
Ryan pulang pukul satu siang , setiba nya dia dirumah langsung dicari nya mama Maria.
"maaaa.... mama... " teriak Ryan dengan riang.
dari kamar mamanya keluar lah mama sambil mengucek matanya dan menguap, rupanya mama sedang tidur siang dengan nyenyak dan tiba tiba di bangunkan oleh suara ribut Ryan.
"ada apa sih sayaang... kayak ada kebakaran sajaa"
tanya mama masih sambil menguap.
"hehehe... nggak kok maa...Ryan kira mama nggak tidur.. hehehe maaf tak maa" jawab Ryan sambil memeluk pinggang mama dengan manja.
"dasar kamu ini... " kata mama sambil memencet hidung Ryan dengan gemes!!
"aa... sakit maaa" teriak Ryan sambil tertawa.
"mama... gitu aja marah, nih mah aku habis gajian maa" kata Ryan sambil memberikan amplop gajian nya yang tidak seberapa itu.
mama tersenyum sambil menerima amplop itu dan menyimpan nya baik baik.
"terimakasih yaa Ryan... mama senang kamu mau ngasih gajimu ke mama, moga hidupmu penuh dengan kegembiraan" doa mamanya.
"oya, tadi sepupumu santi datang kesini" kata mama, baru teringat kedatangan santi tadi pagi.
"dia apa kabar aku kangen..mau apa dia ma.. kok nggak disuruh nungguin aku sih maa" kata Ryan.
__ADS_1
"iya tadinya dia mau nungguin kamu dia pengen ketemu kamu juga" jelas mama nya
lalu mama menceritakan ajakan santi untuk kerja di PT sandang jaya.. juga kemungkinan untuk Ryan dapat gaji yang lebih baik dari sekarang sehingga bisa dipakai untuk sekolah lagi.
"kamu boleh memilih kok Ryan jangan karena mama kamu pindah kerja.. nanti kalo kamu menyesal gimana.. "nasehat mama.
" iya ma akan Ryan pikirkan baik baik"Jawab Ryan.
dikamar Ryan melamun memikirkan kemungkinan yang akan terjadi ...
jiwa keingin tahuan nya menggeliat tapi di sisi lain dia tak ingin kehilangan masa masa indah bersama teman-teman masa kecilnya dan juga pacar barunya, sungguh dilema.
"ahh nanti aja dipikirkan.. sekarang aku akan berangkat sama temen temen dulu biar fresh".
setelah mandi sore Ryan minta ijin sama mama Maria untuk pergi jalan jalan dan kerumah temen dan ada kemungkinan untuk menginap.
"Ryan berangkat ya ma".kata Ryan setelah berdandan dan memakai pakaian yang modis, celana jeans warna blueblack dan kaos street warna pink di lapisi jaket jeans dan men cangklong tas ransel kecil warna biru pink, tak lupa sepatu kets ringan warna biru tua.
***
dirumah Titin ternyata sudah kumpul semua dan mereka berangkat setelah sebelumnya pamit sama mama Titin.
sementara itu di depan komplek perumahan dian sari sebuah mobil hitam terparkir sejak 30 menit yang lalu, pengemudinya duduk di samping mobil sambil mengeluhkan asap rokok ditemani sebotol minuman dingin, Robert sengaja datang lebih awal, dia tak ingin terlambat.
***
__ADS_1
karena Robert tidak membawa temannya membuat suasana dalam mobil terasa nyaman dan cukup ruang untuk mereka duduk dengan nyaman, Titin Ega dan rina duduk di kursi belakang menikmati pemandangan senja menjelang malam dari balik kaca mobil.
Ryan diminta oleh Robert untuk duduk di depan menemani dia menyetir karena ingin lebih banyak bercakap-cakap dengan Ryan, maka semakin lama mereka semakin akrab.
dari mulai hal yang remeh sampai hal hal pribadi mereka bicarakan sambil tertawa.
mobil terus melakukan menuju ke pinggiran kota bandung ke tempat peristirahatan yang sudah di booking oleh Robert harus untuk mereka.
***
masih stay safe ya teman ku.
menuju new normal.
jaga jarak.
masker.
sering cuci tangan.
jangan pegang mata mulut hidung.
bila perlu keluar, setelah pulang langsung mandi yaak.
moga semuanya cepat berlalu.
__ADS_1
love u all 😍