Masa Laluku Denganmu

Masa Laluku Denganmu
Selera Yang Sama


__ADS_3

Happy Reading❤❤


Mereka berjalan bersama saling berdampingan, tapi mereka tiba-tiba mendengar suara keributan. Keduanya berbalik dan melihat ke arah sumber keributan. Tampak Joomi dan Thomas Oderron keluar bersama-sama, dua tokoh berpostur tinggi yang mampu menarik perhatian semua orang.


"Vyvy, kenapa kau berjalan begitu cepat?" suara keras Joomi terdengar.


Vyvy tidak menjawab dan berjalan lebih cepat meninggalkan Stefani Sofia di belakang. Vyvy tidak suka melihat Thomas tapi dia tidak punya pilihan karena laki-laki itu tiba-tiba datang.


"Aku akan makan di restoran Jin Xuan dengan Vyvy, aku yakin CEO Thomas dan manajer Joo tidak akan pergi ke tempat seperti itu ... jadi aku pikir kita bisa berpisah jalan dari sini!" Stefani Sofia berbicara dengan elegan.


"Vyvy, ayo pergi!"


"Iya!" diam-diam Vyvy Shen merasa sangat senang,


"Tidak, itu tidak masalah ... " Joomi berbicara pelan. Diam-diam Joomi melihat sekilas reaksi Thomas Oderron ketika Joomi berteriak keras pada kedua wanita yang berjalan melewatinya. "Aku juga suka tempat kecil tentunya, hidangan di restoran kecil sangat enak dan aku dengar makanan di restoran Jin Xuan sangat lezat! Nn. Stefani yang terhormat, Aku akan ke sana juga, tunggu aku ..."


Stefani Sofia terkejut dan berpaling, Vyvy Shen memutar bola matanya malas, dia pikir Joomi benar-benar ingin bersenang-senang.


"Thom, bagaimana denganmu, Apa kau ingin bergabung dengan kami? Ini sangat menyenangkan makan bersama, dan ini juga sudah waktunya makan siang." Joomi menyuruhnya pergi bersama mereka.


Awalnya, Vyvy pikir Thomas akan menolak ajakan Joomi, tapi Vyvy tidak pernah mengira jika pria itu akan setuju.


"Mengapa tidak?"


Vyvy dan Stefani, keduanya tercengang. Ada apa dengan Thomas hari ini yang menurut mereka bertingkah begitu aneh.


"Astaga, apakah ini masih CEO Thomas Oderron yang aku kenal?" Stefani Sofia memandangnya dengan kebingungan


Vyvy diam-diam bertanya kepada Stefani, "Berapa lama Anda mengenal CEO Thomas?"


"Ah, Thomas Oderron? Sudah sepuluh tahun!" kata Stefani


"Hah, benarkah?"


"Reaksi macam apa itu? Thomas lebih muda dariku, tapi kita sudah berteman sejak lama." kata Stefani lagi


"Lebih muda darimu?" Vyvy Shen terkejut,


Sepertinya Stefani Sofia dan Thomas Oderron memiliki usia yang sama. CEO Thomas seharusnya berusia tiga puluh tahun sekarang. Vyvy sudah memikirkan tentang itu.


"Bingung? Itu artinya aku tidak terlalu tua!" Stefani Sofia menghela nafas. "Waktu membuat orang semakin tua."


"Tidak, Nn. Stefani, Anda sama sekali tidak tua!" Vyvy Shen menggelengkan kepalanya


"Bisakah kau menghapus kata Nona setiap kali kau memanggilku. Itu terlalu formal. Panggil saja aku kakak Stefa!" Stefani Sofia menatapnya.


"Ya, kakak Stefa!" Vyvy tersenyum.


"Cepat! Sayangku Stefa, tidakkah kau mau mentraktir kami?" Joomi meneriaki mereka.

__ADS_1


"Ayo kita jalan lebih cepat Vyvy, pelawak sudah kelaparan," Stefani menyeringai dan merujuk pada Joomi.


"Kalau begitu, kak Stefa juga sudah kenal manajer Joo selama bertahun-tahun?"


"Ya ... tentu saja. Aku sudah bekerja di Versace selama bertahun-tahun. Dan aku sudah bertemu mereka berdua. Hanya saja sekarang ini aku tidak pernah berpikir bahwa karakteristik seseorang akan berubah. Setelah sepuluh tahun kepribadian mereka berubah. Ada begitu banyak rahasia yang dimiliki Thomas dan Joomi, tetapi aku tidak ingin menggosipkannya kepada orang lain. Aku menghormati kehidupan pribadi mereka." jelas Stefani panjang lebar


Vyvy Shen mencoba memikirkan apa yang Stefani Sofia katakan tentang kepribadian yang berubah? Orang lain mengatakan kepribadian seseorang tidak akan pernah bisa berubah dengan mudah.


.


.


.


Ketika mereka tiba di restoran Jin Xuan, Vyvy melihat pemilik restoran keluar dari ruangannya saat dua pria tampan berpakaian setelan jas masuk ke restoran.


"Hai cantik, beri kami private room!" Joomi memberitahu pemilik restoran begitu dia melangkah masuk.


"Maaf Tuan, kami tidak punya private room!" Pemilik resto itu meminta maaf, dia tidak pernah berpikir bahwa seseorang dengan status yang tinggi akan datang ke restoran kecilnya untuk makan.


Stefani Sofia datang pada saat itu bersama dengan Vyvy.


"Ah Nn. Stefani, Anda di sini ... "


"Tempatnya masih tidak berubah!" Stefani Sofia memberitahu wanita pemilik restoran itu,


"Mereka bertiga adalah teman-teman saya"


"Kalian berdua tidak suka tempat seperti ini?" Stefani Sofia memesan satu tempat untuk Vyvy dan dirinya.


Thomas Oderron mengikuti mereka dan duduk berhadapan dengan Vyvy. Dia diam-diam mengamati seluruh restoran. Tempatnya sejuk dan memberikan suasana yang nyaman.


Vyvy Shen menatap mata Thomas yang dalam dan merasa sedikit khawatir karena jantungnya berdetak lebih cepat.


Thomas juga menatap Vyvy tanpa kata, seperti tidak ada tanda-tanda ketakutan.


Joomi dan Stefani sibuk memesan makanan mereka. Sepertinya keduanya sama-sama menikmati suasana satu sama lain.


.


.


.


Beberapa makanan telah disajikan.


Sepasang bola mata besar yang jernih menatap ke arah Thomas Oderron dan berusaha memperingatkannya,


"Tuan, kupikir makanan itu terlalu pedas untuk di makan langsung." suara itu berasal dari Vyvy.

__ADS_1


"Apakah begitu ... ?" Thomas Oderron memandangnya dengan cara yang lucu.


Wajah tampan Thomas yang dingin tak memiliki ekspresi, tetapi punya perasaan yang menyenangkan.


"Aku suka makan makanan yang pedas!" Thomas menatap Vyvy Shen ketika dia mengatakan kata-kata itu. Namun Vyvy tidak mengerti apa maksud dari pria yang menatapnya tersebut!


Kemudian, Thomas mengeluarkan korek api perak yang sangat kecil. Korek api tersebut bernilai uang yang sangat banyak.


Thomas menyalakan sebatang rokok, dan dengan elegan meniupkan kabut asap ke arah Vyvy Shen.


"Uhuk ..." Vyvy tersedak dan batuk. Mulut Vyvy Shen cemberut, dia berpikir bahwa Thomas akan keluar sebentar lagi, tetapi Thomas tidak melakukannya.


"CEO Oderron, jika kau ingin merokok maka keluarlah!" Stefani Sofia mengerutkan kening. "Ini adalah area publik, tolong pikirkan kelakuanmu dan ingat ada dua wanita di depanmu, kami tidak ingin terkena asap rokok!"


"Sayangku Stefa, kenapa kau tidak merokok bersama? Jadi, semua orang bisa terkena asap rokok, itu bukan hal yang merugikan!" dikatakan oleh Joomi dengan menyeringai yang nakal, lalu dia mengambil sebatang rokok dan hendak menyalakannya.


"Jika kalian berdua ingin merokok maka keluarlah, jangan di sini!" Stefani meraih rokok di tangan Joomi dan membuangnya.


"Adikku Stefa! Kau tidak adil! Kenapa kau tidak berani mengambil rokok Thomas juga?"


"Thom, padamkan rokokmu sendiri atau aku yang akan melakukannya?" Stefani Sofia bertanya pada Thomas Oderron. Lalu dia benar-benar memadamkan rokoknya.


"Ini tidak adil!" Joomi terus berteriak, sementara Stefani memandang Joomi dengan jijik.


"Tidak adil ... ? Lalu kenapa kamu ikut dengan kami, tidak ada yang memaksamu!"


"Stefani Sofia!" Joomi menggertakkan giginya dan mendengus.


Kenapa wanita ini selalu membullyku? Mengapa dia tidak membully Thomas. Joomi mulai merasa kecewa.


"Apakah kita benar-benar teman? Kau selalu mengolok-olokku dan membully aku di depan orang lain?"


"Jadi kau pikir kita bukan teman? Terserahlah! Hentikan drama omong kosongmu. Vyvy ayo pesan makanan tambahan yang kau suka jika kau tidak puas dengan makanan ini." Stefani Sofia mengabaikan Joomi dan tersenyum, lalu dia bertanya pada Vyvy.


"Aku pikir bebek panggang rasanya enak!" Vyvy Shen menjawab.


"Ya ampun! Aku tidak bisa membayangkan bahwa kau juga suka makan makanan seperti itu." Joomi menjerit lagi. "Thomas! Aku ingat bahwa kau juga sangat suka makan bebek panggang! Aku tidak menyangka kau dan Adik Vyvy memiliki selera makanan yang sama!"


Thomas Oderron masih menutup bibirnya dan tetap diam.


Penampilan yang dingin dan tampan, mata menyala seperti obor sambil melihat langsung ke arah Vyvy Shen yang duduk di depannya.


"Wanita yang menarik, aku tidak menyangka dia menyukai makanan seperti itu juga" kata Thomas dalam benaknya


*


*


*

__ADS_1


Jangan lupa like and coment yaa biar author semangat nulisnya. Maaf apabila ada kesalahan penulisan di novel ini 😄❤❤❤


__ADS_2