
"*N*yesel gue jadi ketua disini" batin Dini sambil memijit pangkal hidungnya.
"Udah udah yah kalian baris!! kalian gak ingat kalo kita di tegur sama osis kalian bakal gantiin gue" ucap Dini mendiamkan mereka yg ribut seperti anak ayam yg minta makan.
"Hehehe kalian ke barisan sekarang ok" ucap Sinta dan memundurkan mereka.
Barisan Dini pun langsung diam dan tidak mengucapkan sepatah kata pun.
"Saya akan mengatur siapa yg duluan akan pergi ke gedung depan dimulai dari TKJ dulu , oke TKJ ikuti kakak bindam nya" ucap Rika.
2 Menit kemudian.
"Karna anak TKJ nya sudah gk kelihatan disusul oleh barisan PERKANTORAN kalian ikuti bindam kalian" ucap Rika.
"Disusul lagi oleh PERAWAT sampai barisan ke empat, jangan lupa yel yel nya" ucap Rika.
Dini dan barisannya pun jalan lalu menyanyikan yel yel mereka dengan kompak.
Dan di belakang barisan Dini ada barisan ANALIS DAN FARMASI.
"Dek kalo kalian liat sampah di pungut yah" ucap Rika memakai Toa.
Di barisan Dini.
"Si anjier bisa nya nyuruh ae gk mau pungut juga" ucap Sukma.
"Iya cok mentang mentang kakel nyuruh nyuruh" timpal Sarah.
"Kita gk usah pungut" sahut Dini sambil melihat anggotanya.
"Yesss" seru mereka bersama sama yg masih berjalan.
"Gue belom selesai" ucap Dini.
"Kita gk usah pungut klo gk ada sampah, kalo ada ya pungut" ucap Dini dan menghadap lagi ke depan dan menahan tawanya.
"Huuhh" kecewa mereka
"Kecewa penonton"
Para siswa siswi pun telah sampai di gedung pertama dan baris seperti di lapangan *gk author kasih gambar yah soalnya malas nyari*
"Semuanya silahkan duduk dan bikin lingkaran masing masing kelompok " ucap Rika dan
"Kalian boleh makan makanan kalian sekarang,pada bawa kan?"
"BAWA" teriak semua siswa siswi.
"Silahkan dimakan" ucap Rika.
Semua siswa siswi memakan makannya yg di bawa.
Sesudah makan.
"Kalian udah pada kenyang? " tanya Rika.
"SUDAH" teriak Siswa siswi.
"Okey, Kalau udah kalian boleh melanjutkan pencarian kalian menebak dan meminta tanda tangan sama kakak osis nya kalau kalian belom tau jabatannya gpp minta dulu tanda tangannya" ucap Rika Dan hanya di diam kan oleh siswa siswi.
"Kenapa diam kalian boleh pergi minta tanda tangan sama kakak OSIS dan PMR " ucap Rika sekali lagi dan Siswa Siswi pun berhamburan kecuali kelompok Dini.
Kelompok Dini.
"Eeyy kita catat aja dulu namanya nanti aja kita minta tanda tangannya" ucap Dini dan diangguki oleh Anggotanya.
"Tapi kalo kalian mau minta sekarang kalian boleh pergi" ucap Dini sekali lagi.
Mereka pun saling melihat dan melihat Dini lalu menggeleng kan kepalanya.
__ADS_1
"hemm oke"
Mereka pun membuat kotak2 untuk mengisi nama2 dan ttd Dini pun menulis satu persatu nama osis dan memberikan jabatannya.
dimulai dari
"KETOS\=REYHAN
WAKETOS\= (hemm siapa yah *sambil melihat para osis dan pandangan Dini melihat Indra* pasti dia, tulis jabatannya aja dulu nanti namanya)
WAKETOS\=
BENDAHARA\=
SEKERTARIS\=
SEKSI1\=
SEKSI2\=
SEKSI3\=
ANGGOTA1\=
ANGGOTA2\=
Tulis Dini sambil bergumam.
"Nah sekarang tinggal kasih nama emm siapa yah" ucap Dini celingak cekinguk melihat osis dan menulis.
"WAKETOS\=INDRA
BENDAHARA\=KAMILA
SEKERTARIS\=RIKA
SEKSI2\=RAKA
SEKSI3\=KESYA
ANGGOTA\=DAVID
ANGGOTA\=RISKI
"oke sip sudah" gumam Dini
"Kalian sudah?" tanya Dini.
"Belom "jawab mereka serempak.
"Neh kalo belom" ucap Dini dan memberikan buku nya.
"Wih udah ketu?" tanya Sinta.
"Liat aja sendiri" jawab Dini seperti menyombongkan diri.
"Wih hebat , tapi betul gak nih? " tanya Sarah.
"Tau gue"ucap Dini menggidik kan bahunya ke atas.
"Ikutin aja lah dari pada mikir lagi" ucap Sukma.
"Hemm betul tuh "timpal Lastri.
Mereka pun melihat jawaban Dini dan menulisnya.
"Sip sudah"ucap Laras.
"Gue jg udah" ucap Sinta.
__ADS_1
"Sama"
"Kalo udah kita minta tanda tangan nya"ucap Dini dan berdiri anggotanya pun mengikuti Dini.
"Kak bagi tanda tangannya" Dini menyodorkan bukunya dan ia pun menandatangani.
"Nihh" menyodorkan buku Dini ,Dini pun mundur dan anggotanya maju ke depann ,Dini hanya menunggu anggotanya yg lagi minta.
Selesai ke satunya mereka meminta ttd lagi dan lagi dan sisa 2 orang lagi yg belom mereka mintai yaitu Indra dan Rey.
"Kak bagi tanda tangannya" ucap Dini dan menyodor kan bukunya.
"Kalo mau dikasih follow dulu ig kakak" ucap Indra dan melipat tangannya ke dada.
"*I*dih genit banget sih nih orang tambah gedig gue liatnya" batin Dini.
"Ya udah siapa namanya?"tanya Dini memelas.
"Sini hp lu" ucap Indra dan Dini pun pasrah memberikan hpnya.
Indra pun membuka Ig dan mengetikan nama Ig nya lalu memfollow nya.
"Nih " menyodorkan hp Dini.
"Nih bukunya cepetin" ucap Dini menyodorkan lagi bukunya.
"Satu lagi"ucap Indra.
"Apa lagi sih!" ucap Dini kesal.
"No wa dong" minta Indra.
"Idih bilang aja mau modus" jengkel Dini.
"Ya udah kalau gk mau tanda tangan nya " ucap Indra PD.
"Mana hp nya" Dini pasrah lagi
"kalau bukan disuruh minta ttd malas banget gue berurusan sama nih orang " batin Dini dan Dini memberikan no wa nya ke Indra.
"Mana buku lo?" tanya Indra sambil mengambil hp nya.
"Nehh " memberikann bukunya ke Indra dan Indra pun membaca namanya yg sudah tertulis jabatannya sebagai waketos ia hanya mengangkat satu alisnya dan melihat Dini yg lagi kesal lalu ia pun memberikan tanda tangannya.
"Dah" memberikan buku Dini , Dini pun mengambilnya dgn kasar dan mundur.
"Nih kak nama Ig kakak apa? " menyodor kan hp nya.
"@Indra74305 tuh kalian follow yah" ucap Indra.
"hemm ok"
"Terus kak no hp nya?" tanya seseorang itu yg tak lain adalah Sinta.
"Hmm gk usah sini buku kalian" ucap Indra mengambil satu persatu buku mereka.
Kini barisan Dini menuju ke tempat ketos kata Dini, dimana ia sedang berbicara dengan seorang perempuan yg bisa di bilang cantik.
mereka pun menghampiri Rey dan meminta Ttd nya.
"Bang minta Tanda tangan" ucap Dini yg sudah capek dari tadi keliling untuk meminta tanda tangan yg diikuti oleh anggotanya.
Rey pun menghentikan pembicaraan nya itu dan menatap adiknya dengan mengkerutkan dahinya.
"Eh maksudnya kak" ucap dini salah ngomong.
"Follow dulu..." ucap Rey terpotong karna Dini yg melanjutkannya.
NEXT.
__ADS_1