
Sementara itu Evelin baru saja menjenguk William bersama dengan Lea lalu Lea pun mengajak ke Cafe guna menjalankan aksinya.
Lea tidak tahu bahwa anak buah Leon sudah mengawasi dirinya dari kejauhan.
Kini Evelin dan Lea pun menuju ke Cafe Saat Mereka berdua sampai di Cafe adiknya pun melihat Leon sedang bersama dengan wanita lain.
"Kak bukankah dia itu adalah Leon si Pecundang itu" ucap Lea.
Evelin yang melihat Leon sedang bersama wanita lain pun merasa cemburu padahal semalam dia berkencan dengan dirinya tapi sekarang malah berkencan dengan wanita lain.
"Kak apa kamu cemburu melihat Si pecundang itu bersama dengan wanita lain" ucap Lea.
"tidak sama sekali lagi pula aku tidak peduli dengannya" ucap Evelin berbohong.
mana mungkin dirinya tidak cemburu ketika laki-laki yang dia cintai sedang bersama dengan orang lain tapi itu bukanlah haknya karena dirinya bukanlah siapa-siapa.
lalu Lea pun langsung menghampiri Leon dan juga Cynthia. "lama tak berjumpa pecundang aku tak menyangka bahwa setelah kamu bercerai dengan Kakakku kamu sudah menemukan wanita lain"
Leon pun hanya menoleh tanpa berkata apa pun dia tidak peduli dengan omongan Lea Lea yang merasa diabaikan oleh Leon pun merasa sangat marah lalu dia pun memprovokasi Cynthia. "Nona apa Nona tahu bahwa dia adalah mantan istri dari Kakakku selama dia menjadi Suami Kakakku dia adalah menantu tak berguna dia bahkan benar-benar seorang pecundang."
"Leon apa kamu tahu siapa dia?" ucap Cynthia sambil menunjuk ke arah Lea.
"aku tidak tahu mungkin dia hanya wanita bodoh?" ucap Leon.
"hahahaha ternyata hanya wanita bodoh pantas saja dia tiba-tiba datang kemudian mengangguk makan denganmu" ucap Cynthia.
"kamu.......kamu mengatakan diriku bodoh" ucap Lea.
"apa lagi kalau bukan bodoh kamu datang kesini tiba-tiba membuat keributan disini banyak orang yang terganggu denganmu apakah otakmu tidak bisa berpikir" ucap Leon.
"mana mungkin dia akan bisa berpikir dia kan bodoh" ucap Cynthia.
__ADS_1
Lea pun semakin terpojokkan awalnya dia ingin sekali mempermalukan Leon tapi ternyata dirinya lah yang di buat malu oleh Leon lalu kemudian Evelin pun datang menghampiri mereka bertiga.
"Leon setelah kamu bercerai denganku teryata kamu sudah menemukan wanita lain" ucap Evelin.
"oh Evelin lama tak berjumpa setelah kamu bercerai denganku apa kamu tidak mencari laki-laki lain oh ya ngomong-ngomong di mana pacarmu yang bernama William itu kenapa dia tidak menemani kamu" ucap Leon.
mendengar bahwa Leon mengatakan William Lea pun berpikir untuk membuat Kakaknya dan juga Leon ribut dia ingin mengadu domba Leon dan juga Kakaknya.
"Leon asal kamu tahu sebentar lagi kakakku akan segera menikah dengan Kak William jadi mungkin kamu akan di undang untuk acara pernikahan yang mewah antara kakakku dan juga William." ucap Lea yang membuat Evelin kaget dia pun tak habis pikir kenapa Lea berkata seperti itu apa dia ingin membuat Leon cemburu.
"oh kalau begitu selamat semoga Pernikahan Kakak kamu lancar" ucap Leon.
"apa? kenapa dia tidak marah? bukankah seharusnya dia marah pada Evelin dan aku akan merekamnya karena Leon cemburu dan dia kemudian bertengkar dengan Kakakku tapi kenapa malah jadi seperti ini" gumam Lea.
Leon yakin bahwa Lea sedang memprovokasi dirinya supaya dia marah karena Lea mengatakan bahwa Evelin akan segera menikah dengan William.
"ada apa dengan ekspresi kamu seperti itu apa kamu berharap aku akan marah kepada Evelin, apa karena aku akan merasa cemburu karena dia akan menikah dengan William, mau dia menikah dengan siapapun aku tidak peduli lagi pula itu semua tidak ada hubungannya denganku" ucap Leon.
mendengar perkataan Leon Evelin pun kaget dan membuat Evelin sedih ternyata Leon tidak peduli jika dia menikah dengan William tapi ini tidak ada hubungannya dengan Leon lagi pula aku dan William tidak akan menikah karena sampai sekarang William masih tidak sadarkan diri.
Kini Evelin pun duduk sendirian sementara adiknya pergi ke belakang untuk melancarkan aksinya awalnya dia ingin memprovokasi Kakaknya dan juga Leon tapi ternyata gagal. dia pun menjalankan rencana aslinya dia kemudian menghubungi Baron dan Beron pun sudah menyiapkan orang-orang yang di sewa oleh dirinya untuk menggoda Evelin.
kini orang-orang yang sudah di bayar oleh Baron sudah berada di Cafe tersebut lantas mereka pun kemudian mencari Evelin dia pun kemudian mencari Evelin sampai sudut cafe dan mereka pun akhirnya menemukan Evelin.
orang-orang tersebut pun kemudian mendekati Evelin kemudian mereka pun langsung merayu Evelin.
"Nona cantik kenapa kamu disini sendirian" ucap Orang bayaran tersebut.
"Siapa kalian apa mau kalian?" ucap Evelin.
"Nona cantik jangan salah paham kami disini hanya ingin menemani Nona cantik agar tidak kesepian"
__ADS_1
"bisakah kalian pergi dari sini aku tidak mau bersama dengan Kalian."
"ayolah nona cantik jangan mengusir kami seperti itu aku tahu kamu pasti sangat kesepian kan makannya kami datang untuk menemani kamu"
"aku bilang pergi ya pergi kalau tidak aku akan berteriak memanggil Satpam untuk mengusir kamu dari sini karena kamu telah melecehkan perempuan."
"Nona lebih baik nona tidak berteriak memanggil Satpam kalau nona berteriak aku akan membuat nona bermain dengan kita semua."
Evelin yang marah pun kemudian menampar Orang bayaran tersebut Orang bayaran tersebut pun sangat marah karena telah di tampar oleh Evelin Leon yang melihat hal itu dia pura-pura tidak peduli bahkan Leon terus bermain dengan Ponselnya.
Saat Orang bayaran tersebut hendak menampar balik Evelin tiba-tiba seseorang datang untuk menghentikan mereka dan orang tersebut ternyata adalah anak buah dari Leon.
"Memukul seorang wanita apa kamu pikir kamu hebat" ucap Anak buah Leon.
"Siapa kamu kenapa kamu malah menganggu urusan kami" ucap Orang-orang bayaran tersebut.
"kamu telah menganggu wanita ini bahkan kamu telah membuat keributan di cafe ini apa kamu pikir tempat ini adalah milikmu" ucap anak buah Leon.
"apa kamu ingin menjadi pahlawan kesiangan" ucap
"bisakah kamu pergi dari sini kalau tidak aku akan menghajar kalian semua aku tidak peduli siapa kalian dan aku tidak peduli siapa orang di belakang kalian tapi jika kalian berani menganggu wanita ini aku akan menghajar kalian semua."
Orang-orang bayaran tersebut pun lantas menyerang Anak buah Leon tapi semua serangan dari ketiga orang tersebut lantas bisa dikalahkan oleh anak buah Leon satu persatu orang-orang bayaran tersebut bisa di kalahkan oleh anak buah Leon bahkan mereka semua mengalami luka yang sangat parah.
"Pergi kalian dari sini dan katakan pada orang yang dibelakang mu untuk tidak lagi menganggu wanita ini"
Evelin pun kemudian berterimakasih lalu dia pun melirik ke arah Leon yang tidak peduli dengannya ketika dia sedang di ganggu.
"Terimakasih karena telah menyelamatkanku" ucap Evelin.
"Sama-sama Nona karena ini adalah perintah dari bos untuk menjaga nona" ucap Anak buah Leon.
__ADS_1
"bos? siapa bos kamu dan kenapa dia ingin kamu menyelamatkanku dari para bajingan" ucap Evelin.
"bos saya sedang berada di sini dia sedang duduk bersama dengan seorang wanita" ucap Anak buah Leon kemudian menunjuk ke arah Leon. "dia adalah bos saya". ucap Anak buah Leon yang membuat Evelin kaget.