
Di hari Sabtu dimana semua murid memakai baju Pramuka.
"Eh coi nanti Pramuka kan ya?" tanya Sinta saat membereskan buku bukunya karna bell pulang sudah dari tadi berbunyi.
"Hooh" jawab Dini.
"Ih malas banget panas cok panas" keluh Mala membanting bokong nya di kursi.
"Iyaih ntar luntur nih bedak" ujar Laras.
"Ckk elah yok dah ke lapangan" ajak Dini.
"Huhhhhft"
Dini dan kawan kawan keluar dari kelasnya dan menuju kelapangan tapi sebelum itu mereka mampir ke kelas TKJ.
"Wei ayo lakas(cepet) bubuhan cewenya dah dekat tuh" ucap Gio antusias.
"Iya iya napa sih heboh amat" ujar Adit.
"Ya gapapa sih sewot amat" ucap Gio.
"Dih"
bubuhan cewenya pun telah sampai di depan kelas anak TKJ.
"Wisnu mana?" tanya Mala.
"Tuhh" tunjuk Bastian.
"Apa syg?" tanya Wisnu.
"Ayo kelapangan" ajak Mala bergelantungan di lengan Wisnu.
"Iuhhh" bergidik geli.
"Apa sih iri aja jomblo" ujar Mala memelet kan lidahnya.
"Huss" tegur Wisnu dan di cengirin oleh Mala.
"Yok" ucap Dini dan pergi duluan lalu di ikuti oleh mereka.
"Nak perawat kok deket Deket ma nak TKJ sih"
"Caper banget ga sih "
"Gatel banget sih jadi cewe "
"Pansos coi"
Dan masih banyak lagi omongan tentang anak perawat yg dekat dekat sama anak TKJ.
"Gea!" teriak Dini saat melihat Gea, Gea itu dulu namanya Rati (Ratna Tika) tapi ku ganti.
Gea pun menoleh ke belakang dengan wajah yg sumringah, Gea pun berlari memeluk Dini.
Teman temannya yg ada di belakang merasa heran siapa kah yg tiba tiba memeluk Dini.
"Eh buset peluknya jgn kenceng kenceng buk oii sesak" ucap Dini memukul mukul kecil lengan Gea.
"Hehe reflek coi, lu ga pernah hubungi gue sih jingan dahal kita satu sekolah" ucap Gea memarahi Dini.
"Ye lu juga napa ga hubungi gue?!" tanya Dini menaruh tangannya di pinggang seperti memarahi anaknya.
"Ye malah balik nanya asw"
"Toxic amat buk" memukul tangan Gea.
"Ckkk, btw yg di belakang lu itu tmn lu?" tanya Gea tapi matanya tertuju oleh satu orang seperti tak asing.
"Ehh iya lupa" Dini berbalik badan dan memperkenalkan Gea ke teman temannya.
"Nih guys temen gue eh bukan deh tapi sahabat gue" ucap Dini.
"Loh Gea?" tunjuk nya ke Gea.
__ADS_1
"What!!! demi apa sih kecil amat dunia bisa ketemu ma lu" bersingkuh dada.
"Ckk gue juga ogah kali ketemu ma lu!" ucap nya.
"Loh kalian dah kenal?" tanya Dini.
"Dia nih temen SMP gue dulu" jawabnya malas.
"Cie Gea dan Gio" Dini mencie ciekan mereka berdua.
"Dihh paan sih"
"Ogahh"
"Awas Lo nanti kena karma nya kek gue ma Wisnu" ucap Mala.
"Sempit ya gue ketemu ma kalian lagi" ucap Gea malas melihat mereka.
"Lu ga ada berubah ubahnya ya gey" ucap Adit.
"Noh Adit suka ma lu tapi lu campakkan" ucap Bastian.
"Idih ogah gue ma Adit" ucap Gea songong.
"Songong amat lu gue juga dah ga mau kali ma lu" ucap Adit entah berbohong apa enggak.
"Bohong" sahut Nathan.
"Nathan?" tanya Gea.
"Napa?" tanya nya ketus.
Gea melirik ke Dini.
"Ga papa" jawabnya.
"Udah yuk ayo ke lapangan" ajak Dini.
"Iss gue belom kenalan ma cewe cewenya" ucap Gea narsis.
"Ya kan bisa sambil jalan" saran Dini.
"Lu asik juga ya" ucap Rina.
"Wess iya dong kalo ga asik mah gue udh di tinggalin ma Dini noh" ucap Gea, Dini melihat ke arahnya tajam.
"Aldog woi!!" teriak Gea, Aldo pun berbalik karna merasa ada yg memanggil namanya.
Aldo mengangkat alisnya satu tanda 'knp?'.
"Gapapa" ucap Gea senyum ke arahnya.
"Lu suka ma dia?" tanya Laras.
Sedari tadi Gio menguping pembicaraan mereka.
"Kalo lu suka bilang aja elah" bisik Nathan.
"Ih apasih" elak Gio
"Ga tau deh" jawabnya sambil tersenyum melihat kearah Aldo yg tengah pergi ke lapangan.
"Ekhem kalian ada nyium bau asap kebakar ga sih?" tanya Adit sambil melirik lirik ke Gio.
Gio menatap tajam ke arah Adit, yang membuat Adit tertawa terbahak bahak.
"Kek hangus gitu cok pfttt" ucap Farhan.
"Eh tapi diliat liat gantengan Aldo sih dari pada lu, ya lu kan jamed" bisik Ridho memanas manasin Gio tapi di dengar oleh bubuhan lakinya, yg membuat mereka tertawa seketika.
"Anjg kelen" ucap Gio dan mencepatkan jalannya.
"BWAHAHAHAHAH" tawa mereka.
Bubuhan cewenya merasa bingung knp para lelaki itu ketawa kayak orang gila.
__ADS_1
"Knp sih?" tanya Mala ke Wisnu yg masih tertawa.
"Ini urusan lelaki ya jgn kepo" ucap Ridho yg membuat jengkel Mala.
"Nyenyenye"
"Eh btw lu dah ada kelompok?" tanya Sinta ke Gea.
"Udah sih" jawab Gea.
"Yaaa padahal bagus kalo lu masuk di kelompok kita" ucap Sarah dan di angguki oleh mereka.
"Hehe lain kali deh" ucap Gea.
"Oh iya lu jurusan otkp ya?" tanya Lastri.
"Iya knp?"
"Gue ada temen disitu namanya Risa" ucap Lastri.
"Ohh dia temen sekelas gue tuh pinter anaknya" puji Gea.
"Yoi dulu dia juara kelas berturut-turut" ujar Lastri.
"Oh pantesss"
"Ya udah gue ke kelompok gue dulu ya byee see u" ucap Gea melambai.
"Nanti pulang ma gue!" pekik Dini dan di kasih jempol oleh Gea.
Mereka pun menyusun kelompok mereka masing masing.
"DEK BARIS YG BENER!!" teriak kakak Pramuka yg telah memakai perlengkapan yg lengkap.
"YANG BARU DI LAPANGAN CEPAT BIKIN BARISAN!!"
"Ga cape apa teriak Mulu?" ujar Sinta.
"Gue yg denger aja cape" lanjutnya lagi.
"Hooh sama gue juga cape denger lu ngomong trs" ucap Sarah, duo macan ini sejajar ternyata.
"Apa sih sok kenal" ucap Sinta.
"Dih sok asik" balas Sarah.
"Heh udah ga ush rebutin gue" ucap Farhan, ya karna TKJ baris di dekat anak perawat kelompok terakhir.
"Idihhh" ucap Sinta dan Sarah bersamaan.
"Anjg di roasting" ucap Farhan.
"Hhahhaa mampus Lo" timpal Ridho.
"DEK JANGAN RIBUT PRAMUKANYA SEBENTAR LAGI DI MULAI"
Mereka semua langsung diam tanpa adanya suara kunci jatoh dan deru nafas.
"Nah bagus jadi saya ga perlu teriak teriak"
Acara Pramuka pun dimulai dari jam 2 sampai jam setengah empat dengan letih lesu dan linu.
VISUAL 3
RIKO
Ganteng ga? ganteng banget dong pasti.
•
GIO
__ADS_1
YAMET KUDASI🥵
NEXT.