
...SORRY SORRY BARU UP ...
...AUTHOR SIBUK DI RL SUER DEH...
...INI KU SEMPET SEMPETIN BUAT, DAN GA PERNAH PROMOSI LAGI....
...HUHUHUUUHHUU...
Al tengah berada di kelas Dini untuk memberikan surat ijin yg di berikan oleh Rey tadi di parkiran.
Al di temani oleh Wisnu, Ridho, Farhan, Adit dan Gio, mereka hanya alasan mau menemani Al nyatanya mereka lagi tebar pesona ke kelas lain, ya biar pun ga tebar pesona pasti banyak yg tekincep.
Wisnu yg tau Al agak malu memberikan surat itu ke kelas Dini, ia pun memanggil pacar nya yg tak lain adalah Mala.
"Syggg" panggil Wisnu ke Mala yg tengah berghosip di pagi hari.
Mala pun berbalik karna merasa jika namanya di panggil, ia melihat siapa yg manggil dan sumringah.
"Apa syg?" tanya Mala manja.
Mereka melihat itu bergidik ngeri, ngeri dan iri itu beda tipis ya.
"Al?" tegur Wisnu.
"Eh nih surat nya Dini, dia ga bisa masuk" ucap Al menyerahkan amplop putih.
"Ahh Dini knp emang?" tanya Mala sembari mengambil amplop yg diberi oleh Al.
"Kepo deh" sahut Wisnu dengan menyolek hidung Mala.
"Ekhem masih pagi loh" ucap Adit pura pura batuk, Wisnu dan Mala tidak mengubsir nya.
"Tanya aja sama Dini" jawab Al.
__ADS_1
Mereka ber6 pun pergi dari sana dengan tangan kirinya di taro di dalam kantong celana.
Kelas kelas yg di lewati mereka pun tercengang karna mereka ber6 seperti memancarkan aura yg sangat dahsyat anjayy.
"Cook gua ganteng banget ya sampe diliatin gitu?" tanya Gio pede.
"Pede lu ketombe kecoak" jawab Adit di dekat wajah Gio.
Ada dua perempuan yg melihat mereka bergidik ngeri karna kedekatan Gio dan Adit.
Adit dan Gio pun merasa di tatap, ia melihat kesamping dan ternyata benar ia di tatap dengan tatapan yg tak santai, dengan tatapan yg menyeledik.
"Apa?" tanya Adit ke dua perempuan itu, perempuan itu pun menggidikkan bahunya dan menyerngit kan dahi nya lalu masuk ke dalam kelas dengan di seret tmn nya.
"Napa tuh?" tanya Gio heran.
"Tauuu"
Ketua kelas masuk dan memberikan kabar gembira untuk mereka jika hari ini jamkos karna guru guru pada rapat, mereka pun bersorak gembira dan mulai melakukan apa yg ingin mereka lakukan.
"Napa emang?" tanya Gio yg berada di samping nya.
"Ya gua pengen ketemu sama Dini" jawab Al.
"Lu ada hubungan apa sih sama Dini kok Deket amat? gua liat" tanya Farhan ke Al.
Al terlihat bingung dan sedikit gugup seperti ada yg ia sembunyikan.
"Hooh gua juga penasaran, apalagi pas kmrn lu bawa Dini jadi partner lu" sahut Adit.
"Sama njir, lu ada hubungan apa ma Dini?, ga mungkin kan sebatas teman doang" kata Wisnu. Farhan, Adit, Bastian, Gio dan juga Ridho menunggu apa yg akan di katakan oleh Al.
"Jadi tuh...."
__ADS_1
...•...
...•...
Di rumah sakit Dini sudah bangun dan membersihkan dirinya di toilet, ia tak mandi ia menunggu abangnya pulang baru ia akan pergi ke rumah dan mandi.
Dini tengah melamun dengan mata yg menatap kedua orang tua nya terbaring lemah di atas kasur/brankar.
"Pah Mah kalian kapan bangun?" gumam Dini dengan meremas pelan tangan kedua orang tuanya.
Dokter pun masuk ke dalam untuk mengecek keadaan kedua orang tua nya Dini.
"Dok gmn dok?, kenapa orang tua saya belum bangun bangun?" tanya Dini takut.
"Jgn khawatir dek pasien setelah mengalami kritis sekitar seminggu baru akan bangun dari alam sadar nya, keadaan nya pasien juga meningkat tak seperti pasien yg baru mengalami kritis" jelas dokternya.
Dini pun hanya mengangguk angguk walau tak paham, dokter nya pun keluar.
"Gila kali tuh org gmn ga khawatir coba gendeng" gumam Dini membicarakan dokter.
...•...
...•...
"Jadi?" tanya Gio yg gedek sama Al.
"Jadi apa anjjj?" tanya Ridho tak sabar.
"Jadi tuh Dini sama gua pa...."
...MAMPS DEH GANTUNG....
...SUER KALO AUTHOR GA SIBUK PASTI CRAZY UP, CMN SIBUK BANGET JDI YA INI BARU UP LAGI...
__ADS_1
...MAAF YA BUNDA BUNDA....
NEXT.