
...WARNING...
...⚠️⚠️...
...TERDAPAT ADEGAN UWU DIHARAPKAN PARA JOMBLO TIDAK MEMBACANYA NANTI BAPER SENDIRI DAN INGIN CEPAT MEMPUNYAI PACAR...
...ISTIGHFAR TIDAK BOLEH DICONTOH YA HAHAHAHA WAHYU...
"HEH MULUT SIAPA ITU"
"Mulut gue kenapa?"
Membulat kan matanya "Lo..." terkejut.
Mereka saling memandang dan mendekat.
"L-lena..."
"R-rina..."
"L-lena....lo kemana aja" tanya Rina dan mendekap Lina erat ketubuhnya.
"Gue udah nyariin Lo dimana mana tapi ga ketemu,lo pergi kemana Len hah?!..."ucap Rina di sela tangisnya.
"G-gue ga bisa cerita disini Rin"
"Anjjj gue kira bakalan ada adu jotos,eh mala nangis nangisan" kecewa Sukma.
"Kecewa gue serasa di PHPin sama doi" ucap Sinta.
"Ya jangan curhat juga dong Lo"
"Napa sih sombong amat"
"Dah dah yang penting sekarang kita udah ketemu,lu harus nyeritain semua nnti pulangan ini!"
"I-iya iya" sesegukan.
"Ga usah nangis lagi muka Lo tambah jelek hahahhha" disela sesegukannya.
"Dih ngaca anjier muka lu noh kek monyet dah hhhahaa bgsd ngakak gue liatnya" tawanya sambil mengusap air matanya
"Ngaca noh muka Lo kek babi"
"Ahahhaha anj"
"Dah pisah dulu,gue mau ke kelompok"
"Okey"
Saat mereka berbalik mereka kaget karna mereka jadi tontonan semua orang.
Rina dan Lena merasa canggung diliatin seperti itu "Ehh"
"Udah kek tersangka aja kita Cok" bisiknya.
"Misi punten hehe"
Melihat seseorang itu lengah Dini pun mendorong nya sampai mundur dan dia terbebas dari kurungannya.
"Kasar amat lu jadi cewe"
"Bodo amat"
"Bu pesanan saya mana?"
"Ini ndok" menyodorkan nampan yang berisi 2 mangkok bakso dan 2 es jeruk.
"Loh kok dua Bu?"
"Sama Aden itu"
"Loh..."
"Udah ayo" merampas nampan dari Dini
"Loh kok.."
"Lah loh Mulu"
"Lah"
Menatap Dini dengan malas "Hm"
Seseorang itu yang tanpa nama membawa nampan ke meja kosong yang ada di pojok dan meletakkannya.
"Duduk!" Suruh nya.
Dini pun hanya menurutinya saja dia malas meladenin orang yang ada di depannya itu.
"Makan noh" memberikan bakso dan es nya Dini.
Dini melihat sekelilingnya yang udah pasti mereka jadi perbincangan hangat para siswa.
"Liat tuh buket tambah nempel aje"
"Cocok ya"
"Gue ngeship sih"
"Kapal kita harus berlayar"
"Yoi harus!!"
"Dah yok cabut"
"Ketua gimana?"
__ADS_1
"Ga usah di ganggu lagi pdkt itu"
"Ngogey"
...***...
"Sans aja ga usah takut gitu"
"Gue ga takut, cuman agak risih gitu diliatin"
"Oh"
"Dih.."
"Apa"
"Ga"
Mereka melanjutkan makannya tanpa ada yang membuka pembicaraan.
Dini selesai makan dan bangkit dari duduk nya hendak membayar makanan yang di pesan tadi seseorang itu pun juga bangkit dan ingin membayar juga.
"Brp Bu?"
"20k neng"
"Nih Bu" menyodorkan uangnya seseorang yang tadi juga menyodorkan uangnya hingga tangan mereka bersentuhan.
"Makasih Bu" ucap mereka barengan
Dini berjalan duluan dan seseorang itu juga berada di belakangnya.
"Loh anggota gue dah pergi sialan" gumam Dini dan melanjutkan jalannya
Merasa seperti di ikuti Dini menghentikan jalannya dan berbalik
"Lo knp sih hah, lu beneran suka ma gue ya?!"
"Dih PD Lo"
"Ngaku aja Alvaro!!" menekankan nama orang itu yang tak lain adalah Al
"Tadi kan gue udah bilang na jjis" ucapnya penuh penekanan.
"Halah mana ada maling ngaku"
"emang gue maling apa hm?!" tanya Al dan mendekatkan wajahnya ke Dini
"sialan nih anak" batin Dini serasa di pojokan padahal dia yang mulai
"Lupakan" Dini berbalik dan ingin melanjutkan jalannya ke lapangan tapi tertahan karna tangannya lagi di tahan siapa lagi kalau bukan Al.
"Apa lagi sih"
"Lo harus jawab dulu gue maling apaan sampai Lo bilang" tahan Al yang masih setia menahan tangan Dini.
"Bilang dulu"
Semua orang yang masih ada di kantin matanya tertuju pada Al dan Dini seperti seorang kekasih yang lagi berantem dengan masalah sepele.
"Apasih lepas ga,malu diliatin tau" ucap nya agak pelan
"Oh gue k-..." ucapnya terpotong
"SISWA SISWI MOHON UNTUK KE LAPANGAN SEGERA!!"
"Lepas gue mau ke lapangan" Al pun melepaskan tangannya yang menahan Dini tapi sebelum Dini pergi...
Al maju ke arah Dini sangat dekat sampai bau Al yang berbau mint itu tercium di hidung Dini.
"Urusan kita belum selesai" bisiknya yang membuat Dini geli sendiri karna sangking dekatnya bibir Al mengenai telinganya dan Al melenggang pergi.
"Al bgsd(t)" gumam nya
"Ekhem ketu udah selesai nih drama nya sama mas Al?" ejek Sinta.
"Bacot"
"Wadooh ganas sekali pemirsa"
"Apakah Al bisa melunakkan baja ini atau tidak mari kita saksikan eps selanjutnya hanya di mangatoon" ucap Laras seperti pembawa acara di tv.
Dini menatapnya tajam seperti ingin menerkam mangsanya yang ada di depan.
"Duh anjier tatapannya seram Cok" ucap Laras dan bersembunyi di belakang Rina
"Apa sih anj sana huss jangan di belakang gue ntar gue yang kena amukan harimau"
"Ehh maksudnya..."
"ADEK ADEK BARIS YANG BENAR!!"
Dini yang mendengar OSIS ia pun pergi ke barisan paling depan dan mencuekkan kata kata temannya yang tadi
"Hufftt selamat" legah Rina
"Eh Rin itu tadi siapa lu?" tanya Sukma
"Yang mana?"
"Yang tadi loh di kantin lu nangis"
"Oh itu temen lama gue yang baru gue liat hari ini"
"Ohh sialan lu gue kira lu mau Jambak jambakan sekalinya nangis nangisan"
"Hehe ya maaf tadi juga cuman ngegertak doang,untung ae dia temen gue"
__ADS_1
"Dih anj mental gertak doang sekalinya"
"Biasalah" sahut Lastri
"Lu tuh ga diajak"
"Anjg"
"CEK CEK KARNA HARI INI HARI TERKAHIR MPLS JADI KALIAN HARUS PENSI(pentas seni) MAAF KARNA NGASIH TAUNYA MENDADAK KARNA INI JUGA BUAT SERU SERUAN AGAR MPLS INI BERMAKNA, JADI SETIAP KELOMPOK BOLEH CUMAN PERWAKILAN AJA TAPI BOLEH JUGA SEMUANYA DAN KALIAN JUGA BOLEH COLAB SAMA KELOMPOK SEBELAH"
"KALIAN DIBERIKAN WAKTU 10 MENIT UNTUK MEMIKIRKAN APA YANG INGIN KALIAN TAMPILKAN"
"Gue mau ngedance deh" ucap Mala.
"Lu bisa?" tanya Sukma.
"Ya bisa lah kalo ga bisa ngapai mau maju,yakali buat mempermalukan diri"
"Ya ga usah di jelasin juga kali"
"Ntar lu nanya lagi males gue"
"Sok ngartis"
"Calon nih calon"
"Serah lu males gue berdebat"
"Apalagi gue males banget debat sama bekantan"
"Anjgg ucap lagi!!"
"Bekantan"
"Nah pintar hewan peliharaan"
"Anj savage"
"Biasa aja"
"Jadi lu ngedance?" tanya Dini yang selaku ketua di kelompok itu.
"Iya Buket kan ga enak kalo punya bakat di pendam doang"
"Nah pintar"
"Yoi"
"Nahkan lehernya jadi panjang udah kek Rusa" Sahut Sukma.
Laras memukul lengannya Mala "Jerapah goblok"
"Aww typo dikit"
"Typo apa nya anjier,typo lu kejauhan bgsd(t)"
"Ya udah santai lah"
"Lu yang mulai"
"kok..."
"Udah ga usah mulai deh kita ini cuman dikasih waktu 10 menit buat mikir"
"Ada lagi selain Mala?"
"Gue buket"
"Lo mau pentasin apaan?"
"Silat"
"Wihh jago nih"
"Jelas lah tengok kaki lah.." sambil memainkan kakinya berlaga seperti mael
"Mulai"
"Trs ada lagi?"
"Ga ada buket"
"Oke gue nyanyi" ucap Dini
"Tapi ini harus ada pasangannya" lanjutnya lagi.
"Ada yang mau jadi pasangan gue?" tanyanya.
"Ga bisa nyanyi"
"2"
"3"
"4"
"5"
"Gue aja yang jadi pasangan Lo aja gimana?" ucap seseorang tiba tiba.
...YA GANTUNG YA, KESIAN GA DOI GA AUTHOR DI GANTUNGIN MULU YAHAHAH...
...GA ADA ADEGAN UWU UWU SIH BOONG DOANG MAH WKWK...
...SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN....
NEXTT
__ADS_1