Masa Laluku Denganmu

Masa Laluku Denganmu
Karna Kau


__ADS_3

Happy Reading❤❤


Vyvy Shen dengan cepat masuk ke ruangan Thomas Oderron dengan membawa dokumen-dokumen dari departemen keuangan.


"CEO ... Sekretaris Amelia ... "


"Letakkan dokumen itu di sini! Bagaimana kondisi tanganmu sekarang?" Thomas Oderron berjalan lewat belakang meja dan memegang tangan Vyvy dengan penuh kelembutan dan kehati-hatian.


Thomas ingin memeriksa dan memastikan apakah Vyvy telah mengolesi salep pada luka di tangannya.


Vyvy Shen terkejut oleh gerakan Thomas yang lembut, dia hampir lupa apa yang ingin dia tanyakan. "Tuan, mengapa Anda memecat Sekretaris Amelia?"


"Karna kau!" jawaban Thomas begitu tak terduga yang mampu mengejutkan Vyvy.


Thomas menundukkan kepalanya dan mencium Vyvy di dahinya.


Sementara Vyvy berada di lengan Thomas saat dia menatap pria di depannya ini.


"No ... " Vyvy ketakutan, dan itu terdengar jelas dari suaranya. Tapi dengan cepat bibirnya dijarah dengan ciuman Thomas yang sombong dan mendominasi, terasa dingin dan kejam. Thomas menyerang kelembutan bibir Vyvy yang menurutnya bibir wanita ini sangat manis.


Ini sepertinya sebuah pernyataan. Sepertinya Thomas menyatakan kepada Vyvy bahwa dia miliknya sekarang.


Vyvy Shen bisa merasakan adanya sebuah getaran yang terjadi di antara mereka.


Ingatan tentang ciuman yang diberikan Thomas di kamar kecil pria selama perayaan perusahaan juga melintas di dalam benak Vyvy.


Vyvy menggigil dan berusaha berjuang tetapi dia tidak bisa membebaskan dirinya dari cengkraman tangan Thomas. Vyvy sangat terluka oleh ciumannya, sangat menyakitkan! Tak tertahankan. Vyvy mulai menggigit mulut Thomas, dan Vyvy dapat mencium bau darah keluar dari mulut Thomas. Namun usaha Vyvy sia-sia, Thomas tetap tidak melepaskan Vyvy dan semakin memperdalam ciumannya ...


Di hari ini, di sela ciuman yang Thomas berikan tadi, dia dengan bangganya menyatakan,


"Mulai hari ini dan seterusnya, kau milikku!" Thomas akhirnya melepaskan Vyvy dari kungkungan tangannya setelah mengucapkan sebuah pembukaan yang mendominasi tetapi dengan suaranya sangat serius dan tegas.


"Aku tidak mau ... " Vyvy menggelengkan kepalanya dan menatap langsung ke mata Thomas.


Pria ini sungguh mengerikan.


"Plak ... " Vyvy mengangkat tangannya dan menampar Thomas. Namun Thomas tidak menghindari tamparan Vyvy.


Vyvy Shen tertegun.


Dengungan yang dingin, sama seperti mata dingin Thomas Oderron yang terkejut. Tetapi dia hanya menjilat darah di sudut bibir bawahnya. Mata hitamnya memancarkan sinar cahaya yang kejam dan kemudian kembali ke pandangan acuh tak acuh.

__ADS_1


"Kau adalah wanita pertama yang berani menamparku seperti itu, tapi aku hanya akan memberikan kehormatan ini kepadamu saja! Namun karena kau sudah menamparku maka kau adalah milikku mulai saat ini juga! Baik kau menyukainya atau tidak! Namun alih-alih sebuah tamparan, lebih baik kau memberiku ciuman manis di bibirku lain kali." nada suara Thomas sangat mendominasi namun tetap terdengar lembut.


Vyvy menatap Thomas dengan sedikit kebingungan. Dia juga takut pada pria ini, karena bisa saja pria dihadapannya ini mampu menciptakan ombak dahsyat di dalam hatinya dengan amat sangat kejam.


"Jadilah baik, jangan memancing kemarahanku mulai hari ini. Kita adalah kekasih sekarang! Jadi kita harus memperlakukan satu sama lain dengan lembut, bukan?" mata Vyvy terkejut oleh pesona dan ancaman Thomas.


"Kau gila!" Vyvy sangat terkejut bahkan dia sampai lupa tujuan awalnya mencari Thomas. Dan sekarang dia sangat menyesali keputusan itu, rasanya dia ingin melarikan diri dengan cepat.


Thomas menyentuh bibirnya yang sedikit bengkak karena Vyvy menggigitnya dengan keras. Dia tidak bisa melupakan reaksi Vyvy yang terkejut saat dia menyatakan keinginannya.


Senyum bak iblis terpancar dari wajahnya yang tampan. "Anak kucing liar, dia tidak pernah berubah setelah lima tahun. Wanita perawan yang pernah menghabiskan malam bersamaku di vila yang terletak di Gunung Huangshan. Kau tidak bisa menjauh dariku karena sekarang aku sudah menemukanmu. Aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi Anak kucing liar! Kau memberiku begitu banyak malam tanpa tidur dan ingatan yang sangat luar biasa tentang dirimu. Dan anak laki-laki kita sekarang sedang menunggu kedatanganmu." ucapnya dalam hati.


.


.


.


"Vyvy, ada apa dengan bibirmu?" Hanny kebingungan karena dia melihat Vyvy yang berlari keluar dari ruangan CEO. Matanya mendongak menatap Vyvy, "Wow ... bengkak! Tidak mungkin CEO menciummu?"


"Omong kosong!" punggung Vyvy Shen menegang


Vyvy mencoba untuk tersenyum sesering mungkin, tetapi ternyata bibirnya kaku. Akhirnya dia lebih memilih berlari cepat ke toilet. Di dekat cermin, dia mengulurkan jari-jarinya untuk mengelus bibir tempat dia dicium, masih terasa panas.


Ketika Vyvy berjalan keluar dari toilet dia mencoba membuat wajahnya setenang mungkin.


.


.


.


Pada akhir hari


Vyvy Shen menerima telepon dari Sarah. Dia berkata putranya akan tiba dari Inggris. "Hai! Vyvy ... ayo kita pergi untuk perayaan di malam hari, membawa anak-anak kita dan kita pergi makan-makanan barat, aku akan mentraktirmu!"


"Itu terdengar bagus!" bibir Vyvy juga ketagihan dengan senyuman, untuk sementara waktu, dia telah melupakan tindakan gila Thomas Oderron.


"Ya, bicarakan saja nanti! Baiklah, aku akan menjemput Shendy terlebih dahulu dan pergi ke perusahaanmu untuk menjemputmu. Ingat!! Jam enam, jangan lupa tentang hal itu!" perintah Sarah.


"Baiklah! Sampai nanti!" Vyvy Shen menutup telepon

__ADS_1


"Vyvy ... apakah itu pacarmu?" Hanny mulai bergosip lagi


"Yah!" Vyvy Shen hendak menyangkalnya tapi ketika dia mengangkat kepalanya, dia melihat Thomas Oderron. Hatinya gemetar dan tanpa sadar menjawab ya pada Hanny.


"Vyvy, kau benar-benar sudah punya pacar?" teriak Hanny.


Vyvy diam-diam melirik Thomas Oderron, "Ya ... dia akan datang menjemputku nanti setelah bekerja!" Vyvy berbohong.


Vyvy secara tidak langsung memberi tahu Thomas Oderron agar tidak mengganggunya karena dia sudah punya pacar


Tatapan mata Thomas Oderron segera berbalik dengan sengit, mengambil langkah besar menuju ruangan Joomi.


Vyvy menghela nafas lega, seharusnya tidak apa-apa kali ini, CEO tidak akan mengganggunya lagi.


.


.


.


Ketika jam kerja berakhir


Vyvy Shen naik lift untuk turun ke bawah. Rekan kerja Vyvy yang awalnya sedang tertawa segera tutup mulut ketika mereka melihat Vyvy.


Vyvy tidak merespon mereka lalu dia berjalan keluar dari lift.


Vyvy merasa ada berbagai macam pandangan mata menyapu punggungnya.


Setelah keluar dari aula utama, lift eksklusif CEO juga terbuka. Vyvy Shen dengan cepat berlari ke mobil Sarah. Mobil itu seperti mobil pria dan seorang anak kecil keluar dari mobil dan berlari cepat ke arah Vyvy Shen, "Mommy, aku ke sini untuk menjemputmu!"


"Jangan berlari!" Vyvy Shen memeluk anak laki-lakinya yang mungil. "Son, ayo kita masuk ke mobil!"


Thomas Oderron berjalan keluar dari gedung saat itu dan berbalik tanpa sengaja. Dia melihat wanita membawa seorang anak kecil untuk masuk ke dalam mobil.


"Vyvy Shen!" Thomas Oderron tertegun, "Anak siapa itu?"


*


*


*

__ADS_1


Jangan lupa like and coment, sama beri poin juga yaa biar author semangat nulisnya. Maaf apabila ada kesalahan penulisan di novel ini 😄❤❤❤


__ADS_2