
"maaf memangnya siapa bosmu apa dia orang hebat!?" ucap Tuan North.
"tenang saja bos adalah orang hebat bahkan tidak ada yang berani memprovokasinya siapa pun yang memprovokasi bos maka akan berakhir dengan kematian" ucap Zein sambil tersenyum.
Tuan North pun sangat penasaran siapa bos tersebut Tuan North pun berpikir bahwa orang tersebut bukanlah orang yang bisa di singgung.
Jika dirinya mendapatkan bantuan dari bos tersebut dia bisa membuat keluarga Yong tunduk padanya tapi dia belum tahu siapa bos tersebut sebenarnya.
kini Zein pun telah keluar dari rumah keluarga North lalu di dalam mobil dia pun memberi pesan pada bosnya bahwa dirinya telah berhasil bekerjasama dengan keluarga North.
Sementara itu di rumah sakit tempat William di rawat Evan pun merasa sangat pusing karena dia tidak bisa menemukan siapa pelakunya.
Leon pun kemudian menyusun rencana selajutnya dia ingin membuat berita bahwa Keluarga North tidak jadi Bangkrut karena dia telah bekerjasama dengan orang misterius jika Evan mengetahui semua ini mungkin Evan mengira bahwa Keluarga North yang telah mencelakai Evan dengan begitu Leon akan memanfaatkan kekacauan tersebut demi menyingkirkan Keluarga Yong.
Saat Leon sedang bersantai di rumah Leon tiba-tiba mendapat telfon dari Cynthia.
[Halo Cynthia ada apa?]
[Tuan Leon apa kamu besok sibuk?]
[tidak ada memangnya ada apa]
[sebenarnya besok aku ingin mengajakmu makan apa kamu bersedia?]
[baiklah aku setuju lalu di mana aku bisa bertemu denganmu]
[kita akan bertemu di jalan XXX]
[baik]
mereka berdua pun kemudian menutup telfonnya Cynthia pun merasa sangat senang karena dia bisa pergi berkencan dengan Leon.
"Besok aku pakai baju apa untuk berkencan dengan Tuan Leon" gumam Chyntia dia tak sabar untuk memperlihatkan kecantikannya pada Tuan Leon.
Sementara itu di rumah Evelin dia sedang berbicara dengan Ayahnya William yaitu Evan Yong dia ingin menanyakan perihal tentang anaknya.
__ADS_1
Saat ini Evan pun sudah duduk sambil meminum teh buatan Evelin.
"teh ini sangat enak kamu memang pantas menjadi calon istri dari anakku" ucap Evan memuji Evelin.
"terimakasih Tuan Yong aku sangat senang mendengarnya." ucap Evelin yang berpura-pura tersenyum.
"aku tidak akan menikah dengan putramu yang telah banyak bermain wanita karena aku sudah menemukan orang yang tepat untukku" gumam Evelin.
"maaf sebelumnya Tuan Yong tujuan Tuan kesini ada apa?" ucap Evelin.
"Evelin apa kamu tahu siapa yang telah mencelakai anakku"
"maaf Tuan aku tidak tahu sama sekali lalu bagaimana dengan kondisi William sekarang"
"Sampai sekarang dia belum sadarkan diri semua Kaki dan tangannya patah dan dia pun sekarang benar-benar lumpuh" ucap Evan yang menceritakan semuanya pada Evelin.
"Tuan apa William akhir-akhir mempunyai seorang musuh" ucap Evelin melanjutkan pembicaraannya. "Jika William tidak mempunyai musuh dia mungkin tidak akan menjadi seperti ini aku rasa William memiliki musuh yang kuat.
"apa yang kamu katakan benar Evelin tapi memangnya siapa yang telah di singgung anakku hingga dia berakhir menjadi seperti itu"
"atau mungkin selama ini tuan memiliki musuh sehingga musuh tersebut membalas dendam pada tuan melalui William."
"apa mungkin keluarga North yang melakukan semua ini tapi tidak mungkin bukankah dia mereka telah bangkrut tapi bisa saja dia melakukan semua ini dia pasti sangat iri dengan pencapaian diriku selama ini" gumam Evan.
lalu Evan pun pamit meninggalkan rumah Evelin saat di dalam mobil Evelin pun menghubungi anak buahnya untuk menyelidiki tentang keluarga North.
di dalam rumah Evelin pun menghela nafas untung saja Leon membantunya kalau tidak mungkin dia akan kebingungan.
FLASH BACK ON
Saat Evelin mengetahui bahwa ayahnya William datang ke rumahnya Evelin pun langsung menghubungi Leon dia takut akan di berikan beberapa pertanyaan.
[Halo Leon apa kamu bisa membantuku]
[memangnya apa yang bisa aku bantu?]
__ADS_1
[orang tua William datang ke tempatku aku takut dia akan menanyaiku soal William]
[kamu tenang saja aku akan membantumu]
lalu Leon pun menyuruh dirinya supaya panggilannya tetap terhubung dan Leon pun menyuruh Evelin untuk menggunakan earphone agar Evelin bisa berkomunikasi dengan mudah dengan Leon.
Evelin pun mulai mengikuti apa yang di katakan oleh Leon melalui panggilan telfon dan ternyata Ayahnya William percaya apa yang dikatakan oleh dirinya.
FLASH BACK OF.
Evelin pun kemudian menghubungi Leon bahwa Ayahnya William telah pergi dia pun kemudian berterimakasih pada Leon Sementara itu di kediaman Leon dia pun hanya bisa tersenyum bahwa saat ini berjalan sesuai rencananya.
Leon pun sudah menduga bahwa Evan akan datang ke rumah Evelin untung menanyakan soal William lalu setelah itu Evelin pasti akan menghubungi dirinya untuk meminta bantuannya dia pun membuat Evelin agar memprovokasi Evan setelah itu Evan pasti akan percaya bahwa musuh lamanya yang telah membuat William celaka.
Sementara itu di kediaman rumah Evelin ibunya Evelin pun bertanya pada Evelin tujuan ayahnya William datang untuk apa lalu Evelin pun mengatakan bahwa William mengalami lumpuh dia tidak bisa berjalan lagi lalu ibunya Evelin pun mengatakan untuk tidak berhubungan lagi dengan William karena dia sudah tidak pantas untuk dirinya.
Evelin pun hanya tersenyum getir disaat William sedang baik-baik saja ibunya malah terus memuji dirinya dan malah menghina Leon.
"pokoknya kamu tidak boleh berhubungan lagi dengan William itu dia telah lumpuh apa kamu mau merawat orang yang lumpuh"
Evelin pun hanya menganggukkan kepalanya tanpa di beritahu pun dia tidak akan berhubungan lagi dengan William karena dia sudah muak dengan kebohongan William sekarang dia hanya ingin fokus untuk membuat Leon kembali pada dirinya.
Evelin pun ingin sekali mengajak Leon untuk makan malam bersama dia pun pernah melakukan semua itu saat dia masih menjadi istri Leon tapi dirinya takut bahwa Leon tidak akan setuju tapi Evelin pun mencoba untuk menghubungi Leon kembali.
[Halo Leon apa nanti malam kamu ada waktu?]
[memangnya ada apa]
[aku ingin mengajakmu makan malam jika kamu tidak mau tidak apa-apa]
[Siapa bilang aku tidak mau? lalu kemana kita akan pergi]
Evelin pun kemudian mengatakan bahwa dia mengajak Leon untuk makan di Restoran BLUE [apa kamu setuju]
[baiklah kita akan kesana]
__ADS_1
mereka berdua pun menutup telfonnya lalu Evelin pun tersenyum bahagia dia benar-benar merasa sangat senang bahwa dia akhirnya bisa mengajak Leon untuk makan malam.
Evelin pun kemudian mencari baju yang cocok untuk acara nanti malam.