Mafia Intelijen

Mafia Intelijen
By one


__ADS_3

PRANGGGGG!!!


Gelas kaca tersebut pecah mengenai patung, dengan gerakan cepat Chloe menghindari lemparan tersebut dan menendangnya dengan kencang hingga mengenai patung yang jaraknya lumayan jauh.


Semua orang tercengang, berikut Jeff dan Nero yang ada di lantai dua. Dengan cepat Jeff segera turun dan menghampiri mereka, ekspresi wajah Jeff benar-benar buruk.


"Apa yang kau lakukan? jika terjadi sesuatu pada Chloe jangan harap kau bisa lolos!!" Marah Jeff pada Aleyza dan segera mendekati Chloe yang masih berdiri dengan santai.


"Apa kau tidak apa-apa?" Tanya Jeff dengan melihat kondisi tubuh Chloe.


"Tidak, kenapa kau baru turun?" Tanya Chloe dengan santai.


"Kenapa? kau bisa masuk kedalam kamar ku kapan pun kau mau, apa dia membuat mu takut?" Cemas Jeff yang justru membuat Chloe terkekeh.


"Takut? apa kau melihat aku takut sayang? harusnya yang kau khawatirkan itu mereka, bisa saja tadi aku salah sasaran dan melemparkan gelas nya ke wajah dia." Tunjuk Chloe pada Aleyza yang masih diam di lantai.


Jeff melirik Aleyza yang menunduk dengan tubuh yang bergetar menahan amarah dan kesal, namun untuk kedua temannya... mereka nampak ketakutan.


"Aku tidak peduli pada mereka, yang aku khawatirkan hanya kau..." Ucap Jeff dengan mencium tangan Chloe yang hanya menghela nafas, sejak kejadian semalam kenapa Jeff sangat lengket? bahkan sikap nya pun sudah berubah.


"Ya ya terserah padamu, aku dan teman ku ingin mengadakan party di dekat kolam renang mu. Apa tidak apa-apa?" Tanya Chloe dengan menggandeng lengan Jeff.


"Tentu saja, kenapa kau tidak mengatakannya padaku? aku bisa menyiapkan nya sejak siang..." Balas Jeff dengan mengelus rambut Chloe.


"Kakak, aku.... Kenapa kakak berubah? sejak kakak bertemu dengannya sikap kakak terhadap ku semakin berbeda." Jujur Aleyza dengan air mata yang sudah mengalir deras.


Chloe, Mai dan Nadine ingin muntah melihat nya. Bagaimana bisa Aleyza menangis dengan sedikit menarik pakaiannya agar bisa memperlihatkan dada nya.


"Apakah aku perlu menjawab nya? seharusnya kau tahu, Chloe adalah kekasih ku sedangkan kau? kau hanya sepupu yang terus menempel padaku." Jelas Jeff.


"Kakak... Aku, aku akan berubah asalkan kakak.... Pergi meninggalkan nya, aku mohon. Aku sangat tidak menyukai nya!" Ucap Aleyza dengan memegang lengan Jeff.


"Ishh, singkirkan tangan kotor mu dari kekasih ku." Kesal Chloe dengan menghempaskan tangan Aleyza yang menyentuh lengan Jeff.


"Diam kau!" Geram Aleyza.

__ADS_1


"Yang seharusnya diam itu kau bodoh!" Balas Chloe dengan ekspresi tak senang.


"Kau!" Marah nya.


"Why? bercermin lah, wajah mu sudah jelek! riasan tebal mu sudah berantakan karena air mata buaya mu tadi." Ejek Chloe.


"Benarkah?aku rasa semua make up ku waterproof." Kaget nya yang langsung menyentuh wajah nya.


"Aley, dia berbohong." Bisik Felly.


"Hahaha...." Tawa Chloe, Nadine dan Mai yang melihat ekspresi bodoh Aleyza.


"Sialan kau!!" Maki nya namun hanya di balas juluran lidah oleh Chloe dan kedua temannya.


"Aku ingin mandi dulu, sampai jumpa.... Pastikan, saat menangis nanti kau lepaskan saja pakaian mu agar lebih PRO!" Bisik Chloe dengan terkikik.


"Belajarlah lagi, akting mu sangat payah tadi." Tambah Nadine dengan menepuk pundak Aleyza.


"Lain kali, jika ingin melawan seseorang... Pastikan dulu siapa lawan mu agar tidak malu seperti ini, oke?" Ucap Mai dengan tersenyum penuh ejekan.


Chloe, Nadine dan Mai menghilang di balik tangga. Jeff dan Nero pun ikut pergi menyusul mereka, sepertinya mereka pisah kamar.


"Sepertinya, dia bukan wanita sembarangan. Sama seperti ayah mu, bukankah dia seorang mafia? begitu pun dengan Jeff. Bagaimana jika, Chloe juga mafia?" Kaget Cherry.


"Mafia? itu tidak mungkin, aku bertanya pada ayah bahwa wanita itu bukan mafia. Dia hanya wanita biasa..." Heran nya.


"Kenapa kau tidak meminta anggota ayah mu saja untuk memberikannya pelajaran? apakah Jeff akan terus mengawasi nya 24 jam? tidak mungkin kan?" Bisik Felly.


"Tapi, Jeff akan dengan mudah mengenali anggota nya terlebih.... Anggota ayah ku adalah anggota nya, mereka tidak mungkin menyakiti kekasih tuannya." Heran Aleyza.


"Apakah mereka tahu bahwa Chloe itu kekasih Jeff?"


"Tidak.."


"Nah kan, sebelum hal ini terungkap bagaimana jika kita memberikannya pelajaran? katakan saja kau membutuhkan pengawal untuk menjagamu dan mengatakan pada mereka bahwa Chloe dan temannya itu sudah mengganggu mu, apakah mereka akan diam saja?"

__ADS_1


"Ini, ini bisa di coba. Tapi, kapan waktu yang tepat?"


"Untuk hal ini, aku akan memikirkan nya..." Senyum Cherry dengan merangkul mereka berdua.


•••


Jeff duduk di atas ranjang nya dengan menuggu Chloe yang sedang mandi, Jeff tahu bahwa Chloe seorang agen rahasia yang sangat hebat tapi melihat kecepatan Chloe tadi Jeff sedikit kagum.


Terlebih, posisi Chloe sebelumnya sedang duduk santai. Bahkan, Chloe tidak mengenai kepala Aleyza saat menendang gelas kaca tersebut, jika itu kebetulan mungkin Chloe pun akan sedikit terkejut tapi melihat ekspresi nya tadi Chloe terlihat sangat santai dan bahkan seperti tidak ada masalah yang terjadi.


"Ada apa?" Tanya Chloe yang keluar dari kamar mandi dengan celana jeans pendek dengan kaos putih milik Jeff yang kebesaran hingga menutupi celananya.


"Tidak ada." Balas Jeff dengan bangkit dari duduknya dan menghampiri Chloe yang sedang mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer.


Jeff mengambil alih hair dryer itu dan mengangkat tubuh Chloe untuk duduk di meja rias, awalnya Chloe ingin menolak tapi Jeff langsung mengarahkan hair dryer itu di rambutnya dan memberikan sedikit pijatan lembut.


"Aku bisa melakukannya sendiri." Ucap Chloe.


"Aku saja, kau diam dan nikmati saja..." Balas Jeff dengan memijat lembut kepala Chloe.


Kedekatan mereka berdua sangatlah terlihat intim, Chloe bisa merasakan hembusan nafas Jeff di kening nya. Aroma Cendana di tubuh Jeff membuat Chloe mengingat kejadian semalam, dia ingat dengan jelas keliaran nya semalam.


"Ada apa? apa kau sakit?" Tanya Jeff yang melihat wajah Chloe memerah.


"Tidak ada, apakah tanda di leher mu sudah hilang? kenapa sangat cepat?" Heran Chloe dengan melihat leher Jeff, milik nya saja masih terlihat karena dia baru selesai mandi dan fondatin yang ia kenakan sudah hilang.


"Tidak, aku menutupi nya saat di kantor tadi." Balas Jeff dengan memegang tangan Chloe yang terus memeriksa lehernya.


"Apakah banyak yang melihatnya? aku ingin memberitahu mu waktu pagi tapi tidak sempat." Jujur Chloe.


"Yang jelas orang tua ku pun sudah tahu." Senyum Jeff.


"Hhh... Kau membuat ku seperti wanita murahan di mata mereka, ap..."


"Jangan mengatakan hal sembarangan lagi, mereka tidak mengatakan itu. Bukankah mama ku sangat senang bertemu dengan mu?"

__ADS_1


"Ya ya dia memang sangat senang, bahkan.. Besok kami memiliki janji temu, kau jangan mengganggu ku oke?"


"Tentu.." Senyum Jeff, bukankah itu bagus? semakin dekat mama nya dengan Chloe maka semakin sulit juga untuk Chloe pergi dari nya?


__ADS_2