
...WARNING...
...⚠️⚠️...
...CERITA INI MENGANDUNG BAPER...
...HAPPY READING....
"Ada yang mau jadi pasangan gue?" tanyanya.
"Ga bisa nyanyi"
"2"
"3"
"4"
"5"
"Gue aja yang jadi pasangan Lo aja gimana?" ucap seseorang tiba tiba.
...***...
Sembari menunggu waktunya habis Al izin pergi ke toilet, saat ia menuju ke kelompoknya ia mendengar percakapan seorang ketua yang berada di salah satu kelompok, karna kebetulan toiletnya harus melewati kelompok perawat.
"Ada yang mau jadi pasangan gue?" tanyanya.
"Ga bisa nyanyi"
"2"
"3"
"4"
"5"
"Gue aja yang jadi pasangan Lo aja gimana?" ucap Al.
"Lo? huh" menatap remeh.
"Kenapa?"
"Ogah"
"Oh ya udah" ucap Al dan berlalu pergi.
"Cih"
"Kenapa ga sama dia aja buketu?" tanya Sinta heran.
"Ga mau gue"
"Bilang aja takut cinlok" sahut Laras dengan ekspresi cengirnya.
"Hahahaaaaha" tawa Mala.
"Bener juga lu la" timpal Sinta.
"Gue sendiri aja juga bisa biar ga ada partner" ucap nya sombong.
"Impresif"
"Dah jadi segini doang yang ikut pensi?" tanya Dini sekali lagi.
"Yoii"
...***...
"Eh kita pensi apaan Cok?" tanya Nathan selaku ketua.
"Gue sih ogah" ucap Wisnu.
"Yo ndak tau kok tanya saya" sahut Gio.
"Anjing"
"Lo bilangin gue anjing?"
"Kaga, tu noh ada anjing di belakang" tunjuk Nathan dan benar di belakangnya Gio ada anjing tapi lumayan jauh anggap aja belakang.
"Halah alasan doang"
"Terserah lu sih percaya apa kaga" ucapnya acuh.
"Balik ke point' utama, yang pensi siapa anjgg?!" tanya Nathan ngegas.
"Buset ngegas"
"Bacot tai!"
"Pak Nathan sethan lagi marah Hahahaa" tawa Ridho.
"Anjgg"
"Gue nyanyi duet sama sebelah" sahut Al yang tiba tiba muncul.
"Siapa tuch" tanya Adit genit mendekati Al
Al melihatnya dengan malas dan menyosor kepala Adit yang berusaha berdekatan dengannya.
"Jauh jauh lu anj" kata Al.
"Mas Al jahat hikss" tangis Adit dengan suara dibuat buat seperti perempuan.
"Pantes cewe pada ga mau liat kelakuan lu aja mereka dah ilfil" ucap Ridho blak blakan.
"AHhahaha anj" tawa puas Gio.
"Valid sih Haahahhaa"
"Tai banget"
__ADS_1
"Masih gue liatin belom gue smekdon" lanjut Adit lagi.
"Makanya berguru sama gue" sahut Bastian dengan sombongnya.
"Ogah gue lebih baik jomblo dari pada gue harus berguru sama pakboy kampung"
"Palalu kampung"
"Udah cap provinsi nih"
"Ampun suhu" ucap Gio
"Jadi ini gmn anj pensinya!!"
"Pada bahas ga jelas"
"Gue sih ogah" ucap Gio
"Ya gue tau lu ga ada bakat"
"Ada cuman gue pendam, ntar gue tunjukin kalian pada pingsan"
"Bakatnya jadi pocong" bisik Ridho ke Farhan
"AWOKAWOK anj" tawa Farhan
"Ko lu ga pensi?" tanya Nathan ke Riko
Mendengar Nathan menanyai Riko spontan Ridho dan Farhan tertawa terpingkal pingkal
"Ahahahaa nunjukin apa coba dia aja datar gitu" ucap Ridho di sela tawa nya sampai air matanya keluar.
Riko menatap mereka tajam dan malas ngeladenin
"Emang lu ada bakat? ga ada kan sama aja" ucap Nathan pedas
"Buset damagenya ga ngotak" ucap Farhan
."Perwakilan aja udah si Al aja noh"
"Lu aja Al gpp nih?" tanya Nathan
"Gue doang sih ga masalah"
"Oke gue mau ngumpulin ini"
"Eh ga usah gue aja" cegah Al
"Gpp nih?"
"Hm"
Nathan menyodorkan kertas yang bertuliskan nama Al seorang, Al pun pergi ke OSIS dan menyerahkan nya tapi sebelum ia meninggalkan OSIS ia mengatakan sesuatu dan pergi.
"Lama amat lu ngapain?" tanya Nathan.
"Ada deh" jawab Al.
Para siswa kalang kabut dan berlari menuju ke OSIS.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
"OKE SELESAI"
"KITA MULAI DARI.....ANALIS"
"YANG PERTAMA INTAN DARI KELOMPOK MUTTI"
Sorak heboh dari semua siswa siswi ketika Intan maju.
"WOW MENGKECE SEKALI YA GA?, TEPUK TANGAN NYA DULU MANA"
PROKK PROKK PROKK...
"OKE SELANJUTNYA..."
Dan sampai lah dimana kelompok Dini yang maju.
"DAN INI DIA KELOMPOK TERAKHIR, DEJA'VU TEPUK TANGANNYA MANA..."
PROKK PROKK PROKK...
"YANG PERTAMA... LASTRI!!!"
Sorak riuh saat Lastri maju dan ia menampilkan silatnya ya itu Seni Tunggal.
Fiuit*anggap aja siul.
"WOW CALON CALON ATLET NIH"
"YANG KEDUA MALA!!!"
PROKK PROKK PROKK...
Saat musiknya di main kan para siswa siswi heboh karna Mala menampilkan dance nya dengan lagu random seperti Exo, Bts dan Nct.
__ADS_1
"HUH SERU BANGET YAA GUYSS DANCENYA POWER BANGET"
"TERAKHIR NIH KETUA NYA SENDIRI YANG NAMPIL WOW, KETUA YANG BISA DI CONTOH"
"OKE INI DIA DINI!!!"
Sorak riuh para siswa siswi yang tau kalau Dini yang maju.
FIUIT
Musiknya pun dimainkan dan para siswa tambah heboh.
Al pun berdiri meninggalkan kelompoknya.
"Woi mau kemana lu" tegur Nathan, Al hanya merespon dengan melambaikan tangannya.
Dini membawakan lagu Risky Febian ft Marian jola yg berjudul Tak ingin pisah lagi.
"Katakanlah bila kau meragu padaku
Genggamlah jemariku
Melangkah bersamaku lagi"
Saat Dini ingin melanjutkan nyanyinya ada seseorang yang memotong lagunya dengan melanjutkan nyanyian Dini.
"Lupakanlah saja semua yang telah berlalu
Cintaku hari ini
Bukan cinta yang dulu lagi"
Mereka mencari cari darimana suara itu berasal, tiba tiba seorang pria muncul dari tembok dan mereka tambah heboh dan bersorak sorak kegirangan.
Dini mengkerutkan dahi nya tapi ia harus profesional dan melanjutkan nyanyiannya bersama pria itu yang tak lain adalah Al.
Al mendekat ke Dini, Dini yang seperti terhipnotis oleh pesona Al ia menggelengkan kepalanya.
"Sanggupkah kau dan aku memulai kembali
Merangkai hati yang hancur berkeping-keping
Sanggupkah kau berjanji tuk tetap disini
Menjaga hatiku
Bila kembali tak ingin pisah lagi oh..." Al dan Dini menatap satu sama lain dan bernyanyi sampai selesai.
"Tolong tolong gue baper aaaaa" pekik Sinta.
"Duh sosweet bangett huhuuhu" sahut Mala dan memeluk Sukma.
"Mas Al rahim ku angett" teriak Gio.
Plakk.
"Duh anj" adu Gio dan melihat siapa yang memukulnya.
"Jangan gitu anjir" ucap Raka.
"Napa sih sombong amat"
Ricuh heboh dan bersorak menjadi satu saat mereka melihat Al larut dalam perannya dengan menggenggam tangan Dini.
"WOI woi liat ketua di pegang" heboh Lastri sambil memukul Sinta.
"Anj"
"Dia yang digituin gue yang baper avv"
"Sial" batin seseorang.
"Mas Al tegaaa" teriak Farhan.
"Hahahaha anj" tawa Ridho.
"Gue tau lu cemburu" bisik seseorang.
"Hmm Ga" memalingkan wajahnya.
Lagu pun berhenti Dini dan Al menundukkan kepalanya tanda ia berterima kasih dengan tangan yang masih tergenggam.
"WADUH DUH HEBOH BANGET YA KALIAN GUE JUGA BAPER TAU..."
"AYO TEPUK TANGAN SEKALI LAGI"
PROKK PROKK PROKK...
Dini menepis tangan Al saat berjalan ke tempat kelompok mereka.
"Lo kenapa tiba tiba muncul gitu hah?!" pekik Dini.
"Terserah gue dong"
"Lu takut jatuh cinta ma gue?!" lanjut Al lagi.
Dini maju selangkah "Huh Gue? cinta ma lu?" ejek Dini.
Al juga maju selangkah "Ya..." sembari melihat mata dan bibir dini secara bergantian.
"Mimpii!!" tegas Dini dan memalingkan wajahnya.
"Huh" Al menunjukkan smirk nya dan pergi begitu saja dan di susul oleh Dini.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikan mereka berdua sedari tadi dan mengepalkan tangannya.
LIKE NYA MANUSIA!!!
JANGAN LUPA PENCET FAVORIT >\<
TERIMA TAEHYUNG
NEXT
__ADS_1