
"Tuan, saya tidak pernah meminta untuk menjadi pacar anda!" ketus Lyodra dengan bola matanya yang nyaris keluar, karena dia tidak habis pikir dengan cara kerja otak Aiden.
Mendengar itu, Aiden justru terkekeh kecil, seolah mendapatkan sesuatu yang lucu. "Tapi sikapmu menunjukkan bahwa kau ingin menjadi kekasihku. Karena aku peka, ya sudah, kita langsung berpacaran saja!" Balas Aiden dengan pembawaannya yang tenang.
Namun, mampu membuat Lyodra sesak nafas. Dia segera menarik tangannya yang sedari tadi digenggam oleh Aiden hingga berhasil terlepas.
"Tuan, yang namanya pacaran itu dua orang yang saling mencintai, anda tidak bisa asal klaim begitu saja!" tukas Lyodra dengan mimik wajah serius, karena dia masih tak percaya jika sang majikan mengajaknya berpacaran dengan begitu mudah.
"Ya sudah, katakan saja kalau kau mencintaiku, apa susahnya?"
Astaga! Rasanya Lyodra ingin menjerit dan mencakar wajah Aiden hingga ketampanannya hilang. Kalau saja bukan majikannya, mungkin Lyodra sudah merealisasikan apa yang ada di otaknya.
Lyodra mengusap wajahnya kasar, ternyata menghadapi Aiden cukup membuat dia frustasi. "Oke, kalau saya bilang saya mencintai anda. Apakah anda juga mencintai saya?"
"Kenapa tidak?" jawab Aiden enteng dan sukses membuat Lyodra gelagapan. Benarkah pria ini mencintainya? Kenapa setiap ucapan yang keluar dari mulut Aiden terasa bercanda?
"Alasannya?" Lyodra menatap lekat mata Aiden, ingin menyelami hati pria itu. Jika boleh jujur, dia memang mulai merasa nyaman didekat Aiden, tetapi dia juga tidak mau dipermainkan.
__ADS_1
Ada waktu terjeda di antara mereka. Membuat Lyodra merasa bahwa Aiden sedang memikirkan jawaban yang panjang. Akan tetapi ternyata tebakan dia salah, sebab Aiden malah berkata. "Karena kau wanita."
Hah? Apakah itu terdengar masuk akal? Aiden mencintainya hanya karena dia seorang wanita? Astaga, siapapun tolong ... Lyodra ingin menjerit sekarang juga.
"Sudahlah, kenapa kau banyak bertanya sekali sih? Pokoknya hari ini kita jadian," cetus Aiden, karena jujur saja, dia tidak pandai untuk merangkai kata-kata. Apa yang dia lakukan sekarang agar dia tetap terlihat cool di mata Lyodra.
"Tunggu, Tuan. Tapi saya belum memberikan jawaban!" tukas Lyodra, membuat Aiden memiringkan kepalanya.
"Apalagi, Lyodra?"
"Tuan, tidak selamanya pernyataan cinta itu dapat diterima oleh semua orang!" tegas wanita itu.
Cih, benar juga! Batin Lyodra. Bahkan dia saja terpesona oleh ketampanan serta kekayaan Aiden, lalu bagaimana dengan wanita-wanita di luar sana? Tanpa Aiden minta, mereka pasti sudah menyerahkan dirinya.
Dari pada Aiden berhubungan dengan wanita yang tidak jelas, lebih baik dia saja yang menjadi kekasih Aiden.
Lyodra memasukkan kelima jarinya ke dalam rambut, sementara wajahnya berpaling dari Aiden. "Baiklah kalau begitu. Saya mau, hari ini kita berpacaran."
__ADS_1
Hiks, maafkan aku, Daddy! Jerit Lyodra di dalam hati, bukannya membalas dendam pada orang yang telah menghancurkan perusahaan ayahnya, dia malah terjebak hubungan asmara dengan pria itu.
Mendengar itu, Aiden langsung mengangkat sudut bibirnya. Dia mencondongkan tubuhnya ke arah Lyodra, hingga membuat gadis itu mengangkat wajah.
"Katakan lebih jelas!" pinta Aiden dengan jarak yang nyaris membuat Lyodra tak bisa bernafas.
Namun, bukannya patuh Lyodra malah menggigit bibir bawahnya. Sebuah pemandangan yang begitu menggoda dan tak mampu untuk Aiden hiraukan.
"Jangan menganggap ini semua main-main, Lyo. Kau harus ingat, apa yang keluar dari mulutku adalah sesuatu yang serius dan tidak bisa dibantahkan."
Aiden semakin memangkas jarak, tetapi bukannya menghindar Lyodra justru semakin berharap lebih. Dan detik selanjutnya, dia membiarkan Aiden meraup bibirnya.
Tidak ada paksaan apapun, karena kali ini Lyodra benar-benar menikmati lumataan yang Aiden berikan. Bahkan dengan nalurinya, Lyodra membalas sedikit demi sedikit, membuat Aiden merasa menang.
Aiden mendorong pelan tubuh Lyodra, hingga kini gadis itu kembali berbaring di atas brankar. Mereka saling menatap dalam dengan lidah yang saling membelit.
Sekali lagi, Lyodra menjerit dalam hatinya, meminta maaf pada David, karena sudah berhubungan dengan musuh ayahnya.
__ADS_1
I am sorry, Dad. Restui kami, dan setelah itu Lyo berjanji akan mengembalikan perusahaan Daddy, Lyo akan meminta uang yang banyak padanya.