Masa Kelam Menuju Hidayah

Masa Kelam Menuju Hidayah
ramai


__ADS_3

setelah mendapatkan ijin bapak tua penjaga villa barulah Robert mengabari teman teman nya dan memberikan lokasinya, satu jam kemudian mereka sampai.


"huff,.. ahirnya sampai juga kita.. "seru Doni lega, setelah menempuh perjalanan yang lumayan ngeri juga karena malam telah larut dan kondisi gelap di sepanjang jalan yang menanjak dan kadang melewati jurang, untunglah mobilnya dilengkapi dengan lampu kabut.


mobil Taft hijau itu meluncur masuk ke halaman villa disambut oleh Robert yang memakai pakaian santainya yaitu kaos oblong dan celana kolor dengan sebuah sarung melilit di bahunya, senyumnya mengembang sempurna ketika melihat teman teman nya telah sampai dengan selamat.


"hahaha... sampai juga kalian... gimana di jalan... dicegat Kuntilanak tidak? " katanya sambil ketawa.


"yaaah begitulah... ada banyak yang kami temui.. nih salah satunya ikut.. katanya mau ketemu kamu.. hihihi... " ujar Jack asal.


"oooh iya... ayo sini yuk ikut saya... " Robert berkata sambil menggandeng udara kosong dan melangkah masuk ke villa.


"hahaha... dasar gangguan! "kata Doni geli.


teman teman nya tertawa terpingkal pingkal dan berjalan mengikuti Robert yang pura-pura berjalan bergandengan dengan makhluk tak kasat mata.


setelah masuk ke dalam villa mereka langsung keruang tengah dimana para cewek sedang menata makanan di daun pisang yang digelar di lantai memanjang diatasnya ditaruh nasi liwet yang masih mengepul dan lauk pauknya, ada ayam bakar, tempe goreng, oseng kangkung, goreng jengkol juga sambal tomat yang di goreng, sungguh menggugah selera.

__ADS_1


"hallo cewek-cewek... teganya kalian main gak ngajak ngajak kami.. "


"maaf deh... kita lupa ,.. yah teman teman? " jawab Ega sambil melirik yang lain.


teman teman nya meng iyakan.


"tadinya kami takut kalian sibuk... " jawab rina.


"padahal sebenarnya kita takut kalian menghabiskan makanan hihihi"kata Ryan sambil tertawa.


" huuh dasar, kan jadinya kami menyusul jam segini, mana gelap lagi, sport jantung tau...! "kata Doni sambil merenggut.


karena memang sudah pada lapar semuanya dan juga makanannya sudah siap semua maka langsung saja mereka duduk melingkari daun pisang yang sudah disiapkan dan mulai makan sambil bercerita seru tentang hal hal receh yang kadang mengundang gelak tawa.


sekitar setengah jam kemudian mereka telah selesai makan, anak anak cewek membereskan sisa sisa makanan nya, dan bersantai sambil menonton TV dan merokok.


Robert yang kekenyangan tampak bersandar di sofa sambil mengelus ngelus perutnya dan terkantuk-kantuk.

__ADS_1


Doni iseng mem vidionya diam diam.


" huaah aku udah ngantuk nih tidur yuuk...? "kata Ryan sambil tak hentinya menguap.


" ya udah, sana kamu tidur duluan dehh... "rina berkata.


" iya... nanti aku nyusul dehh aku juga udah ngantuk tapi masih pengen ngabisin ini dulu... "kata Titin sambil mengacungkan sebatang rokok ditangannya yang sudah habis separuh.


Ryan berjalan ke kamarnya berniat hendak tidur duluan karena lelah dan sangat mengantuk, ketika dia membuka pintu kamar di atas tempat tidur, tampaklah sebuah kotak kecil dengan kertas disamping nya, "spesial for you, my Ryan", dengan sebuah tanda hati kecil disana.


'dasar kurang kerjaan', pikir Ryan, tak tertarik sama sekali, lalu ditaruh nya barang itu di laci dan merebahkan tubuh lelahnya itu, tak lama di langsung terlelap.


***


**maaf ya kalau saya agak lama up nya🙏


moga kalian semua sehat selalu.

__ADS_1


jangan lupa bahagia 🌹**


__ADS_2