
...NUNGGUIN YAAA......
...CUSS BACA....
"Udah curang kalah lagi Hahahaaa" sindir Dini dengan suara yg kencang sehingga komplotan tim lawan mendengarnya.
"Siapa yg lo bilang curang hah?" tanya cewe yg maju ke hadapan Dini.
Semua orang yang ada di sana tiba tiba diam dan memusatkan perhatian nya pada Dini dan cewe itu.
"Kalem coi kalem" ucap Dini santai.
"Maksud lo siapa yg curang?" tanya nya lagi dengan emosi yg tak stabil.
"Kenapa lu yang marah? merasa?" senyum Dini mengejek.
"Lo nyindir kita kan?" ucapnya bersingkuh dada.
"Wow tanpa gue sebut langsung bilang sendiri ya hebat" Dini tepuk tangan dan tersenyum.
Al, Rey dan teman temannya menyimak dan se sekali tersenyum melihat keberanian Dini yg belom tentu dimiliki oleh orang lain.
Dari jauh ada yg melihat Dini dengan tatapan ketertarikan.
"Lo ngelunjak banget ya jadi orang!!" emosinya menggebu gebu dan ingin melayang kan tangannya ke pipi Dini.
Al dengan sigap menangkap tangan cewe itu padahal Dini udah siap nangkap tapi di duluin sama si Al.
"Apa sih ganggu aja ni orang" gumam Dini tapi didengar oleh Al.
Al menoleh kesamping yg mendapati Dini tengah melihatnya, Al langsung melepaskan tangannya cewe itu.
"Kalah argumen langsung main tangan cihh" ledek Dini.
"Pfttt" Gio menahan tawanya.
"Sttt pftt" Farhan menutup mulutnya ingin tertawa melihat wajah cewe itu skakmat.
Tiba tiba datang lah seorang laki-laki dengan satu tangan di masukkan ke dalam kantong celana nya ia adalah lawan Al yg tadi berlaku curang.
"Gue Vino, lu?" mengulurkan tangannya.
"Dini" tanpa menjabat tangannya si Vino katanya, Vino pun mengambil kembali tangannya dan pura pura menggaruk kepalanya.
"Pffttt hahhaa" tawa Gio dan Farhan pecah ketika melihat uluran tangan Vino tak di balas.
"Hahhaaa anjg humor gue rendah bet" sela tawa Gio yg memegang perutnya.
"Iya anj ngakak co hHhaaa" sambung Farhan.
Mereka yg disitu bingung keheranan melihat mereka berdua tertawa ga ada yg lucu.
"Kerasukan kali" ucap Dini menengok ke belakang.
"Yok lah makan kan mau di traktir ma lu" ujar Dini bergelantungan di lengan Al.
Al menaikkan alisnya tanda bingung.
"Napa ni anak?"batin Al dan memunggungi Vino.
"Oh jadi ini cewe lu Al?" ujar Vino, Al memutar balik tubuhnya mendengar apa ucapan Vino selanjutnya.
"Boleh juga cewe lu...buat gue ya" ucap orang itu dan menatap Dini sensual.
"Apa lu bilang gue ga denger?" mendekat ke arah Vino.
"Cewe lu buat gue kek yang dulu!" menaik turun kan alisnya.
__ADS_1
BUGHH
AAAAGKHH teriak mereka ketika Al melayangkan tonjokan ke wajah Vino dengan keras sehingga Vino tersungkur ke aspal.
Vino memegang hidung nya sakit dan darah pun keluar seketika.
"Yok" ajak Al ketika ia berbalik dan membawa tangan Dini ke genggamannya.
Semua teman Al terbengong melihat tingkah Al yg tiba tiba menonjok wajah Vino.
Dini melihat Al dengan tatapan yg tak bisa di jelaskan, Al merasa heran kenapa mereka tiba tiba diam.
"Lo?" Dini ingin berbicara tapi susah untuk di ungkapkan.
"Apa? ayo jadi kan traktirannya?!" melihat ke teman temannya.
Mereka pun seketika tersadar dan pergi ke parkiran.
Tertinggal Dini dan Al.
Dini ingin menyusul mereka tapi Al menahan tangannya.
"Naik!"
"Motor gue?" tanya Dini.
"Naikkk!"
Dini pun dengan berat hati naik ke motor Al, Al langsung mengegas motornya kencang.
Tiba tiba Al menghentikan motornya.
"Kenapa?" tanya Dini bingung.
"Dah sampai di motor lu" ucap Al, padahal Dini sudah kegeeran bakal di bonceng ke tempat makan.
"Ya elah gue kira lu mau bawa gue" omel Dini sambil turun dengan bertumpu pundak Al, Al hanya senyum senyum melihat Dini mengomel, menurutnya jika Dini ngomel itu membuatnya terlihat sangat gemas.
"Bacot"
"Bacot tanda apa Han?" tanya Gio ke Farhan dengan tangan di telinganya.
"Tanda nya mengsalting" balas Farhan dan di tertawai oleh mereka, Al melihat mereka datar.
"Canda ketua"
Para anggota DIFICIL mengeluarkan motor mereka termasuk Dini.
"Bisa ga?" tanya Al.
"Bisa lah, lu ngeremehin?"
"Ya siapa tau" ujar Al tak di gubsir oleh Dini.
Motor Dini pun sudah keluar dan bersejajar oleh motor Al lalu menaikinya.
Anggota DIFICIL pun juga sudah menaiki motornya di belakang Al, Dini dan Rey.
Al, Dini dan Rey langsung menancap gasnya menuju cafe lalu di susul oleh teman temannya.
Mereka pun terjebak lampu merah di detik 50 karna gabut Dini pun membuka hp nya dan memotret orang yg di sampingnya ya itu Al, Rey, Gio yg sedang bergaya, Nathan dan Wisnu yang lain ada di samping kiri Dini
Dini pun memasukkan nya di Sg(story ige) dan memasukkan kembali hp nya dan berlalu karna lampu hijau sudah menyala.
Mereka pun sampai ke cafe dan turun dari motor dengan kerennya karna ini masih jam 10 malam jadi cafe nya masih rame.
__ADS_1
Karna cafe nya hanya memiliki penghalang kaca bening jadi mereka menjadi sorotan para orang di cafe itu apa lagi cewe cewe yang masih berkeliaran di pinggir jalan merasa kalau mereka adalah jodohnya.
"Buset gue ganteng banget kali ya sampe di liatin kek gitu" ucap Gio geer saat melihat sekelilingnya.
"Kok gue ngerasa dejavu ya sama kata kata lu" ujar Farhan.
"Yo ndak tau kok tanya saya" ucap Gio.
Al turun duluan dari motor dan di susul oleh mereka.
Saat masuk ke dalam cafe mereka jadi pembicaraan anak remaja yg masih nongkrong disitu.
"Cakep amat yg depan"
"Punya gue yang samping"
"Wow cewenya cakep tuh"
"Murahan amat jalan sama cowo"
"Yang paling cantik punya gua"
Ucap mereka samar samar di telinga Dini.
Al menunjuk ke meja panjang yg kosong cocok untuk mereka yg 12 orang.
"Huhhh cape" ucap Farhan.
"Lu habis ngapain cape?" tanya Wisnu merasa heran karna si Farhan ini ga ada kerjaan.
"Gtw gue cape doang" jawabnya.
"Aneh"
"Kalian pesan aja nanti gue yg bayar" ucap Al membuka hp nya siapa tau ada notif.
"Gue mau rendang, lama gue ga makan rendang" ucap Gio.
Ctakk
"Ngaur disini mana ada rendang" Raka menyentil kepala Gio.
"Ya elah santai dong pak" ucap Gio sambil menyentuh kepalanya yg habis di sentil.
"Lu sih ngadi ngadi" timpal Riko.
"Demi apa lu ngomong sama gue sekian lama" ucap Gio heboh.
"Ga usah alay" Bastian memukul lengan Gio.
"Ah Napa sih gue mulu anjg"
NGANTUK BSOK LANJUT.
VISUAL 2
NATHAN
REY
INI VISUAL DIPILIH KARNA SESUAI SAMA EKSPEKTASI.
LIKEEEE🤬🤬
__ADS_1
KOMEN KALIAN GA BISA DI BALAS SATU SATU KARNA MALAS WAKAKAKAK.
NEXTT.