
Happy Reading❤❤
Tiba-tiba ada suara lirih di belakang Vyvy. "Jangan makan mie instan di masa depan!"
Vyvy ketakutan dan jantungnya hampir melompat keluar dari dadanya setelah melihat wajah orang yang memanggilnya tersebut.
"C ..... CEO." kata Vyvy
Setelah kejadian kemarin malam, mereka merasa lebih canggung ketika bertemu satu sama lain. Ralat, lebih tepatnya, hanya Vyvy Shen saja yang merasa canggung, dan Thomas tampaknya tidak berekspresi sama sekali. Thomas menerimanya begitu saja. Persis seperti saat ini, dia menatap Vyvy dan berdiri satu meter dari meja Vyvy. Hal itu membuat wajah Vyvy Shen memerah pada saat ini.
"Jangan pernah bilang padaku bahwa kau minta izin cuti hari ini karena kejadian kemarin malam." melihat wajah Vyvy memerah, Thomas bertanya dengan dingin, melangkah semakin dekat padanya.
Wajah Vyvy Shen semakin memerah ketika mendengar hal itu.
Dalam sekejap, secercah cahaya menyelinap masuk kedalaman pikiran Thomas, dia menyipitkan matanya dan membuka mulutnya dengan sedikit ketidakpastian. "Apa benar karena kejadian semalam?"
"Ya." Vyvy Shen tidak menyangkalnya. "Tuan, tolong jangan menggodaku lagi, oke? Aku masih harus hidup, aku tidak ingin mati di Oderron Corp!”
"Kenapa? Apakah aku membuatmu takut Sekretaris Shen?" sosok tinggi mendekatinya, Thomas memandang Vyvy dengan pandangan tajam pada wajah Vyvy Shen yang memerah.
"CEO Oderron, kau memiliki banyak wanita, tapi kenapa kau masih terus menggodaku? Aku tidak cantik, tidak punya bakat, aku tidak punya apa-apa, jadi tolong jangan menggodaku lagi, oke? Dan perlu aku ingatkan lagi bahwa seorang Vyvy Shen tidak akan melakukan apa pun yang melanggar garis bawah moral." Vyvy berkata.
Setelah berbicara, Vyvy duduk dan mulai makan mie-nya lagi.
__ADS_1
Thomas tiba-tiba merasa lucu dan dia sepertinya mengerti apa yang dipikirkan wanita itu. Wanita kecil ini benar-benar tidak menyadari betapa cantiknya dia saat terlepas dari pakaiannya yang sederhana. Kemudian Thomas dengan cepat membalikkan kepalanya agar Vyvy tidak melihat ekspresi Thomas saat ini, tetapi senyum yang tak terkendali masih menunjukkan wajahnya yang dingin. Thomas batuk dua kali untuk menutupi perubahan emosinya yang tiba-tiba. Lalu dia berjalan menuju ruang CEO.
Entah datang sejak dari kapan, Joomi mulai menampakkan batang hidungnya.
“Vy, aku tidak melihatmu pagi ini, kemana kau pergi?" Joomi berjalan ke arah Vyvy. "Hei, kau makan mie gelas?"
"Manajer Joo" Vyvy Shen menyapa dengan suara sopan dan menundukkan kepalanya untuk menutupi bibir merahnya yang bengkak.
"Tidak heran kau sangat kurus, mie gelas itu tidak sehat. Jadi jangan di makan lagi!"
Vyvy Shen merasa sedikit malu dan sedikit tersipu. “Karena aku terlambat hari ini, jadi ... ”
"Terlambat … hari ini?" Joomi datang mendekati Vyvy, menepuk bahunya yang kurus, lalu meraihnya dan berbicara pada Vyvy. "Kalau begitu ayo kita cari makanan yang sehat! Aku akan mentraktirmu, oke?"
Pada saat yang bersamaan, Vyvy dan Joomi dan melihat bahwa Thomas Oderron berdiri di pintu kantor.
Ketika Thomas melihat tangan Joomi yang berada di bahu Vyvy Shen, wajahnya mengelap. Dia kemudian berbalik dan pergi dengan menampilkan wajah seperti suami yang sedang cemburu.
"Thom … bolehkah aku meminta Sekretaris Shen untuk menemaniku?" Joomi tidak marah karena Thomas tiba-tiba mengirimnya untuk perjalanan bisnis, tapi dia mengatakan bahwa dia bersedia pergi. "Sekretaris Shen, bagaimana jika aku mengajakmu melakukan perjalanan bisnis?”
Ketika Joomi mengajukan pertanyaan seperti itu, Vyvy Shen merasa bahwa mata Thomas menatapnya dengan tajam.
"Manajer Joo, kau tampaknya sangat sibuk, aku tidak akan mengganggumu. Karena kau akan melakukan perjalanan bisnis, kau harus pergi dan bersiap-siap sekarang!" setelah mengatakan itu, Vyvy duduk dan memakan sisa mie gelasnya.
__ADS_1
Vyvy tampak bersemangat untuk mengusir Joomi, dan hal itu membuat Joomi sedikit menggangkat alisnya dan kemudian dia membuat keputusan yang juga mengejutkan dirinya sendiri.
"CEO, tidak ada asisten yang sebagus Sekretaris Shen, dan aku tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lancar tanpa Sekretaris Shen.”
Hahh … Apa yang terjadi?
Kapan Vyvy Shen menjadi begitu penting di matanya?
Vyvy Shen menatap Manajer Joomi dengan begitu takjub. Manajer Joomi, seorang pria ganteng juga suka menggodanya. Apakah karena Vyvy memiliki keberuntungan cinta baru-baru ini?
Dan mata Thomas menatap Vyvy sejenak, membiarkan Vyvy merasa takut padanya.
*
*
*
*
*
Kuucapkan makasih buat kalian yang sudah mau mampir di cerita aku ini. Terima kasih juga buat yang udah mau like and coment. Dan juga mohon dukungannya yaa dengan kasih Vote berupa poin atau koin. Dukungan kalian sangat berarti buat author... 😊😊
__ADS_1