
"Neng sendirian aja? jomblo ya?" ucap seseorang laki laki.
Dini mendongak ke arah orang itu dan mengernyitkan dahi nya.
"Apaan sih bang, udah nih kalau udah ayo pulang" balas Dini ke seseorang itu yg tak lain adalah Rey dan berjalan melaluinya.
"Punya adek gini amat ga bisa di ajak becanda" menggelengkan kepala nya dan menyusul Dini.
Di rumah.
Dini dan Rey sudah sampai dirumah dengan selamat tapi mereka heran mobil siapa yang terparkir di halaman depan rumah mereka.
"Mobil siapa nih bang?" tanya Dini ke Rey.
"Yo ndak tau kok tanya saya" jawab Rey.
Dini menatapnya malas dan bergegas masuk.
"ASSALAMUALAIKUM" teriak Dini saat sudah di ambang pintu dan suaranya menggema di dalam rumahnya.
Rey menggeleng gelengkan kepala nya melihat tingkah adiknya seperti Tarzan.
"Waalaikumusalam" jawab mama Sonia dan tamunya lalu nyamperin Dini.
"Heh kamu ini ada tamu malah teriak teriak!" tegur mama Sonia.
"Hehe kebiasaan ma" ucap Dini cengengesan.
"Ubah dong kebiasaan buruk mu itu huh!" berjalan kembali ke ruang tamu.
"Maaf yah jeng anak gue memang gitu kek Tarzan kalau di rumah" ucap mamah Sonia sembari duduk.
"Haha bisa aja lu jeng" tawa teman sosialitanya mamah Sonia.
Dini dan Rey menyusul mama nya dan melirik sebentar ke arah ruang tamu.
"Ih mama nih apaan sih" ucap Dini kesel dan berlalu pergi diikuti oleh Rey.
"Dini, Rey cepet ganti baju terus turun lagi!" pekik mamah Sonia.
"Iyaaa" balas mereka berdua.
"Bang kamu kenal yg ada disitu ga?" tanya Dini pas di tangga.
"Enggak" jawab Rey.
"Bang liat cewe yang tadi di samping tante itu ga?"
"Enggak"
"Yaelah bikin darah tinggi ae" ucap Dini dan bergegas kekamarnya meninggalkan Rey yg tengah heran.
"Lah emang gue salah apa?, kan gue emang ga liat siapa tadi perasaan cowo emang selalu serba salah deh di mata cewe " gumam Rey melihat Dini bergegas kekamarnya.
Rey dan Dini turun menggunakan baju santainya tapi tidak melunturkan aura keduanya biasa lah good looking mah pake baju sobek aja tetep cakep lah yang baca....
"Nih dia jeng anak gue ganteng cantikan" ucap mama Sonia memperkenalkan Rey dan Dini.
"Bujed gue gue an" batin Dini.
"Iya jeng persis kek papa nya" ucap temannya mama Sonia yg melihat Rey dan Dini.
"Mirip gue lah kan gue emaknya" ucap mama Sonia tak terima.
"Lu mah jelek" balas nya.
"Pfttt" tawa Dini dan Rey tertahan.
"Tawa lo" tegur mama Sonia, alhasil Rey dan Dini terdiam sambil lirik lirikan.
"Sudahlah jangan dibahas lagi gue gibeng lu Ran" ucap mama Sonia.
__ADS_1
"Becanda kalii, semakin bertambah usia lu semakin ga bisa di ajak becanda ye" ujar temennya mama Sonia.
"Ckk pulang lo" meminggangkan tangannya(gtw bahasa gaulnya ape).
"Hahahaha lu emang ga pernah berubah" ucap temennya itu dan memeluk mama Sonia.
"Hahahaha lu juga" tawa mama Sonia dan membalas pelukan nya.
Rey dan Dini mengernyitkan dahi nya terheran melihat tingkah 2 orang yg bisa dibilang umurnya sudah tidak mudah lagi, tapi jiwanya yang masih mudah.
"Dah dah cape gue ketawa mulu" ujar mama Sonia dan menepuk pundak temannya.
Mereka berdua pun melepaskan pelukannya dan kembali ke topik tadi.
"Jadi Dini, Rey ini sahabat mama namanya Rani Wijaya" ujar mama Sonia memperkenalkan sahabatnya.
"Salaman dong" ucap Tante Rani.
"Dini tante" ucap Dini sambil menyium tangan Tante Rani dan di susul Rey, dan kembali ketempat semula duduk.
"Ini anak tante namanya Risa" ujar tante Rani memperkenalkan anaknya.
"Hai" sapa Dini dan dibalas oleh Risa, Rey hanya diam saja dan melirik sebentar ke arah Risa lalu mengeluarkan handphone nya dari kantong celananya.
"Jadi mah Tante Rani ini temen mama pas SMA?" tanya Dini.
"Sok tau kamu" jawab mama Sonia.
"Lah" heran Dini.
"Jadi tante ini sahabat mama kamu pas SMP dulu" jelas tante Rani.
"Oh jadi kesini mau jodohin anak tante sama bang Rey?" ujar Dini sotoy.
Rey melihat Dini sini dan memukul lengan Dini, Aww.
"Bukan gitu sayang" ucap tante Rani.
"Siapa tau mah kan jadi seru tuh" ucap Dini sambil menghayal
Rey menoyor kepala Dini.
"Seru pala lu"
"Sebenarnya tante bukan jodohin Rey sama anak tante..." ucap tante Rani terpotong.
"Alhamdulillah" gumam Rey bersyukur.
Mama, Rey dan juga Risa hanya menyimak pembicaraan mereka berdua.
"Sebenarnya kamu yang mau tante jodohin sama anak tante" ucap tante Rani.
"WHAT" pekik Dini kaget.
"Heh santai ja kali" ujar Rey dan kembali fokus ke handphone nya.
"Mah ini beneran?"
"Dini baru masuk SMK loh"
"Dini belom menikmati masa muda Dini"
"Dini belom pernah jalan jalan ke Eropa"
"Belom pernah ngerampok"
"Heh" tegur mama Sonia.
"Pokonya Dini belom semuanya, Dini pengen ngerasain semua yg Dini pengen" ucap Dini panjang kali lebar.
"Hadeh puyeng"
__ADS_1
"Dini Stop yah, dengerin ucapan tante Rani lagi itu belom sepenuhnya" jengah melihat tingkah Dini yang berubah ubah kadang gini kadang gitu.
"Tadi excited banget mau ngejodihin abangnya" ujar mama Sonia.
"Ya itu beda lagi mah" bela Dini.
"Serah deh"
"Jadi Dini ya... jangan di potong dulu" tahan tante Rina ketika Dini ingin mengangkat bicara.
"Jadi gini tante tadi cuman bercanda" ujar tante Rani.
Dini langsung mematung dan menganga.
Rey yang tidak mendengar suara Dini mengoceh ia pun menengok kesamping melihat Dini seperti patung sambil menganga.
"Hahahaaa napa lu komuknya kok gitu" tawa puas Rey.
"Tante kesini ya cmn ngeliat mama kamu sama anaknya itu doang kaga ngejodohin, kalian ini masih mudah jadi jgn cinta cintaan dulu" jelas tante Rani.
"Dengerin tuh" sahut mama Sonia.
"Dengerin tuh" ikut Dini menyautin Rey.
"Lah kok gue?!" heran Rey.
"Gajelas" lanjut nya lagi dan memilih pergi ke kamarnya dari pada ia terus yang di sudutkan.
"Mah mama udah makan?" tanya Dini
"Belum"
"Tante?"
"Belum"
"Belum" ucap Risa sebelum ditanya.
"Ga nanya lu" ucap Dini spontan.
"Jaga jaga ntar lu nanya lagi" elak Risa.
"Etdah"
"Dini udah pesen tadi pas mau turun ke sini jdi kita tunggu aja" ujar Dini.
"Beli makanan apa Din?" tanya mama Sonia.
"Bentar lagi datang kok mah jdi liat sendiri pasti suka" jawab Dini yg tak tau sopan santun.
"Ka..." ucap mama Sonia terpotong karna mendengar suara bel berbunyi.
"Hehe dah datang tuh" cengengesan Dini dan berlari mendatangi pesanannya, mamanya hanya menggeleng gelengkan kepala nya heran 'ngidam apa dulu gue lahirin anak kek gini'.
...***...
"Lo jadi pacar gue sekarang" ucap nya pas di telinga Dini.
...Eps yang akan datang, belom pasti eps 26 sih....
...HEMM SIAPA YAH.......
...PENASARAN GA?......
...YWS......
...BYE.......
LIKE!!!!!.
NEXT.
__ADS_1