Masa Kelam Menuju Hidayah

Masa Kelam Menuju Hidayah
masa kecil yang indah


__ADS_3

jangan lupa bahagia πŸ€“


****


angin semilir bertiupan disela rambutku yang tipis, helai rumput bergoyang seakan ikut bermain bersama serombongan anak kecil yang riang gembira.


umurku enam waktu itu, dengan semangat aku bermain bersama teman-teman sebaya, kami tengah bermain cari penjahat dan polisi.


diantara pohon jagung yang sudah dipanen pemiliknya, kami berlarian dengan berteriak, masing-masing membawa pistol mainan dari tulang daun pohon pisang.


kami berlarian dengan gembira, bagai nyanyian malaikat ditengah kebun jagung, sambil menyibak daun jagung yang rimbun kami berlarian menghindari kejaran polisi.


"dor dor dor... berhenti kalian penjahaaat", teriak Egi yang lagi berperan sebagai polisi, sambil tertawa tawa dia menangkapi penjahat satu persatu.


sekarang dia berlari ke arahku,


"kena, kamu ri", kata Egi sambil menodong kan senjatanya kepadaku.


aku tak mau kena, dengan ngotot aku berkelit dan langsung melarikan diri, sambil menjulurkan lidah, mengejek sang polisi.


karena terlalu senang, aku tak melihat ada pohon jagung yang telah dipotong di depan ku, dan..... " bruuuk" , tanpa ampun akupun terjatuh dengan keras.


"huaaa, sakiiit" aku terjatuh dengan posisi loncat kodok, hingga lututku lecet dan berdarah.


"aduh rian, kamu ini memang ceroboh! " omel Egi.


teman yang lain langsung mengerubungiku


"habis,kamu mengejarku" kataku tak Terima.


"Jamal, tolong kamu petik daun babadotan"


" siap komandan " kata jamal, dikebun memang banyak tanaman yang bisa dipakai untuk obat.,


tak berapa lama segenggam daun babadotan sudah dapat Jamal, sedang Titin memberikan air minum kepada ku, aku meminum nya sedikit, membuat ku lebih tenang.


Egi mengambil batu sebesar genggaman nya dan mulai menggerus daun yang telah dicuci pakai air minum Titin.


setelah halus dia tempelkan di lututku yang luka.

__ADS_1


mataku berbinar menahan perih, aku memperhatikan Egi yang melakukan semua dengan telaten, hatiku langsung berdesir.


ops, umurku baru enam waktu itu, dan aku sudah merasa suka sama lawan jenis, dan Egi membuat ku jatuh cinta lagi, cinta pertama ku adalah papaku,


dengan dibantu Egi dan satu teman lain, aku pulang sambil terpincang-pincang, lututku masih perih.


bubar..., begitulah bila ada yang menangis. permainan otomatis akan terhenti, dan semua anak pulang kerumah masing masing.


sampai dirumah, aku langsung mencari mama,


"maaa,hik.. hik.. ", sambil menangis aku memanggil mama.


" ya ampuun, kamu kenapa riaaan?"kata mama ku yang tergolong gopoh datang dari dapur, dia sedang memasak, ketika aku berteriak memanggil nya.


Egi yang mengantarku menceritakan yang terjadi


"rian jatuh bu, Egi sudah mengobati pakai daun babadotan tadi".


" dasar kamu cengeng, jatuh gitu aja nangis... "kata mama kesal, karena aktivitas nya terganggu. mama berbicara kepada Egi" makasih ya gi, udah sana kamu pulang"..."iya bu, Egi pamit ya bu, tolong jangan marahin rian bu, Egi yang salah, tadi Egi mau nangkep rian ".


"iya.. iya..., kamu ini kaya pacarnya rian aja, hahaha" dengan geli sendiri melihat kelakuan anak kecil itu mama terkekeh, lalu berpaling kepada ku, "ayo kamu segera mandi, sebentar lagi mau magrib".


***


malam nya aku tak bisa tidur, terbayang bayang terus kelakuan egi yang sedang mengobati ku...


di usia semuda aku, aku udah merasa seperti orang dewasa, yaitu merasakan suka dengan lelaki. dan tiap merasakan hal seperti itu ,aku sering memeluk guling sambil membayangkan, seperti wanita dewasa, sampai ba**h bagian bawah ku.


ya.... di usia enam aku sudah bermast*rb*si, waktu itu aku merasa wajar saja, ku anggap semua anak perempuan sama seperti aku, dan aku tak pernah menceritakan pada siapapun.


ketika sekolah aku sangat pemalu, di kelas aku sering mencuri pandang murid laki laki, yang menurutku menarik, untuk bahan imajinasi ku malam harinya...


hanya curi curi pandang saja, tapi ketika mata bertemu rasanya luar biasa, hahaha... aneh ngga?


padahal anak yang dipandang biasa biasa aja, hihihi


dan aneh nya, tiap hari incaran ku berbeda beda... aku gampang pindah ke lain anak,.... sssst cuma curi curi pandang saja, entah anak lain gimana, yang jelas aku begitu...


aku sering jatuh cinta pada siapa saja yang jadi km di kelas... walaupun wajah nya nggak tampan, tapi kalau dia jadi km, tiba tiba dia jadi ganteng aja dimataku.. dan dia lah korban ku selanjutnya.

__ADS_1


nilai nilai ku pas pasan bahkan di kelas satu sampai lima aku termasuk murid dengan nilai paling ahir, karena di kelas enam ada murid laki-laki incaran yang pandai, mulai lah aku mengejar pelajaran, dan hasilnya nilai EBTANAS ku nomor dua... ternyata motivasi yang kurang baik bisa berefek baik juga., hahaha.


dengan nilai yang baik itulah, aku berhasil masuk SMP negri... yang waktu itu sangat bergengsi.


di SMP aku sering ngga masuk karena sakit sakitan, nilai ku merosot lagi, dan di hari hari yang tenang, kembali aku mempraktekkan hobi aneh ku .. , cuma sebatas memandang, padahal teman teman ku yang lain, sudah mulai berpacaran, aku sangat pemalu dan tidak berani berpacaran.


nilai akademis ku tak terlalu baik, tapi aku berhasil lulus.


****


setelah aku menyelesaikan smpku , aku tak melanjutkan sekolah, dijaman itu jarang orang tua yang menyekolahkan anaknya, bahkan teman teman ku sekampung paling tinggi hanya lulus SD saja,


titin temanku bahkan cuma sampai Kelas tiga SD, selepas sekolah, dia langsung bekerja di perumahan yang dijadikan pabrik dengan upah yang tidak seberapa.


aku ikut dengan Titin bekerja di tempat kerja nya, aku senang sekali kerja di situ, karena banyak pegawai yang ganteng ganteng, jiwa centil ku meronta.


setelah bekerja, aku kembali merasa punya teman, karena waktu SMP aku terjauh kan dengan mereka, cs cs ku di masa kecil, karena jarang ketemu, aku sekolah, mereka kerja.


kini kami bersama sepanjang waktu,


***


notes:


jangan tegang bacanya ya ini cuma cerita yang terbawa angin dan sampai di otak author yang rada ngeres, hahaha


mon maap bila banyak typo n cerita yang ga ngalir.


menulis lebih susah dari rebahan ternyata...


walau rebah rebah juga, hihihi.


stay safe guys


moga kita dilindungi dari virus-virus jahat😈


hormati orang tua, coba rubah sudut pandang mu


biar bisa sampai maksud yang selalu baik dari mereka,....... ingat "selalu baik!!! "

__ADS_1


jangan lupa bahagia 😍😍😍


__ADS_2