jika aku seorang agen rahasia. Tapi kenapa dia...."
"Apakah ini jebakan atau... Dia sedang menguji mu?maksud ku, bukankah Jeff orang yang perhitungan? dia tidak ingin orang di sekitarnya lemah. Terlebih sekarang kau sedang menjadi kekasih palsu nya." Ucap Mai panjang lebar.
"Itu bisa jadi, tapi bagaimana jika justru malah menjebak mu?" Tanya Nadine yang melihat Chloe terdiam.
"Jika dia menjebak ku, maka aku akan menjebak nya balik. Tidak ada orang yang bisa menindas ku..." Santai Chloe membuat Nadine dan Mai mengacungkan kedua jempol nya.
"Kau memang pantas menjadi pemimpin! aku akan masuk ke sana..." Ucap Nadine dengan tersenyum senang.
"Benarkah?" Tanya Chloe senang, bukan karena dia ada teman wanita tapi dia tahu bahwa Nadine sangat licik dan sulit untuk di temukan.
"Tentu." Angguk nya.
"Aku,aku juga mau!!" Ucap Mai dengan semangat.
__ADS_1
"Sepertinya sudah cocok untuk kita, bagaimana jika kita....." Ucap Chloe dengan berbisik pada mereka berdua.
•••
Jeff terdiam di dalam ruangan nya, kejadian tadi siang membuat nya teringat kembali. Bibir kenyal dan lembut milik Chloe membuat Jeff menyukai nya, terlebih aroma coklat yang manis dari tubuhnya membuat Jeff nyaman berada di dekatnya.
"Jeff, pekerjaan kau sudah selesai. Bukankah kau sendiri yang membatalkan nya hingga malam?" Tanya Nero yang datang keruangan Jeff.
"Hmm, apakah orang tua ku ada pergerakan?" Tanya Jeff pada Nero.
"Ada, hal itu mereka lakukan saat Chloe muncul di perusahaan." Balas Nero.
"Lalu?"
"Entahlah, sepertinya data-data Chloe tersembunyi. Bahkan, paman Ale pun tidak bisa meretas nya." Jelas Nero membuat Jeff tersenyum.
"Sudah ku duga, dia bukan wanita sembarangan." Senang nya.
"Itu benar, terlebih... Kekasih ku tidak mudah akrab dengan wanita lain tapi saat melihat Chloe, mereka seperti teman yang terpisah." Setuju Nero.
"Di mana mereka sekarang?" Tanya Jeff.
"Tadi nya mereka ada di salah satu restoran terkenal yang ada di dekat kota tapi sekarang mereka sudah menghilang tanpa jejak."
"Tanpa jejak?"
"Iya, jangan khawatir. Mai sudah mengatakan bahwa mereka akan melakukan sesuatu..."
"Apalagi yang mereka lakukan?" Gumam Jeff karena dia tidak tahu apalagi yang akan di ambil Chloe ke depannya, apakah Chloe akan membawa nya ke kamar? memikirkan hal itu membuat Jeff menggeplak kepala nya sendiri.
"Ada apa? apa kau sakit?" Heran Nero namun di balas gelengan kepala oleh Jeff.
••••
Chloe, Mai dan Nadine tertawa terbahak-bahak saat melihat keberadaan Aleyza di kediaman Jeff. Mereka melihat Aleyza yang memilih pakaian seksi untuk ia kenakan malam ini, sudah banyak parfum yang ia kenakan.
"Sepertinya dia sudah gila hahaha..." Tawa Mai.
"Pantas saja Jeff tidak menyukai nya, jika aku menjadi dirinya mungkin aku sudah pergi sejak dulu." Ucap Chloe dengan menggelengkan kepalanya.
"Benar, dia terlalu murah!" Tambah Nadine dengan memencet tombol komputer itu hingga memperlihatkan sebuah kamera kecil yang dipasang Aleyza di dekat lampu tidur milik Jeff, tidak hanya itu Aleyza pun menyemprotkan sesuatu di salah satu pakaian tidur Jeff.
"Sepertinya malam ini kau harus beraksi." Ucap Nadine dan Mai dengan menatap Chloe kompak.
__ADS_1