MEMENJARAKANMU DENGAN HATIKU

MEMENJARAKANMU DENGAN HATIKU
2. JENNI AURORA - Sejengkel apapun kamu tetap yang terbaik


__ADS_3

Aku dan pemikiranku, hubungan ini tanpa harus ada darah yang sama mengalir. Dia tercipta begitu saja. Tenang tapi menguatkan, lemah lembut tapi meyakinkan, dan selalu tegas dalam batas tapi menghangatkan serta selalu mengalah tapi memprioritaskan (SAHABAT)


Tepat lima tahun lalu...


Perpisahan sekolah ditahun ini khusus mengundang angkatan kakak kelas baik yang satu atau dua tahun lalu.


Alisia sendiri mengetahui itu karna dia juga kebetulan bagian dari panitia acara diperpisahannya sendiri. Sekaligus aktif mengisi acara dihari khususnya Alicia mendapat bagian dalam membawakan puisi dan tarian daerah. Memang dia sangat menikmati perannya didua bagian tersebut.


"Hai Ca ini kan hari terakhir bagaimana kalau setelah ini kita pergi bersama, aku bosan Ca!" teriak Jenni memelas.


JENNI AURORA sahabat sekaligus saudara bagi Alisia, dari semua teman temannya Jenni-lah yang paling dekat dengannya. Dimana Alisia disitu ada Jenni begitu juga sebaliknya. dan untuk panggilan "Caca" itu terkhusus dari sahabat dan orang orang terdekatnya termasuk cinta pertamanya dan dia menyukainya.


Ditengah terik matahari dilapangan terluas yang ada disekolah apapun yang dilakukan, mereka selalu saja mengeluh. Kenapa tidak coba? Bayangkan saja tidak ada satupun tempat berlindung yang bisa diharapkan. entah itu pohon pohon rindang atau apa, mereka kegerahan semua sebab seluruh aktivitas lebih terfokus pada menghias pentas untuk hari H besok.


"Tapi Jen bukannya kemarin kita juga sudah keluar, aku tau apa tujuanmu, dan seharusnya aku yang bilang bosan bukan kamu Jen" Alisia betul betul kesal.


Bagaimana tidak, setiap Jenni mengajak mereka keluar itu pasti untuk menjumpai gebetan Jenni yang baru dua bulan ini mereka balikan. Ya memang tepatnya cinta lama bersemi kembali, dan itu membuat Alisia sangat jengkel. Sudah jelas kalau Jenni mau mencomblangkan Alicia lagi dengan salah satu teman pacarnya dan Alicia kenal betul bagaimana sifat pacar Jenni tersebut. Sama-sama buatnya jengkel teriaknya dalam hati.


"Aku janji Ca tidak akan lama" kilahnya tanpa merasa bersalah, dan dengan tampang memelasnya Jenni percaya pasti bisa meyakinkan Alisia.


"Ca bagaimana kalau mencoba untuk membuka hatimu lagi atau jangan jangan kutukan cinta pertamamu masih mengintaimu ya" goda Jenni.

__ADS_1


Alisia hanya terdiam mengingat apa yang terjadi sekarang. Memang semenjak dia memendam rasa kepada sahabatnya sendiri yang sekaligus kakak kelasnya dia tidak pernah lagi benar benar jatuh cinta.


Bukannya tak mencoba tapi setiap menjalin hubungan semua berakhir seperti hanya rasa enggan dan bersalah atau takut melukai perasaan yang lain bukan sebagai ketulusan. Dan itu membuatnya tak mau membuka hati lagi karna sejauh ini, dia memang belum bertemu dengan pangeran berkuda putih tampan versinya sendiri.


Alicia jadi teringat sendiri, semenjak dua tahun lalu kak Reyhannya tidak pernah lagi menjumpainya.


Dia pindah keluar kota karna ingin melanjutkan pendidikannya tepatnya kekota tempat nenek dan pamannya menetap. Dan persis seperti yang Alicia pikirkan akankah kak Reyhannya datang keperpisahan sekolahnya besok. "Mustahil" Itu jawabannya impulsif.


Sambil sibuk dengan pemikirannya kawan kawan Alisia yang lain bersorak seakan akan terbebas dari sangkar emas yang membelanggu mereka bertahun tahun.


Akhirnya selesai juga girang mereka bersama. Pentas seni yang gagah dengan hiasan kertas warna warni membalas semua penat yang tersisa. Mereka dengan bangga seakan memamerkan kediri masing masing bahwa dekorasi yang mereka ciptakan sangat menakjubkan. Dan tentu saja Alisia dan Jennipun demikian, mereka langsung kerencana selanjutnya.


Mereka meninggalkan lapangan sekolah dan langsung bergegas menuju Mall XX yang ada ditengah kota, mereka pergi menggunakan mobil Alicia karna kebetulan mobil Jenni sedang dibengkel untuk dicat ulang. Jadi terpaksa menggunakan mobil Alicia tapi Jenni yang mengemudikannya karena Alicia sedang tak bersahabat dengan moodnya.


"aww... kau melukai hati dan perasaanku Ca" rengeknya. Jadi kamu setujukan temani aku sakarang ya. Tenang tetap aku yang mengemudi kamu cukup duduk syantik aja timpalnya. Alisia hanya memutar bola matanya jengah, dia kenal betul sahabatnya. Bagaimanapun mau tidak mau Jenni pasti akan tetap bersikeras memaksanya.


Jenni memang tidak pernah berniat buruk kepadanya dalam hal apapun. Sejak jadi sahabatnya dari perkenalan sekolah lima tahun lalu mereka sudah lengket seperti lem perangko.


"Memang aku tak bisa berbuat apa apa padamu ya Jen" angguknya malas dengan menahan rasa jengkelnya karna tak bisa bertindak sesuai keinginannya.


Alisia dia sungguh tidak ingin menemani Jenni, tapi dengan mengingat kembali kalau seandainya dia langsung pulang kerumah pasti akan lebih membosankan, akhirnya Alisia menghubungi mamanya dan meminta izin pulang terlambat lagi dan tentunya menuruti apa yang sahabatnya lakukan.

__ADS_1


"Tapi dengan syarat jangan suruh lagi si Upil itu untuk membawa teman buayanya yang lain, aku kesal Jen!!" dengan tambahan membesarkan matanya. UPIL begitu Alisia memanggil RIKO MANDALA mantan sekaligus pacar baru Jenni.


Dan dari sekian teman Riko ada satu yang selalu saja mengganggu pikiran Alicia seperti penguntit dalam bahasa kerennya, WANDA NUGRAHA.


Dia salah satu yang harus Alisia waspadai. Dan begini Jenni pertama kali memperkenalkan. Dia WANDA NUGRAHA "sipangeran berkuda poni tampan yang gagah putih tinggi dan berprestasi."


Memang Wanda sendiri adalah salah satu anggota basket dan kebanggaan semua siswi siswi disekolahnya.


Tapi yang ditangkap Alisia saat memandang Wanda dari kepala sampai kekaki adalah dia sibuaya rawa, suka sekali cari perhatian kepada setiap perempuan manapun dan itu jauh dari kategori pangeran dalam versi Alisia. Lebih tepatnya dia risih kalau berjumpa dengan Wanda lagi.


Jenni memperhatikan Alicia dan dia tau sekarang Alicia dalam mood mode on yang berbahaya, bisa saja dalam hitungan detik meledak segera. "Baiklah honey tapi aku tidak menjamin setelah sampai disana ya" tukas Jenni sambil tertawa dan Alisia tau apa sebenarnya yang akan terjadi nanti.


.


.


.


Kira-kira ada apa ya selanjutnya..😍😍


Hayy.. man teman ditunggu ya vote like dan comentnya❣️.. Mari mencoba berperan secara langsung didunia yang aku ciptakan. Semoga siapapun terhibur..🤩

__ADS_1


Salam hangat Putri Andini💗


__ADS_2