MANTAN JADI MANTEN

MANTAN JADI MANTEN
Keterkejutan Annaya


__ADS_3

Pagi ini Barra tak mengerti, iya masih memikirkan keberadaan Annaya yang kemarin sempat berada di depan kantornya.


Dengan tangan yang mengetuk-ngetuk kecil di atas meja, iya sedang berkutat dengan pikirannya, sampai dirinya lupa, jika pada hari ini Perusahaannya sedang akan di adakan rapat antar Karyawan.


" Maaf pak, semua berkas untuk rapat nanti sudah di persiapkan, sebentar lagi rapatnya akan segera di mulai" Ujar Gunawan menunduk hormat, selaku sekertaris pribadinya iya telah menyiapkan segalanya, selama bekerja dengan atasannya yang satu ini, Gunawan hapal betul, jika Atasannya yang satu ini sedang ada masalah, atau sesuatu yang sedang menggangu pikirannya, maka dirinya lah yang akan membereskan segalanya.


Terbukti, di saat Barra yang hampir kaget melihat waktu di pergelangan tangannya, karena tidak sadar jika Hari ini akan di adakan rapat antar Karyawan.


Barra pun menetralkan pikirannya,


" hm..segera hubungi Margareth untuk persiapan selanjutnya" tegas Barra sembari mengecek Berkas yang akan menjadi bahan pembicaraannya nanti.


" Baik pak" Gunawan pun segera berlalu meninggalkan Barra sendirian di ruangan kerjanya.


Tanpa sadar, Barra tak sengaja menjatuhkan beberapa Berkas pengajuan Karyawan magang di kantornya,


Segara iya megambil berkas yang tercecer.


Seketika,,, Matanya berhasil membulat sempurna saat melihat lampiran terakhir dari berkas tersebut.

__ADS_1


Barra yang terdiam seribu bahasa akhirnya mengerti.


Rapat Telah dimulai.


Semua Karyawan Aditama.Groub telah berkumpul di aula pertemuan.


Termasuk Annaya Pandey, iya berdiri di samping Gita.


Di sana ada Margareth yang menjelaskan materi pembahas rapat pada hari ini,


" Baik supaya tidak ada kesalahan atau menyinggung atasan, kalian harus mengerti poin utamanya. Oke... sebentar lagi atasan kita akan segera kemari. Persiapkan laporannya sebaik mungkin " Tunjuk Margareth menatap ke kesulurh Karyawan.


Di saat yang bersamaan, pintu ruangan pertemuan terbuka lebar.


Sosok Ceo yang terkenal sangat tampan di perusahaan tersebut, membuat semua mata mengarah kearahnya.


Seakan terhipnotis akan ketampanannya, semua Karyawan terpesona.


Hari ini adalah hari besar yang sangat di nanti para Karyawan setiap bulannya.

__ADS_1


Karena satu bulan sekali mereka akan berpapasan langsung dengan sang atasan, moment langkah inilah, membuat para Karyawan terutama para wanita tak ingin absen melewatkannya.


Karena Selain satu bulan sekali ini, Barra sangat jarang terjun langsung untuk mengawasi kinerja mereka.


Hanya sang Sekertaris lah yang selama ini turun tangan mewakili.


"Untung saja hari ini gue gak jadi ambil cuti ke Prancis, kalo tidak bakalan melewati moment langkah yang sangat bersejarah pada hari ini " Bisik Sisi pelan, wajahnya merona sangat bahagia.


" gue setuju si, atasan kita ini sangat tampan sekali, siapa yang sanggub untuk melewatkannya, udah tampan, mapan, apa lagi coba yang kurang. Gue berharap gue bisa jadi salah satu kandidat calon istri idamannya " ujar Debby sembari mengkhayal.


" Mimpi aja lo, mending lo hapus deh khayalan murahan lo itu, karena Pak Barra itu hanya cocok dengan gue seorang" sungut Sisi geram.


"Cuih.... emang pak Barra mau apa sama lo" ejek Debby dalam hati


Annaya yang pada saat itu sedang menyusun laporannya , seketika mematung di tempat saat melihat sosok yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan tersebut


Tanpa sadar berkas di tangannya terjatuh.


# Jangan lupa, Li ke, Co ment, dan V O T E. Nya !!!!

__ADS_1


__ADS_2