Masa Kelam Menuju Hidayah

Masa Kelam Menuju Hidayah
semangat


__ADS_3

happy Reading 😍


***


ckiiit... mobil pajero itu berhenti.


kemudian pemiliknya melongo kan kepala ke luar..


"hay... apa kabar kalian...? " sapa robert


Ega yang udah nyumpahin mobil yang seenaknya berhenti itu tiba-tiba berubah air muka nya jadi cerah begitu tau siapa yang muncul.


"hayy, Robert...!! " seru Ega heboh.


Robert turun dari mobilnya dan menghampiri para gadis , kemudian dia menyalami mereka satu persatu dengan wajah yang ceria karena senang.


sudah seminggu ini dia mencari cari mereka.


"kalian mau kemana...? " tanyanya.


"kami mau pulang... habis menengok Ryan..".jelas Ega.


" memang kenapa dia? "tanya Robert lagi.


Titin menceritakan semua yang terjadi, bahwa Ryan sakit setelah main dengan mereka tempo hari.


Robert sangat gelisah mendengar penjelasan Titin. dia merasa bersalah karena mungkin lebih karena dirinyalah ,Ryan bisa sakit.


" tapi tak usah khawatir, dia udah sembuh kok sekarang. " jelas Ega.


"hah... syukur lah". jawab Robert lega.


" apa kalian mau ikut aku, kita jalan jalan sebentar.. aku traktir makan dehhh.. "ajak Robert lagi.


" aku sih mau aja jalan jalan , tapi kita udah makan bakso tadi dirumah Ryan,.. gimana genk kita ikut..? " ajak Titin pada teman temannya.


"ayo lah mumpung masih sore... tapi jangan lama lama ya nanti dimarahin sama mama mama kita. "


kata Ega .


"iya aku mau aja" Rina ikut menyatakan pendapat nya."


maka jadilah sore itu mereka jalan jalan ke tempat anak muda biasa nongkrong , karena hari sabtu malam minggu memang biasanya sangat ramai.

__ADS_1


di sekitaran jalan arah menuju ke alun alun bandung banyak orang berjualan sehingga suasana ramai mereka berputar putar di pusat kota dan berhenti beberapa kali di tempat orang berjualan barang pernak-pernik yang menarik hasil karya kreatif bandung.


Robert menyuruh gadis gadis itu untuk memilih sesuka hati mereka dan membayar semua belanjaan mereka.


tentu saja gadis gadis itu kegirangan tapi mereka cukup tahu diri dan membeli masing-masing beberapa barang kecil saja yang harga nya tidak begitu mahal.


rina memilih kacamata hitam dan bando yang lucu, Ega membeli satu set perhiasan imitasi berwarna perak yang modis, sementara Titin membeli hiasan kamar berupa lampu kelap-kelip yang berputar, mereka senang sekali.


Robert memilih bunga mawar merah imitasi dengan pot yang besar dan menitipkan nya pada Titin untuk diberikan pada Ryan.


mobilnya Robert melaju ke arah tegallega, lalulintas sangat padat maklumlah malam minggu, dari lampu merah tegallega mobil Robert berbelok ke arah terminal leuwipanjang, disana banyak penjual oleh oleh khas bandung, seperti dodol, wajit, tempe goreng,,oncom dan yang jadi ikon bandung, tentu saja peuyeum gantung yang terkenal.


"kalian mau beli peuyeum nggak? " tanya Robert.


"mauuuu" seru yang ditanya kompak.


maka Robert meminggirkan mobilnya di salah satu kios penjual oleh oleh dan membeli peuyeum masing-masing sekeranjang, tak lupa buat Ryan juga.


dari leuwipanjang lanjut mereka meluncur ke arah komplek perumahan dian sari dimana dibelakang komplek tersebut adalah kampung tempat tinggal mereka.


setelah turun dari mobil ,Titin dan kawan-kawan mengucapkan terimakasih pada Robert, mereka merasa senang karena Robert sangat murah hati.


"sampai jumpa lagi ya,... jangan lupa sampaikan salamku pada Ryan" kata Robert sambil melambaikan tangan dan melajukan mobilnya perlahan meninggalkan komplek dian sari.


***


"wow... apa ini tin? " kata Ryan senang


"gini,... tadi sore waktu kita pulang dari sini, kita ketemu sama Robert didepan komplek.... "


"ooo... pantesan dari Robert, aku kira tadinya dari kamu... makanya aku heran.. "


"emang, kenapa gitu..? " tanya Titin.


"kamukan peliiiiit.... " kata Ryan sambil memeletkan lidahnya.


"oooh gitu yaaa,.... ya udah nggak jadi ah... aku bawa pulang lagi" kata Titin pura-pura marah.


"eeh enggak kok Titin baiik banget, duuuh gitu aja ngambek! " kata Ryan panik


lalu mereka berdua tertawa bersama, Ryan merasa senang karena ada yang perhatian padanya.


setelah berbincang sebentar Titin pamit, karena takut dimarahin mama nya.

__ADS_1


setelah Titin pulang, mama masuk ke kamar Ryan dan melihat bunga dan juga peuyeum yang di bawa Titin.


"waaah, baik banget teman kamu itu" kata mama


"bukan dari Titin, kok ma.. " kata Ryan.


"ooh... pasti dari penggemar kamu yaaa... siapa sih"


kata mama menggoda Ryan.


"apa sih mama, ini dari temen nya Ryan " kata Ryan sambil tersipu malu.


"ya udah sini, mama pajang di depan yaa, bunganya bagus banget" pintar mama.


"iya maa... bawa aja, sekalian nih peuyeum nya masa mau di taruh di kamar Ryan sih"


"iya, mama mau bikin peuyeum goreng ah"


"iya mah Ryan suka, apalagi dimakan nya sama teh panas... waah mantap"


"kamu udah sholat isya belum?" kata mama mengingatkan.


"belum ma, aku sholat dulu yaa.. habis itu aku mau bantu mama goreng peuyeum nya".


sehabis sholat, Ryan menghampiri mama didapur dan membantu nya, karena memang dia sudah terbiasa membantu mama di dapur.


***


selamat membaca teman teman jangan lupa like ,poin dan koin nyaa ,please dukung aku.. makasih🙏🙏


"setiap makhluk tercipta sudah lengkap sepaket dengan rezekinya, percayalah janji Allah takan meleset"


"pernah nggak lo ngasih uang sepuluh ribu ke orang, teruuus tiba-tiba kamu dapat dari orang lainnya seratus ribu..? "


"dikit amat lo ngasih Thor! "


"nilai nya cuma perumpamaan aja maemunaaah.. "


"iya deh... teruuus? "


"itulah berbisnis yang menguntungkan, yaitu bisnis sama Allah"


"mana dong sepuluh ribu nya? "

__ADS_1


"ilang deh mood gua... serraaaah lo aja ahh.. "


__ADS_2