
Happy Reading❤❤
Hari berikutnya .....
Vyyv Shen membawa surat pengunduran dirinya. Ketika dia melihat sekretaris Mei Raa keluar dari kantornya, Vyvy segera memanggilnya dan menyerahkan surat pengunduran dirinya.
"Sekretaris Mei, tolong terima surat pengunduran diri saya!"
"Kau mengundurkan diri?" Sekretaris Mei Raa terkejut. "Bisakah kita berbicara dulu Vyvy. Masuk ke Oderron Corp itu tidak mudah, ribuan pelamar yang ingin bekerja di sini telah ditolak. Hanya kau dan Hanny saja yang terpilih. Kau dapat membayangkan betapa sulitnya saat kau berjuang untuk bisa sampai di sini dan sekarang kau ingin mengundurkan diri?"
"Saya tahu Sekretaris Mei, saya minta maaf mengecewakan Anda, tetapi saya sangat berterima kasih karena Anda mau meluangkan waktu untuk membimbing saya di sepanjang waktu. Saya hanya ingin mengundurkan diri!" Vyvy merasa sangat sedih, tetapi dia sudah membulatkan tekatnya untuk keputusan yang dia ambil ini.
"Aku tidak bisa menerima surat pengunduran dirimu. CEO Thomas adalah orang yang mempekerjakanmu, jadi aku sarankan agar kau menyerahkan langsung surat pengunduran dirimu. Kau harus meminta izinnya, bukan aku." Sekretaris Mei mengatakan itu padanya.
Pada saat itu, Thomas Oderron berjalan keluar dari lift, Sekretaris Mei Raa dengan cepat berkata, "CEO, Nona Vyvy Shen ingin mengundurkan diri!" Mei Raa memberikan surat pengunduran diri Vyvy pada CEO.
Vyvy Shen melihat Thomas menatapnya dengan ekspresi dingin, bibir tipisnya yang rapat menunjukkan senyum palsu.
Memikirkan ciuman yang tak bisa dijelaskan tadi malam, wajah Vyvy memerah. Dia menundukkan kepalanya, dia tidak bisa menghadapi Thomas secara langsung. Bibir Thomas terus mengingatkannya betapa bergairahnya mereka mencium satu sama lain. Vyvy mengangkat kepalanya dan menatap Thomas kembali. Mengapa Vyyv yang merasa bersalah, dialah yang lecehkan olehnya.
Mata elang Thomas Oderron menatap ke arahnya, lebih tepatnya menatap wajah Vyvy Shen. Kemudian Dia tidak berbicara dan berjalan menuju ruangannya.
Sekretaris Mei Raa tidak tahu apa yang terjadi. "Vyvy, kau masuk dan bicaralah dengan CEO sendiri!"
"Aku ..." Vyvy Shen tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk diucapkan. Dia hanya ingin pergi.
Vyvy ragu-ragu untuk mengetuk pintu kantor CEO, namun pada akhirnya dia tetap mengetuk pintu itu beberapa kali.
"Silahkan masuk!" suara itu sedingin es
"Tarik napas dalam-dalam Vyvy! Tidak akan terjadi apa-apa, aku akan berhenti dari pekerjaan ini dan aku tidak perlu merasa takut menghadapinya." kata Vyvy pada dirinya sendiri.
Didorongnya pintu, hati Vyyv Shen masih berdetak cemas.
Thomas sudah duduk di belakang meja kantor. Dia berharap agar Vyvy segera masuk, namun dia tidak melihat ke arahnya dan terus melihat dokumen yang dia pegang.
"CEO, saya ingin mengundurkan diri!"
"Kenapa?" Thomas mengangkat kepalanya, menatap Vyvy, dan berbicara dengan nada yang mendominasi.
Pandangan mata hitam Thomas Oderron memancarkan kilatan tajam tanpa ekspresi. Matanya yang dingin seperti salju di musim dingin menunjukkan ketidak peduliannya, tetapi juga tampak menampilkan sebuah perasaan emosi yang membuatnya merasa bersalah.
"Apa karena aku menciummu tadi malam?"
__ADS_1
"Uhm .... CEO, aku tidak cocok untuk pekerjaan ini!" mata Thomas Oderron memancarkan semburat kegelian mendengar jawaban yang menurutnya tidak masuk akal.
Vyvy ada di sini untuk bekerja, bukan untuk diganggu. Dia ingin memberitahukannya kepada Thomas tetapi dia tidak berani untuk berkata, jadi dia menyimpannya di dalam benaknya.
"Proyek kerja sama dengan Versace telah dimulai. Jadi Sekretaris Shen, kau boleh mengundurkan diri tetapi kau harus membayar kerugian perusahaan 50 juta dolar AS. Apa kau mengerti? Serahkan uang itu padaku dan kau bisa segera pergi!"
"Ahh ....." Vyvy Shen hampir berteriak, "Anda tidak masuk akal, bagaimana mungkin perusahaan akan rugi jika aku hanya ingin mengundurkan diri. Ada begitu banyak manajer di sini yang bisa menangani proyek itu tanpa aku. Thomas Oderron kau mengancamku?"
"Katakan sekali lagi! Kau sudah lupa? Sekretaris Shen, proyek itu sudah dimulai dan kau adalah orang yang bertanggung jawab untuk menangani hal itu, dan sekarang kau memintaku untuk menyerahkannya kepada orang lain karena kau akan pergi secara tiba-tiba? Tahukah kau berapa banyak peluang yang bisa dipenuhi dalam seminggu? Sehari sebelum peluncuran pakaian musim dingin kita bisa mendapat keuntungan 50 juta. Apa kau mau aku rugi sebesar itu, huh ... ?"
"Anda menggertakku dan sekarang Anda mulai berbicara tidak masuk akal!" Vyvy Shen merasa marah padanya.
"Bisnis hanya berbicara tentang aturan dan keuntungan! Emosi tidak termasuk! Sisihkan dramamu dan kembali bekerja!" suara Thomas dengan nada penuh peringatan.
"Aku tidak punya uang untuk membayar kerugian itu." Vyvy mengatakannya dengan suara rendah.
Dengan memikirkan jumlahnya yang besar, dimana dia harus mendapatkan uang 50 juta, dia bahkan tidak memiliki tabungan besar itu di rekening banknya.
"Dalam hal ini, maka aku menolak pengunduran dirimu! Pergilah dan kembali bekerja. Lupakan tentang ciuman itu dan jadilah profesional untuk saat ini!" Thomas Oderron berkata dengan dingin.
Wajah Thomas yang bendis dan matanya yang dingin berkedip dengan kecerahan yang di dalamnya memiliki makna yang mendalam.
Tangan Vyvy mengepal, dia sangat marah dengan binatang buas arogan ini. Thomas Oderron tidak berbicara dan tiba-tiba berdiri. Vyvy Shen meringis ketakutan. Thomas berjalan ke arahnya, matanya menatapnya dengan menggoda, "Apakah kau takut padaku, itu sebabnya kau ingin mengundurkan diri?"
"Aku akan kembali bekerja!" Vyvy berbalik dengan tiba-tiba dan karena dia tidak bisa mengundurkan diri, maka dia akan menyelesaikan proyek dan akan kembali kepada Thomas untuk mengundurkan diri lagi. Vyvy Shen dengan sedih meninggalkan ruangan CEO.
"Vyvy, apa kata CEO?" Vyyv langsung ditanyai oleh sekretaris Mei Raa ketika melihatnya.
"Sekretaris Mei, apakah setiap orang yang mengundurkan diri harus membayar uang 50 juta dolar AS kepada perusahaan sebagai kompensasi?" Vyvy bertanya-tanya apakah perusahaan Oderron Corp telah menjadi kaya oleh penipuan semacam itu. Itu benar-benar menjijikkan.
"Hah .... " Sekretaris Mei Raa heran. "Kenapa kau mengatakan seperti itu? Apakah CEO kita ingin kau membayar 50 juta dolar AS?"
"Anggap saja aku tidak berkata!" Vyvy tidak ingin banyak bicara tapi duduk di kursi membuatnya frustrasi.
Sekretaris Mei Raa mengerjapkan mata, pertama kalinya mendengar rumor semacam itu,dan juga pertama kalinya mendengar CEO tidak membiarkan bawahannya untuk mengundurkan diri. Sepertinya CEO dan Sekretaris Shen benar-benar memiliki hubungan khusus?
"Selamat pagi ... " kata Hanny yang baru datang. "Hai, Kak Vyvy ... Apa yang telah terjadi kemarin? Kenapa aku tidak melihatmu di perjamuan?"
"Aku baik-baik saja, aku ada di sana sepanjang malam, tapi aku pulang lebih awal!" ucapnya berbohong.
"Tidak, Vyvy ... saudariku tersayang, kau tampaknya diganggu oleh seseorang tadi malam!"
Terdengar suara seorang pria tertawa terbahak-bahak. "Mau berbagi cerita?"
__ADS_1
Sekretaris Mei dan Hanny terdiam, menunggu jawaban Vyvy.
Vyvy Shen kehabisan kata-kata. Dia tidak bisa memberi tahu mereka kalau dia diganggu bos mereka.
"Dua sekretaris yang cantik, Mei dan Hanny, selamat pagi!" Manajer Joomi menyapa kedua wanita itu untuk memecah kesunyian.
Joomi sedang melihat tiga wanita cantik dengan semangat yang tinggi, tetapi di balik pikirannya, dia ingin Vyvy berbagi cerita dengannya.
Sekretaris Mei dan Hanny saling menatap satu sama lain dan mengerti bahwa kemampuan bercanda Manajer Joomi tidak ada duanya.
Vyvy Shen melihat Manajer Joomi yang mencoba untuk mulai bercanda dengannya namun Vyvy masih diam saja.
"Ada apa? Apakah kau sakit?" Manajer Joomi memandang wajah Vyvy dengan penuh kekhawatiran.
"Maaf, mari kita mulai bekerja!" Vyvy Shen menggelengkan kepalanya dengan frustrasi.
"Tapi kau sepertinya tidak baik-baik saja!" Manajer Joomi bingung
"Tidak apa-apa! Aku akan membuatkan kopi untukmu dan untuk CEO."
Vyvy Shen tersenyum dengan getir, dia dimanfaatkan oleh bosnya karena itu dia ingin mengundurkan diri. Tetapi lelaki itu memintanya untuk membayarnya terlebih dahulu sebelum dia bisa pergi.
Vyvy dicium secara paksa oleh Thomas karena semalam dia menangkap basah Thomas melakukan sesuatu di dalam toilet wanita dengan teman wanitanya.
Thomas melakukannya karena itu adalah hukuman untuk Vyvy, tetapi siapa yang akan membayarnya? Vyvy merasa marah padanya, Thomas Oderron benar-benar reinkarnasi iblis jahat.
Memikirkan masa depan untuk bekerja di keluarga Oderron, Vyvy Shen bahkan tidak bisa membayangkannya. Dia tersenyum pahit karena dia tidak punya pilihan selain tetap tinggal sampai dia bisa menyelesaikan tugas.
"Beri aku secangkir teh, bukan kopi!" Manajer Joomi mengatakannya.
Joomi melihat reaksi Vyvy dan dapat menilainya. Dia tahu Vyvy tidak ingin membahasnya dan dia mengalihkan pandangannya ke dua wanita lainnya.
Sekretaris Mei Raa menggelengkan kepalanya dan Hanny mengangkat bahu, tidak tahu apa yang terjadi.
"Nona-nona, aku akan pergi ke ruangan CEO, selamat tinggal!" Joomi berjalan menuju ruangan Thomas dengan sangat santai.
*
*
*
Jangan lupa like and coment yaa biar author semangat nulisnya. Maaf apabila ada kesalahan penulisan di novel ini 😄❤❤❤
__ADS_1