Masa Laluku Denganmu

Masa Laluku Denganmu
Kerja Sama


__ADS_3

Happy Reading❤❤


"Sekretaris Shen, apakah dokumen yang saya butuhkan sudah siap?" tanya pria di belakang meja yang sibuk menyesap kopinya


Vyvy : "Belum!"


Vyvy Shen menjawab dengan tenang,


Joomi : "Thomas, sekretaris Shen pandai membuat teh!"


Joomi berkata beberapa saat kemudian sambil menduduki sofa di dekatnya.


Thomas : "Tutup mulutmu!"


dia menghentikan kata-kata Joomi dengan dingin


Joomi : "Yah.....😧!"


Dia mengangkat bahu dengan tidak tahu malu


Wajah tampan Joomi seperti seorang model tampak tak memperdulikan sikap dingin Thomas, sahabatnya. Secepat kilat Joomi mengangkat bibirnya lalu nyengir.


Joomi : "Ah Sekretaris Shen, apa yang kau lakukan jika kehilangan pekerjaanmu di perusahaan ini?"


Dia berkata dengan tenang mencoba memprovokasi Thomas,


Vyvy : "Maaf, Tuan! Saya akan segera melakukannya ... "


Vyvy Shen menundukkan kepalanya.


Vyvy : "Saya baru saja mendapatkan dokumen itu lima belas menit yang lalu! "


Thomas : "Yang aku inginkan adalah dokumen yang diterjemahkan, bukan alasanmu Sekretaris Shen!"


Suara yang tajam dan dingin tiba-tiba muncul, menegaskan dengan penuh kata-katanya dan matanya yang menatap tajam.


Vyvy : "Ya!"


Tubuh Vyvy Shen bergetar dengan hebat dan tangannya tanpa sadar mencengkeram nampan.


Thomas : "Lakukan dengan cepat! Aku ingin dokumen itu!"


Thomas tiba-tiba berdiri, setelan hitam menyoroti fisik dan kaki ramping yang kuat dengan ekspresi apatis memenuhi wajah dengan bangga-nya dan tak terkendali. Publisitasnya, kesombongannya, dan sikap dingin akan membuat para wanita menggilainya.


Thomas : "Sepuluh menit kemudian, jika kau belum selesai menerjemahkannya maka berkemas dan pergi! "


Vyvy : "Saya ..."


Vyvy Shen mengertakkan giginya menandakan dia frustrasi.


Vyvy : "Ya!"


Dia pergi keluar dengan terburu-buru


Joomi : "Kau terlalu keras padanya Thomas. Sudah jelas bahwa seseorang mengerjai dia! Aku melihatnya dengan kedua mataku."


Joomi : "Dia mendapatkan dokumen itu 15 menit yang lalu, dan kau memintanya untuk menerjemahkannya dalam waktu 10 menit. Bagaimana itu mungkin? Kau menjadi orang yang tidak berperasaan!"


Thomas : "Yang aku inginkan adalah sekretaris yang berkualitas. Aku tidak akan mempekerjakan mereka yang tidak kompeten. Aku juga tidak menerima alasan untuk tidak melakukan pekerjaan dengan baik? Perusahaanku bukanlah amal. Apakah kau mengerti?"


Thomas mengatakan dengan dingin.


Joomi : "Kopi dan teh yang dibuat sekretaris Shen benar-benar enak untuk diminum. Karena kau mengatakan bahwa kau menyuruhnya berkemas jika dia tidak bisa menerjemahkan dokumen dalam waktu 10 menit, maka aku akan mempekerjakannya sebagai sekretarisku!"


Joomi mengedipkan sebelah matanya,


Thomas : "Apa yang kau katakan?"


Joomi : "Bersenang-senang dan biarkan dia melayaniku!"


Joomi : "Waktu sepuluh menit dan dia pasti tidak bisa menerjemahkannya. Percayalah!" katanya lagi


Thomas : "Jika hanya untuk sekedar bersenang-senang, maka carilah wanita lain, tapi jangan dia!"

__ADS_1


.


.


.


Vyvy : "CEO ini dokumen Anda!"


Vyvy Shen memegang dokumen yang baru dicetak dan dia menyerahkannya ke Thomas


Terkejut, Joomi hampir meneteskan air liurnya karena dia tidak percaya Vyvy akan berhasil dalam waktu singkat


Joomi : "Sekretaris Shen, kau yang menerjemahkannya?"


Vyvy Shen mengangguk dengan wajah yang tenang namun agak sedikit kusam.


Joomi menatap wanita tersebut. Dia sangat kagum dengan kebijakkan dan kekompetenan Vyvy Shen. Dia tidak pernah melihat wanita semacam itu sebelumnya.


Mata tajam Thomas menyipit, tapi dia tidak mengucapkan sepatah kata-pun. Dia mengambil dokumen itu, melihatnya dan berjalan menuju ruang pertemuan


Joomi : "Vyvy, kau luar biasa..... 👍"


Joomi mengacungkan jempol kepada Vyvy sambil mengikuti Thomas menuju ruang pertemuan.


Vyvh Shen menarik napas. Untungnya ketika Thomas dan Amelia sedang dalam perjalanan bisnis, dia melihat dokumen-dokumen itu terlebih dahulu dan dia mencoba menerjemahkannya dan menyimpan file ke dalam komputernya. Hanya beberapa menit dia mengingat file yang tersimpan dan dia mencetaknya segera. Dia diselamatkan kali ini dari pembuatan-pembuatan Amelia.


"Vyvy, kapan kau menerjemahkannya?" mereka mulai bergosip


Vyvy : "Minggu lalu aku melihatnya, jadi aku mencoba menerjemahkannya kemudian kusimpan. Ketika Nn. Amelia menyuruhku menerjemahkan dokumen dalam waktu singkat aku dengan tenang memeriksa komputerku dan file-nya masih di sana."


"Wow! Rencanakan Nn. Amelia yang jahat tidak berhasil. Dia harus kaget kali ini!"


para penggosip langsung pergi setelah menyelesaikan gosipannya


Nn. Amelia datang lagi, wajahnya mengelap.


Amelia : "Vyvy Shen, karena kau menerjemahkannya sebelumnya, kenapa kau mengatakan bahwa kau belum menerjemahkannya? Hoho......😏 menyenangkan bermain denganku, bukan?"


Vyvy : "Nn. Amelia, maaf saya tidak tahu bahwa dokumen-dokumen itu adalah file yang saya diterjemahkan sebelumnya!" kata Vyvy dengan tenang.


Vyvy : "Ya!"


Vyvy Shen berdiri dan berjalan menuju ruang konferensi.


.


.


.


Vyvy : "CEO!"


dia berdiri di samping Thomas Oderron dan bertanya dengan rendah hati.


Vyvy : "Apakah Anda mencari saya?"


Thomas : "Duduk!"


Dia tidak menatap Vyvy


"Itu tidak benar! Kapan seorang sekretaris baru memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam pertemuan dengan klien kami?"


kata seseorang di antara para direktur di dalam ruangan.


Thomas : "Kalau aku memintamu untuk duduk, maka kau duduklah sekarang! Tidak ada yang bisa mengubah keputusanku."


Thomas tampak dingin pada orang yang mengatai Vyvy, lalu dia memberi isyarat kepada Vyvy untuk duduk di sampingnya.


Joomi : "Duduk saja Nn. Shen!"


Joomi bertindak seperti seorang pengawal yang menarikkan kursi untuk Vyvy.


Vyvy : "Terima kasih, tuan!"

__ADS_1


Dia berkata dan menatapnya dengan senyum cantiknya


Thomas : "Jangan menyebutkannya, Nn. Chen."


Joomi diam-diam memperhatiankan Thomas Oderron dengan heran, temannya selalu punya mood yang berubah-ubah. Kali ini Thomas sangat marah padanya. Joomi berpikir itu menyenangkan karena dapat melakukan tindakan seperti ini.


Vyvy Shen menunduk dan duduk di samping Thomas dengan tenang. Kemudian Nn. Amelia memasuki ruang konferensi dengan dua orang dari luar perusahaan yang datang untuk rapat. Ketika Amelia melihat Vyvy Shen, dia menunjukkan sedikit kecemburuan.


Thomas : "Jangan bangga dengan persiapanmu!"


suara dingin mengalir seperti baskom air dingin, Vyvy Shen tidak mengerti apa yang dikatakan CEO. Dia juga menangkap tatapan membunuh Nn. Amelia padanya.


Joomi : "Thomas! Jika dia tidak menyiapkan dokumen sebelumnya, mungkin dia telah dirugikan oleh seseorang yang menjebaknya. Jadi aku benar-benar mengagumi Sekretaris Shen karena melakukan pekerjaannya dengan baik. Vyvy benar-kan? Bisakah aku memanggilmu dengan namamu? Akan terlalu formal jika memanggilmu dengan nama keluargamu."


Joomi tersenyum dan menatapnya dengan sengaja


Vyvy : "Manajer Joomi, itu terserah Anda!"


Vyvy tidak bisa mengatakan apa-apa karena Joomi berada di posisi yang lebih tinggi sementara statusnya hanya seorang sekretaris yang mengikuti perintah CEO.


Joomi : "Vyvy, jadi aku akan memanggilmu seperti itu. Aku beri tahu padamu untuk berhati-hati saat mempercayai orang-orang di sekitarmu." kata Joomi yang memberinya peringatan, sementara Nn. Amelia terus diam.


Mata Thomas Oderron yang tajam seperti pisau melihat ke arah mereka. Vyvy menarik nafas dalam dan hanya mengangguk kepalanya. Jadi pertemuan dimulai.


Versace adalah salah satu perusahaan yang berfokus pada merek fashion atas. Perancang perusahaan adalah semua kelas dunia. Filosofi desain mereka adalah garis depan merek fashion, dan Versace telah membuat gelombang di dunia fashion.


Seorang wanita dengan usia 30 tahun datang dengan asisten laki-lakinya. Wanita itu memiliki rambut pendek yang tangkas, riasan ringan, mata tajam membahas sesuatu.


Itu dia ..... Stefani Sofia. Perancang busana terkenal internasional, tidak heran dia begitu cerewet, ternyata dia juga menjadi perancang busana Versace.


Thomas : "Nn. Stefani, semua hal tentang Versace akan ditangani oleh Sekretaris Shen dan dia yang akan bertanggung jawab atas proyek ini."


Stefani : "Sekretaris Shen?"


Stefani Sofia tercengang dan melirik Vyvy Shen. Bahkan Vyvy dan Joomi juga terkejut, tidak mengerti apa sebenarnya yang dikatakan Thomas Oderron.


Stefani : "CEO Oderron, jika saya tidak salah dengar, Anda akan mengirimi saya seorang karyawan baru..... menurut saya, itu tidak sesuai."


Direksi yang berada di ruangan yang sama mulai menjadi bising berbicara tentang keputusan instan CEO dengan menatap keraguan.


Thomas : "Dia memiliki kemampuan!"


Thomas Oderron mengangkat kepalanya dan melihat Stefani Sofia yang saat ini juga ragu.


Thomas : "Nn. Stefani, Apakah Anda meragukan pendapat saya?"


Stefani : "Baiklah.... Saya akan percaya dengan Anda Tn. Oderron."


Stefani : "Nn. Shen, inilah artikel tentang pakaian yang baru dirilis. Saya harap Nn. Shen dapat memahaminya!"


Stefani Sofia mengeluarkan gambar dari foldernya dan memberikannya ke Vyvy Shen.


Hampir semua orang tahu bahwa itu adalah desain pakaian Stefani Sofia yang baru untuk tahun ini. Vyvy Shen bukanlah penggemar fashion, tapi dia pernah melihat sebuah konferensi tentang gaun ini. Sayang sekali tidak ada yang tahu bahwa gaun itu rusak. Pada hari diluncurkannya gaun itu dia bermain dengan Shendy di mal dan melalui layar lebar, berita tentang hal itu menyebar seperti api..... rancangnya indah tapi rusak.


Vyvy : "Ini adalah barang yang rusak. Berita tentang ini beredar di antara industri fashion."


Vyvy mengatakannya dengan tegas.


Stefani : "...........!"


Stefani Sofia terkejut, melihat Vyvy.... dia tahu wanita itu benar-benar kompeten. Vyvy memiliki visi unik dan tingkat profesional untuk berbicara berani dengan pendapatnya. Tidak hanya Stefani yang terkejut saat itu, semua orang di dalam ruangan tidak dapat percaya Vyvy dapat dengan mudah membenarkan gambar yang diberikan kepadanya.


Thomas merasa sedikit linglung, dia tidak mengharapkan Vyvy benar-benar memiliki tingkat profesional semacam itu.Tujuannya semula adalah untuk menguji kemampuan wanita ini.


Joomi sejenak berpikir, bukankah Vyvy berasal dari keluaga yang tidak mampu? Dia melihat CV Vyvy di hari wawancaranya. Bagaimana bisa seorang wanita konservatif seperti dia tahu hal-hal di dunia fashion. Sejenak dia berpikir wanita itu benar-benar luar biasa.


Stefani : "CEO Oderron, saya setuju untuk bekerja sama dengan Nn. Shen!"


Vyvy Shen terkejut dan tersenyum padanya. Tidak heran bahwa Stefani Sofia adalah seorang desainer Versace yang tidak peduli bahwa orang lain yang mencacat pekerjaannya. Karena lebih banyak orang yang lebih mengagumi pekerjaan Stefani Sofia. Dia tidak memiliki kesombongan dan tetap profesional.


*


*

__ADS_1


*


Jangan lupa like and coment yaa biar author semangat nulisnya. Maaf apabila ada kesalahan penulisan di novel ini 😄❤❤❤


__ADS_2