Memandangmu

Memandangmu
12


__ADS_3

Hari terakhir mereka liburan, pihak sekolah sudah menyewa salah satu ball room di villa itu. Disinilah mereka berkumpul. Berbaur bersama meski beda jurusan dan status. Mereka mulai melakukan aksi mereka satu per satu di atas panggung musik yang telah tersedia, tentunya di dampingi oleh pihak Villa dan crew musik disana. Di mulai dengan aksi guru mereka yang menyanyikan sebuah lagu berjudul Ayah, tarian tradisional dari kelas bahasa, dan kini tibalah jurusan IPA melakukan performnya. Jemari lentik milik Laura membelai piano mengiringi suara indah milik Alea


Cinta Dalam Hati / Ungu


Mungkin ini memang jalan takdirku


Mengagumi tanpa di cintai


Tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia


Dalam hidupmu, dalam hidupmu


telah lama kupendam perasaan itu


Menunggu hatimu menyambut diriku


Tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah


Bahagia untukku, bahagia untukku


reff:


Ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu


Meski ku tunggu hingga ujung waktuku


Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya


Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja


Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya


Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja


Alea bernyanyi dengan tatapan yang tertuju pada Biru, dan tidak pernah teralihkan sedikit pun. Semua orang yang ada di dalam ruangan itu mengetahuinya, begitupun dengan para sahabat Biru, Tiwi dan juga Lina. Terkecuali Biru, karena sedari tadi matanya tak pernah lelah menatap Lina


"Busyet lagunya dalam banget, kayaknya doi jatuh cinta dalam banget sama lo Ru" Tama yang menyadari Biru mengabaikan situasi sekitar pun menegurnya


"Lagu apa?" tanya Biru


"Bener khan! Lo nggak denger dia nyanyi, lagunya Ungu, Cinta Dalam Hati" sahut Dika


"Oh,," jawabnya datar

__ADS_1


Dan kini tibalah saat jurusan IPS untuk tampil ke depan sebelum memasuki acara bebas. Lina, Tiwi dan beberapa teman mereka maju ke depan.


"Mereka mau ngapain?" tanya Biru


"Ngepel panggung, ya performlah" Dika mulai kesal dengan tingkah Biru


Musik telah berbunyi dan membuat melongo ketiga sahabat yang masih duduk di meja mereka, mereka menggelengkan kepala dengan lagu yang di nyanyikan dua putri di panggung


Gak Ada Waktu Beib / Ghea Youbi


Maafkanlah sayang, kembalilah sayang


Aku masih cinta kepadamu


Aku lagi sensi


Jangan rayu-rayu


Aku lagi males pacaran


Aku lagi ogah beib


Aku lagi ilfil


Gara-gara kamyu


Aku lagi males bercinta


Aku lagi sensi


Jangan rayu-rayu


Aku lagi males pacaran


Aku lagi ogah beib


Aku lagi ilfil


Gara-gara kamyu


Aku lagi males bercinta


Kemarin ku cinta kamunya bertingkah

__ADS_1


Kamu tega selingkuh dariku


Kemarin ku sayang kamunya sok ganteng


Syakit syakit kau duakan


Gak ada waktu beib, gak ada waktu


Masih banyak cinta yang lain


Maafkanlah sayang, kembalilah sayang


Aku masih cinta kepadamu


Jangan rayu-rayu, aku lagi males pacaran


Aku lagi ogah beib, aku lagi ilfil


Gara-gara kamyu, aku lagi males bercinta


Kemarin ku cinta kamunya bertingkah


Kamu tega selingkuh dariku


Kemarin ku sayang kamunya sok ganteng


Syakit syakit kau duakan


Kemarin ku cinta kamunya bertingkah


Kamu tega selingkuh dariku


Kemarin ku sayang kamunya sok ganteng


Syakit syakit kau duakan


Gak ada waktu beib, gak ada waktu


Dulu kamyu selingkuhin aku


Gak ada waktu beib, gak ada waktu


Dulu kamyu ngeduain aku, gak ada waktu beib

__ADS_1


"Ikut gue"


__ADS_2