Maxon Wu Si Tabib Ajaib

Maxon Wu Si Tabib Ajaib
Bab 108 Dua Kondisi Darurat, Jarum Emas Penyelamatnya


__ADS_3

Maxon Wu berpikir sesaat dan berkata, "Baik, aku akan segera ke sana!"


Ia tidak keburu memakan sarapannya, kemudian langsung membasuh wajah menggosok gigi, mengganti pakaian baru, dan mengendarai mobil berangkat ke Vila Yunding.


Saat ini, terlihat Clarice Tang yang tengah berdiri di depan pintu Vila Yunding. Ketika melihat Maxon Wu datang, ia langsung menaiki mobil dan berkata, "Lanjut kendarai ke depan lagi."


Sembari meyetir mobil, Maxon Wu juga bertanya, "Coba ceritakan detailnya kepadaku."


Clarice Tang menghela nafas, "Pada subuh hari, Kakekku tiba- tiba mengalami stroke, dan sekarang tim medis masih berusaha mungkin menyelamatkannya. Jeni Yang itu bergerak dengan sangat cepat. la dan putra terbesarnya, Miguel Tang, mengundang satu Keluarga Yang datang kemari. Jika aku tidak mengambil aksi lagi, aku dan Ayahku akan langsung ditendang keluar dari Keluarga Tang."


Maxon Wu memandangnya berkata, "Bukankah kalian yang bilang kalau ingin berpisah keluarga dengan mereka? Dan sekarang ini merupakan kesempatan baik, bukan?"


Clarice Tang menggeleng kepala, "Tidak semudah itu. Jika kita membiarkan Jeni Yang menguasai satu Tang's Corp, ia pasti akan mendorongku dan Ayahku hingga jalan buntu."


Maxon Wu berujar kejut, "Apakah ia begitu kejam?"


Clarice Tang berujar, "Aku terlalu mengenalinya! Kali itu ia mengirim Miguel Tang ke bagian selatan untuk menjebak kita, dan itu adalah buktinya!"


Maxon Wu berpikir sesaat dan berkata, "Bawa aku bertemu dengan Kakekmu, aku akan berusaha mungkin untuk memulihkannya."


Clarice Tang berujar, "Jeni Yang belum tentu membiarkan kita mendekati Kakek. Jika nanti terjadi sesuatu, kamu hanya perlu tetap melakukannya, dan semua akibat akan ditanggung olehku!"


Maxon Wu balas, "Siap!"


"Akan lebih baik lagi jika kamu bisa membiarkan Kakekku langsung tersadar kembali di tempat. Dengan seperti itu, kondisi sekarang pun dapat dikendali." Clarice Tang berujar, "Jika urusan ini berhasil diatasi, aku dapat menjamin, bahwa Kakek akan menyerahkan bisnis barang antik terpenting dari Keluarga Tang kepadakul"


Maxon Wu juga tahu kalau Keluarga Tang ini paling hebat dalam mengumpulkan barang antik. la sangat penasaran akan kemampuan Keluarga Tang dalam bisnis tersebut, dan bertanya, "Berapa banyak barang antik yang dikumpulkan Keluarga Tang kalian? Dan berapa besar nilai semua barang itu?"


Clarice Tang balas, "Kalau harus diperkirakan, nilai barang- barang antik ini seharusnya tidak berada di bawah tiga ratus lima puluh miliar."


Maxon Wu tercengang, "Banyak sekali!"


Clarice Tang berkata, "Untuk investasi dengan mengumpulkan barang-barang antik, Keluarga Tang kita adalah yang pertama. Jika lain kali ada kesempatan, aku akan membawamu mengelilingi pabrik Keluarga Tang. Di sana terdapat banyak barang-barang berharga yang jarang ditemukan."


Sembari berkata, mobil itu berhenti di depan sebuah gedung dengan gaya Eropa. Maxon Wu menghentikan mobilnya, dan mereka berdua juga langsung berjalan ke dalam.


Di aula besar sana terduduk penuh akan orang. Harley Tang juga berada di sana. Tapi ia berdiri di pojokan sana, tanpa memasang ekspresi sama sekali, sembari menatap lantai dengan setia.


Sedangkan belasan orang lainnya berdiri di keliling seorang Nyonya Besar yang memiliki perawatan baik. Tanpa banyak tebak, ia pasti adalah Jeni Yang yang dibicarakan tadi.


Melihat Maxon Wu berjalan ke dalam, mata Harley Tang langsung bersinar. Kemudian ia datang menyambut dan berujar pelan. "Mohon bantuannya, Maxon!"

__ADS_1


"Harley, siapakah orang ini?" Seorang pria tiba-tiba membuka mulut dan menginterogasi. Pria ini berusia lima puluh tahun lebih dan memiliki pandangan yang cuek. la itu adalah putra sulungnya Jeni Yang, Miguel Tang, Kakak terbesarnya Martin Tang.


Harley Tang berujar, "Kak, ia ini adalah Dokter Wu yang hebat, ia memiliki keterampilan medis yang sangat tidak biasa. Aku harap ia dapat mengobati penyakit Ayah."


Tidak ada satupun orang yang menyadari, bahwa Clarice Tang tengah mengeluarkan ponselnya, dan diam-diam merekam video.


Miguel Tang berujar dingin, "Dokter hebat? Tim medis yang kita undang dibayar sebanyak sejuta untuk per jamnya! Memangnya ada siapa lagi yang lebih berpengalaman dan lebih berkemampuan dari mereka?"


Harley Tang berujar, "Kak, segerombolan orang itu telah menyelamatkan Ayah selama sejam lebih, tapi Ayah bisa-bisanya masih jatuh pingsan. Aku pikir, kita sudah seharusnya mencari cara lain."


"Aku tidak setuju! Cepat biarkan orang ini pergi!" Miguel Tang melambaikan tangan, dan kedua pengawal bertubuh kekar di belakangnya juga langsung muncul, ingin mengekang Maxon Wu dari kanan kiri.


Harley Tang marah besar, "Hentikan!"


Akan tetapi, kedua orang itu tidak mendengar perintah Harley Tang sama sekali, dan sudah meletakkan tangan mereka pada tubuh Maxon Wu.


"Duar!"


Kemudian terdengar sebuah suara petir kencang, kedua pengawal ini bagai ditebas petir dan dibuat melayang jauh bermeter meter, sehingga mereka terjatuh di lantai, sambil memuntahkan busa putih.


Kekuatan ini pun berasal dari Energi Gang Tathagata Murni, yang memiliki kekuatan seperti petir dan langsung terluka sekali mengenainya!


Miguel Tang mereka tercengang, dan satu-satu mundur ke belakang.


God Realm Master? Miguel Tang merasa terkejut, dan sibuk berkata, "Maaf! Aku......."


Maxon Wu langsung mengeluarkan selangkah, sehingga permukaan lantai berguncang kencang. Cangkir- cangkir teh dan teko teh di atas meja juga ikut tergoncang. Lukisan dan kaligrafi yang tergantung di atas tembok juga jatuh semua, sehingga orang- orang di sana berseru kejut.


"Bawa aku temui pasiennya!" Maxon Wu berujar kata demi kata dengan membawa wibawa yang kuat, bagai iblis bagai dewa.


Miguel Tang tidak berdaya dan langsung memberi jalan, tidak berani menghalanginya.


Maxon Wu juga tidak memedulikannya lagi, dan langsung menembus kerumuman itu, datang ke sebuah kamar di dalam sana.


Seorang orang tua tengah berbaring di atas ranjang dengan tubuhnya yang terpasang penuh tabung, dan dalam kondisi tidak sadar. Di sampingnya terdapat sejumlah peralatan medis termaju, beserta kelima dokter suster yang sibuk di sekitarnya.


"Siapakah kamu?" Seorang pria Eropa bertanya.


Maxon Wu berujar datar, "Aku juga adalah seorang dokter, mohon beri jalan."


Harley Tang menerobos ke dalam dan berkata, "Tuan Michel, ia ini adalah dokter yang aku undang kemari."

__ADS_1


Michel mundur beberapa langkah ke belakang dan menunjukkan raut arogan di wajah, sembari berkata, "Aku pernah meneliti ilmu medis kuno negeri kalian, dan efek itu berlangsung terlalu lambat, bahkan juga kekurangan bukti sainsnya. Kemungkinan pengobatannya tidak akan menghasilkan efek."


Maxon Wu tidak memedulikan Michel. la datang ke dekat ranjang, dan memakai mata kirinya menembus ke dalam otak Kakek Clarice Tang, serta menemukan beberapa bagian berdarah di bagian otak terdalamnya. Pembengkakan darah itu menekan sarafnya, sehingga ia kehilangan kesadarannya. Dan yang paling serius dari hal ini adalah ia juga mengalami stroke infrak.


Dengan kondisi seperti ini, rumah sakit yang terbaik pun belum tentu bisa merancang sebuah rencana pengobatan yang sempurna, dan ia mungkin saja akan mengalami kondisi vegetatif persisten, bahkan meninggal.


Maxon Wu mengeluarkan jarum emas, dan langsung menusuk otak orang tua itu. Dengan tusukan itu, ia menghindari titik yang berbahaya, dan langsung mencapai bagian berdarah di dalam. Ketika ia mencabut jarum emas itu, sebuah garis darah langsung menyembur keluar, dan ia juga memakai tisu menerimanya. la lagi-lagi melakukan hal yang sama, dan menusuk empat buah jarum lagi, sehingga empat buah garis darah menyembur.


Melihat adegan ini, orang-orang di sekitar merasa terkejut. Cara pengobatan macam apa ini?


Terakhir, ia mengulur jarinya keluar, memakai Spirit Finger dengan Spirit menunjuk ke arah otak orang tua itu.


Kemudian ada sebuah kekuatan yang tak biasa menembus ke dalam otak, memasuki pembuluh darah yang memiliki emboli, dan langsung menghancurkan emboli yang terdapat di pembuluh darah hingga seukuran molekul, sehingga kekuatan itu berhasil melewati pembuluh darah, dan diserap tubuh manusia setelah tak lama kemudian.


Orang tua terbatuk pelan, dan pelan-pelan membuka matanya. la menghela nafas panjang, "Mimpi yang panjang sekali!"


"Kakek!"


Clarice Tang sangat senang, dan buru-buru membangunkannya dari tempat.


Tubuh orang tua itu masih sangat lemas, namun kesadarannya cukup baik. la menyapu orang-orang di sekeliling dan berujar, "Tuan Michel, aku sudah baik-baik saja, terima kasih untuk pengobatanmu."


Clarice Tang sibuk berkata, "Kakek,


Tuan Wu ini lah yang menyelamatkan Anda."


Orang tua itu memandang ke arah Maxon Wu, dan bertanya dengan agak terkejut, "Kamu yang menyelamatkan aku?"


Maxon Wu berujar datar, "Tuan Besar Tang, otak Anda mengalami pendarahan dan stroke infrak pada saat yang bersamaan. Kondisi Anda tadi juga cukup bahaya, untungnya sekarang sudah baik-baik saja."


Orang tua itu tertawa berkata, "Terima kasih banyak ya! Clarice, bayar ia!"


Clarice Tang tertawa berkata, "Kakek, aku sudah membayarnya, Anda tidak usah memikirkannya lagi."


Melihat Ayahnya tersadar kembali, pandangan Miguel Tang terlintas sedikit rasa kekecewaan, kemudian berjalan kemari, dan berpura-pura senang berkata, "Ayah, baguslah Anda baik-baik saja, kita semua sangat khawatir kepada Anda!"


Clarice Tang tertawa sinis dan berujar, "Kakek, Nenek Besar dan Paman Besar sudah menandatangani surat peralihan harta dengan Keluarga Yang. Mereka hanya lagi menunggu Anda menghembuskan nafas terakhir, dan mereka akan langsung mengalihkan semua harta keluarga kita ke Keluarga Yang!"


Bersambung......


Jangan lupa like dan komen....

__ADS_1


Sekian terima kasih


__ADS_2