Masa Laluku Denganmu

Masa Laluku Denganmu
Ada Apa Dengan Rey


__ADS_3

Happy Reading❤❤


Di Mansion Thomas Oderron


"Tuan, untunglah anda ada di sini, Tuan muda kecil menolak untuk makan!" pelayan itu memberi tahu Thomas ketika dia baru saja melangkah di pintu utama.


Sebenarnya Thomas tadi akan kembali ke kantornya untuk berbicara dengan Vyvy, tetapi pada saat itu juga dia menerima panggilan darurat dari rumah yang mengatakan kalau Rey tidak baik-baik saja. Lalu Thomas buru-buru kembali ke rumah keluarga untuk memeriksa putranya.


"Kenapa? Apa yang terjadi pada putraku?" suara Thomas terdengar khawatir. Dia menyerahkan jaketnya pada pelayan sambil bertanya pada pelayan tersebut.


"Tuan muda kecil tidak berbicara setelah dia kembali dari sekolah. Dia tampaknya memiliki masalah di sekolah. Aku tadi bertanya pada Tuan muda kecil tetapi dia menolak untuk memberitahuku, aku tidak tahu apa yang terjadi pada Tuan muda kecil, Tuan."


"Oke, aku akan memeriksanya. Pergi sekarang dan siapkan makanannya!" Thomas berjalan cepat menuju tangga.


Pintu kamar Rey di buka


"Rey, ayah ada di sini! Ada apa, nak?" Thomas segera bertanya ketika dia melihat putranya.

__ADS_1


Thomas melihat anaknya dengan wajah cemas. Biasanya, ketika ayahnya kembali ke rumah, anak lelakinya akan berlari dengan cepat ke arahnya dan melemparkan dirinya ke lengan ayahnya, tetapi kali ini anaknya tidak melakukannya, malah anak laki-lakinya menundukkan kepalanya.


Hanrey duduk sendirian, bahu kecilnya bergetar dan dia terlihat sangat sedih dan menangis. Hal itu membuat hati Thomas berdarah saat melihat putranya seperti ini.


"Rey? Sayang, ada apa?" Thomas bertanya lagi ketika dia mendekati putranya. Dia mengendong putranya di lengan. Dan Rey membenamkan wajahnya di bahu sang ayah. Dengan suaranya lirih Rey berkata, "Ayah ... "


Thomas berjalan menuju tempat tidur putranya dan menurunkan Rey disana. Dia duduk di dekat putranya dan mengangkat kepala putranya, "Hei, lihat ayah, apakah Rey bertemu sesuatu yang tidak menyenangkan?" suara Thomas hampir pecah. Dia tidak tahan melihat putranya dalam situasi seperti ini. Dia membesarkan anaknya sendirian selama lima tahun dan memberikan hal-hal yang terbaik dalam hidup untuk putranya.


Dan yang menarik perhatian Thomas adalah wajah kecil anaknya yang berlinang air mata membuat Thomas menghela nafas. Anaknya sangat tertutup dan berkelakuan baik, tetapi kali ini dia menangis, pasti ada sesuatu yang membuatnya tidak bahagia.


"Ayah!" Hanrey bercicit tapi menolak untuk berbicara


Thomas segera memeluk putranya sambil membiarkannya menangis. Untuk beberapa menit, Rey tidak berbicara hanya terus terisak-isak. Kemudian Rey melepaskan dirinya dari pelukan Thomas lalu Rey menundukkan kepalanya.


"Rey seorang anak laki-laki, jadi Rey perlu menceritakan sesuatu yang mengganggumu dengan penuh keberanian untuk menghadapi kesulitan! Rey anak ayah, jadi Rey harus berani! Ayo, katakan apa yang terjadi?" kata Thomas menasehati putranya


"Ayah ... Rey melakukan kesalahan di sekolah!" kata Hanrey dengan lirih

__ADS_1


"Sekarang katakan pada Ayah, kesalahan apa itu?"


"Hari ini Rey bertengkar dengan anak-anak lain di sekolah!" Rey menyeka air matanya. "Rey tahu itu salah karena Ayah selalu mengingatkanku untuk bertindak sopan setiap saat, tapi ... "


"Tapi apa?" tanya Thomas dengan sabar.


*


*


*


*


*


Kuucapkan makasih buat kalian yang sudah mau mampir di cerita aku ini. Terima Kasih juga buat yang udah mau like and coment, sama vote-nya.

__ADS_1


__ADS_2