
selama setengah jam mereka habiskan di ruangan wajib dikunjungi itu, dari mulai awal sampai akhir proses pengiriman pakaian jadi, disetiap divisi yang dikunjungi Ryan dapat stempel pada kertas yang diberikan oleh pak satpam tadi, tanda sudah mengunjungi tempat tempat itu, itu memang suatu syarat untuk nantinya bila dia akan menandatangani kontrak kerja setelah beres masa training nya.
sebenarnya waktunya masih sebulan lagi, tapi Ryan tak sabar untuk melihat lihat sekarang walaupun ini baru hari pertamanya bekerja di pabrik yang nonstop ini, ya pabrik ini memberlakukan kerja tiga shift sehingga tak pernah berhenti produksi.
"selanjutnya kita kemana san?" tanya Ryan lagi, walaupun lelah melihat lihat tapi semangat masih terlihat, dia memang sangat tertarik untuk mengenal perusahaan barunya tersebut.
"selanjutnya kita akan ke gedung koprasi karyawan dan mendaftarkan kamu disana" jawab santi.
"kalo kamu sudah jadi anggota koprasi, nanti setiap kamu gajian akan dipotong otomatis untuk simpanan koprasi, sama dengan menabung, kita bisa mengambil nya bila membutuhkan nanti, atau meminjam dari koprasi yang besarnya tiga kali simpanan kita, dan pembayarannya juga otomatis dipotong dari gaji kita" santi menjelaskan panjang lebar, Ryan manggut-manggut entah mengerti atau tidak.
dengan menggunakan sepeda mereka menyusuri gedung gedung menuju ke gedung paling ujung sebelah timur tempat gedung koprasi berada, berdampingan dengan klinik kesehatan dan juga kantor tempat aliansi aliansi perusahaan.
tak terasa waktu satu jam yang diberikan habis, Ryan dan santi segera mengayuh sepedanya menuju gerbang keluar utama dimana pos satpam pusat berada dan mengembalikan sepeda pada tempatnya.
"gimana turnya? apakah seru? " canda bapak satpam gendut berkumis yang ramah.
"seru banget pak" Jawab Ryan semangat.
"moga kamu betah disini ya... jangan lupa sering mampir ke pos satpam.. hehehe" kata pak satpam lagi dengan lucu.
__ADS_1
"hah, buat apa mampir pak? " tanya Ryan tak mengerti.
"ya siapa tau eneng mau ngasih sarapan buat bapak hahaha" canda pak satpam lagi.
"iya deh pakk... nggak janji yaaa" kata santi yang memang akrab sama pak satpam itu.
pukul empat sore mereka baru keluar dari area pabrik, diluar pintu gerbang banyak para penjual menjajakan dagangannya, mereka berjajar di sepanjang jalan, ramai banget suasana nya seperti di pasar kaget, ada penjual makanan, sayuran, buah-buahan , pakaian.. pokoknya lengkap... belum lagi kios kios permanen yang berjualan nasi, ataupun mie bakso.
Ryan tak jemu jemu melihat lihat barang dagangan para penjual itu, dia merasa sedang berjalan jalan saja.. padahal dia baru pulang bekerja.
"San, apakah setiap hari seperti ini keramaian disini? " tanya Ryan sambil melihat penjual sepatu.
"hah, bisa lebih ramai lagi?, aku tak sabar pengen cepet gajian deh" kata Ryan gemas.
"hahaha... kamu ini, baru aja satu hari kerja disini" kata santi sambil nyengir melihat Ryan ,yang seperti orang dari desa ,baru datang ke kota, dan terkagum-kagum melihat keramaian kota.
"kapan kita gajian san?" tanya Ryan lagi tetap penasaran, karena ingin cepat melihat seberapa ramainya tempat itu.
"masih lama.. kita gajian dua minggu sekali setiap hari sabtu" jelas santi sabar.
__ADS_1
"hah masih lama dong... aku kira seminggu sekali seperti di tempat kerja lamaku" kata Ryan kecewa.
"sabar ya, pokoknya yang penting kamu betah saja dulu disini, nanti juga gajian datang sendiri" kata santi sok bijak.
"ayo aku traktir makan bakso aja biar kamu tak kecewa" kata santi lagi.
"yee.. asiiik, ayo kesitu yuk" kata Ryan yang seketika hilang sedih nya, sambil menunjuk sebuah kios yang menjual bakso bertuliskan BAKSO RUDAL yang menarik selera untuk dikunjungi.
"dasaaaar.... " santi berkata dengan geregetan.
***
🌹bersyukur atas nafas yang masih terhembus 🌹
🌹bantu sesama semampu kita 🌹
🌹tak akan jatuh miskin orang yang bersedekah 🌹
#staysafe
__ADS_1