Masa Kelam Menuju Hidayah

Masa Kelam Menuju Hidayah
dilema


__ADS_3

dijalan sebelum sampai ke tempat kerja mereka di cegat oleh Robert yang memang menunggu disitu, begitu melihat rombongan cewek cewek remaja itu dia langsung membunyikan klakson dengan ribut.


'tiiiiin tiiin' suara klakson Robert membuat kaget mereka yang sedang seru mengobrol.


"heyyy... ada mobilnya Robert... mau apa dia pagi pagi gini? " kata Ega.


"kita samperin yuk" kata Titin sambil menarik tangan teman teman nya ke seberang jalan dimana mobil Robert berada, tampak Robert melambaikan tangan ke arah mereka lalu turun dari mobilnya.


"hay Robert, ngapain pagi pagi kesini? " tanya Titin.


"hay teman teman, apa kabar kalian? " katanya sambil menyalami satu persatu, terahir dia menyalami Ryan.


"apa kabar Ryan, kata Titin kamu sakit yaa? " tanya Robert.


"iya, kemarin aku sakit seminggu, makasih ya kirimannya, mamaku sukaa sekali" kata Ryan.


"iya sama sama... sekarang kamu udah baikkan? "


tanya Robert lagi.


"iya aku udah sembuh" jawab Ryan lagi.


"kok Ryan aja yang ditanyain...? " goda rina.


"huuuu " seru mereka serempak sambil tertawa,


"sst kalian juga kok... kita ngobrol sambil ngopi yuk... masih lama kan masuk nya" ajak Robert.


"masih setengah jam lagi kok, ayo kita ke warung dulu... mumpung ada yang traktir" kata Ega semangat.


"yeee asyik ayo kesana" rina tak kalah semangat.


tak jauh dari tempat kerja, ada sebuah warung yang menjual nasi dan goreng gorengan juga kopi serta berbagai macam minuman dingin.


tempat nya sangat nyaman berupa meja meja yang dikelilingi bangku plastik dan ada juga tempat lesehan hingga serasa di rumah.


bu Heni penjual nya sangat ramah dan sudah akrab dengan anak anak itu.


"pagii semua, mau pesan apa? " tanya bu Heni.


"susu coklat empat bu... , kamu mau apa Robert? " tanya Titin.


"aku kopi hitam aja bu" kata Robert.


"eehh, ini siapa, ganteng banget... kenalin dong" kata bu Heni bercanda.

__ADS_1


"ini teman kami bu, namanya Robert" kata Ega.


mereka menikmati susunya sambil mengobrol dengan Robert, tak lupa juga sambil merokok... Robert menyuruh mereka mengambil masing-masing sebungkus.


setelah menghabiskan susu dan rokok dua batang mereka pamit pada Robert karena waktu sudah hampir pukul delapan, waktunya untuk bekerja.


"makasih ya Robert... jangan kapok kami rampok yaaa"


kata Titin.


"makasih Robert... daaah sampai jumpa lagi yaa"


Ega berkata sambil melambaikan tangan.


sebenarnya Robert ingin mengajak mereka main lagi nanti malam, tapi Ryan menolak karena sudah janji sama ceu isah untuk mengajar ngaji.


Robert memaklumi dan mengundurkan nya menjadi minggu depan., Ryan tak janji juga sih cuma dia bilang "moga bisa yaa".


sebenarnya Ryan memikirkan Tandi, takutnya Tandi ngajak main juga kan bisa berabe nantinya.


" daaah Robert aku masuk dulu yaaa"kata Ryan.


Robert hanya membalas dengan tersenyum dan balik melambaikan tangan.


***


"gila nih si Ryan... dikejar sama boss" kata Ega.


"ssst, jangan keras keras, nanti pacarnya dengar! ".seru Titin.


" sayang lho dilewatkan... dia baik banget loh"rina menyahut.


"ah elo mah mikirin perut aja... "kata Ega sambil tertawa.


"dia ama temen temen nya itu... top dehhh"Titin yang bicara.


"top gimana...? "Ryan bertanya.


"ganteng - ganteng banget ... aku sampai terbayang bayang"jawab Titin lagi.


"dasar muka jelalatan ihh... ga bisa liat barang bagus dikit.. "kata Ega.


" pacar baru mau di kemanain..? "tanya Ryan.


"hahaha... " kompak mereka tertawa.

__ADS_1


Tiba-tiba Tandi masuk ke ruang itu.


"lagi ngomongin apaan sih... seru banget...? "


serentak mereka diam membuat Tandi kebingungan.


"kok diam sih... rahasia yaa" tanyanya


"ya udah... aku minjem Ryan yaaa... buat bantuin di ruang mesin..? " pintanya.


"ya udah sana sana.... " usir Titin.


"yee ngusir gitu sihh jealous yaaa... " Tandi menggoda.


"nggak.... udah sanaaa! " kata Titin galak.


"iya bosss" kata tandi sambil lari lagi ke tempat kerja nya.


Ryan mengikuti sambil dapat siutan dari teman teman yang lain.


"swiiit...... swiit"seru mereka riuh.


Ryan cuek aja... dia sudah biasa dengan candaan teman teman nya.


***


dengan segera dia masuk ke ruang mesin. setibanya didalam,Tiba-tiba aku ditarik dalam pelukan Tandi...


" sst... aku kangen kamu Ryan...! "katanya sambil memelukku dengan erat... tangannya menutup pintu dan menguncinya perlahan.


***


udah dulu ya guys ... jangan lupa like n vote nya


quotes today;


**pecaya hatimu dia tak pernah menghianati**


**jangan menggantungkan kebahagiaan pada orang lain**


**kamu lebih berharga dari mereka yang menghinamu**


**jangan terlalu dipikirkan... lakukan saja**


love you so😍😍

__ADS_1


__ADS_2