Masa Kelam Menuju Hidayah

Masa Kelam Menuju Hidayah
air terjun


__ADS_3

anak anak itu seperti mendapatkan kekuatan begitu kaki mereka menyentuh air dingin itu, seketika lelah jadi hilang.


segera saja Jack dan doni membuka baju mereka, dengan memakai celana pendek saja mereka menceburkan diri ke air .


mereka asik bermain air dan berenang berkejaran, sesekali menadahkan kepala ke air yang terjun deras itu.... segar sekali.


Jack dan doni asik berenang dan menggoda yang belum turun dengan mencipratkan air ke arah mereka


"hey cewek ayo dong turun kalian kan belum mandi "


seru mereka heboh.


Titin, Ega , rina dan Ryan segera mengikuti doni dan Jack, tapi mereka tak berenang hanya duduk di sungai yang banyak batunya dan menikmati arus air yang mengalir diantara batu.


Ryan duduk di atas batu besar dan mencelupkan kakinya ke air dingin itu, ahh segar sekali. lalu tangannya meraup air segar itu dan menyatukannya ke wajah.


"ayo Robert sini turun " teriaknya pada Robert yang sepertinya enggan untuk turun.


"enggak ah aku disini aja mau merokok.. " jawab Robert malas, lalu dia duduk si bangku agak jauh dari air.


"iiih kamu nggak seru ah" kata Ryan sambil mencipratkan air ke arah Robert.


ahirnya Robert tertarik juga, dua mulai melepaskan pakaian nya hingga bertelanjang dada dan memakai celana pendek saja, lalu dia berjalan ke arah Ryan yang mencipratkan air kepadanya tadi.


"awas ya tunggu pembalasanku... " ancamannya.


Ryan malah senang dan terus mencipratkan air kepada Robert.

__ADS_1


'byuuur', Robert melompat ke air yang agak dalam lalu berenang dengan cekatan menyusul Jack.


selama satu jam mereka bermain air hingga merasa puas.


setelah puas bermain air dan mengambil foto berlatar air terjun yang indah mereka mengganti pakaian lalu duduk di bangku bangku yang tersedia di tanah yang lebih tinggi sambil minum kopi dari penjual asongan yang ada di sekitar situ, mengumpulkan tenaga untuk naik kembali.


Titin, Ryan dan Ega duduk bersama sambil bercanda riang.


"eh si Rina kemana sih kok nggak keliatan? " tanya Ryan.


"masih berenang mungkin... " Jawab Ega sambil melihat berkeliling.


"dar! " tiba tiba Rina muncul dari belakang mengagetkan mereka.


"hayoo lagi ngomongin yaa" kata Rina.


"nah benar kan lagi ngomongin aku" kata Rina lagi.


"kamikan khawatir kamu tersesat" jawab Titin.


"sst, barusan aku ngintipin orang bule lagi pacaran" jawab Rina.


"hah... ga ada kerjaan amat sih" kata Ryan.


"seru loh akukan jarang liat orang bule pacaran, mereka disana di depan semua orang bebas aja pelukan, lima tontonan gratis hehe" Jawab Rina lagi.


"hah, mana aku mau liat doong" Ega berseru semangat.

__ADS_1


"ayo sini kita liat sama-sama" kata Rina lagi sambil menarik tangan teman teman nya.


memang di area wisata itu sering kedatangan turis turis asing dan karena kultur nya berbeda mereka amat mencolok disini.


turis asing bisa tiba-tiba berciuman di depan umum karena memang budayanya berbeda dengan kita.


"tuuh lihat... asyik kan? " tunjuk Rina pada sepasang turis asing.


"kita samperin yuuk" usul Ega.


"ih ngapain? " tanya Ryan.


"mau ngetes bahasa Inggris ku hahaha" jawab Ega sambil melangkah mendekati turis itu.


teman temannya yang lain penasaran dan mengikutinya.


"hallo how are you" kata Ega pada dua turis itu.


lalu dengan bahasa Inggris yang pas pasan Ega berusaha ngobrol dengan mereka.


ternyata mereka ramah juga, walaupun bahasa nya agak sulit di mengerti, ahirnya mereka berfoto bersama untuk kenangan.


***


masih wfh kah teman teman?


moga pandemi ini segera hilang dari muka bumi.

__ADS_1


just stay safe


__ADS_2