Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
EPISODE 51 kerjasama


__ADS_3

"untuk mengetahui siapa aku sebenernya kamu tidak perlu tahu lalu tujuanku Kesini adalah untuk membantu kamu membalas dendam pada mafia black Tiger dan juga putra dari keluarga Brawijaya." ucap Leon


"dan aku juga akan mengeluarkan anakmu yang sekarang di penjara aku tahu anakmu masuk penjara karena di fitnah oleh Reno karena telah membunuh seseorang."


"bagaimana apa kamu tertarik untuk bekerjasama denganku" ucap Leon.


"Jika kamu memang bisa membebaskan putraku aku ingin putraku sekarang di bebaskan" ucap Tuan Stein.


"tenang saja aku akan membebaskan putramu kebetulan anak buahku sudah bisa membebaskan putra Tuan dan sebentar lagi dia akan datang kesini menemui Tuan."


"Selain kedatanganku Kesini untuk bekerjasama untuk membalas mereka berdua aku juga ingin tahu apa hubungan kamu dengan petinggi militer" ucap Leon.


"kenapa kamu menanyakan hal itu kepadaku apa kamu ada masalah dengan mereka." ucap Tuan Stein.


"benar sekali, aku memiliki dendam dengannya dan aku tahu kamu dulu juga bagaian dari tentara bisakah aku memanggil kamu Tuan pedang merah." ucap Leon.


Tuan Stein pun kaget ketika ada orang yang tahu tentang identitas dirinya waktu berada di militer padahal dia sudah menyembunyikan gelar dan identitas dirinya.


"Kamu pasti penasaran bukan aku memiliki informasi tentang kamu, dua puluh tahun lalu saat terjadi perang di kota barat pasukan khusus Pedang Merah. di kerahkan untuk membantu menangani perang saudara dan banyak rumor yang beredar bahwa ada satu orang yang berhasil mengalahkan musuh dengan sendirinya dan orang tersebut pun di juluki pedang merah.".


"dan kamu dikhianati oleh negara kamu sendiri banyak teman-teman kamu yang mati karena pengkhianatan para petinggi militer yang brengsek."


"asal Tuan tahu kita memiliki dendam yang sama Selain itu anda tidak bisa menolak tawaran dariku" ucap Leon lalu memberikan sesuatu kepada Tuan Stein.


ternyata Leon memberikan sebuah foto dan foto tersebut adalah foto seseorang yaitu foto dirinya dan juga Kakeknya dulu yang telah membantu Leon menjadi laki-laki hebat seperti sekarang.


"Kamu tahu kan siapa dia?" ucap Leon.


Tuan Stein pun kaget ketika melihat foto tersebut itu adalah foto dirinya dan sahabat terbaiknya.


"dari mana kamu mendapatkan foto ini?" ucap Tuan Stein.

__ADS_1


"dia yang memberikannya!" ucap Leon.


"dia? maksud kamu Rama yang memberikannya?" ucap Tuan Stein.


"tepat sekali Tuan Kakek Rama lah yang memberikannya dia dulu selalu membicarakan seorang yang hebat seperti Tuan makannya aku selalu mencari keberadaan Tuan."


"Siapa kamu dan apa hubungannya kamu dengan Rama Sahabatku" ucap Tuan Stein.


"aku adalah murid dari Kakek Rama dan Pak Tua itu yang telah menyelamatkan saya dari Peperangan dua puluh tahun lalu, pada Saat itu aku masih berusia tujuh tahun dan semua anggota keluargaku mati semua lalu dia datang menyelamatkanku." ucap Leon.


"Jadi kamu adalah anak yang sering di bicarakan oleh Si Rama itu" ucap Tuan Stein.


"memangnya apa yang Pak Tua itu bicarakan tentangku?" ucap Leon.


"dia sering bicara seorang anak kecil yang sangat cerdas hanya dalam beberapa hari dia sudah bisa menguasai semua jurus beladiri dan dia juga sangat mahir dalam memakai senjata. dia selalu membicarakan tentang kamu dan aku pun jadi penasaran siapa anak tersebut." ucap Tuan Stein.


"Tuan Stein itu bukanlah apa-apa yang lebih penting, maukah Tuan bekerjasama untuk menghancurkan Mafia Black Tiger dan juga para petinggi militer Selain itu aku akan membantu Tuan Stein mengobati luka lama Tuan." ucap Leon.


"Aku akan membantu Tuan mengeluarkan peluru yang masih berada di bagian otak Tuan, jika saya berhasil mengeluarkan Peluru tersebut apakah Tuan mau bekerjasama dengan Saya" ucap Leon.


"apa hubungannya kamu dengan petinggi militer dan kenapa kamu ingin membalas dendam kepada mereka?" ucap Tuan Stein yang penasaran dengan tujuan Leon.


"karena aku memiliki dendam dengan mereka kita adalah dua orang yang sama-sama di khianati oleh negara aku juga kehilangan orang yang paling berharga dalam hidupku dan kamu juga kehilangan orang yang paling berharga dalam hidupmu. kita berdua sama-sama pernah saling kehilangan apa kamu tidak ingin membalas dendam pada mereka."


"mereka seperti orang yang tidak bersalah mereka selalu duduk di atas sedangkan kita di bawah bagaikan seorang pelayan bukankah orang-orang seperti itu pantas mati.


"Pasukan Pedang merah yang terkenal ternyata hanya di manfaat oleh negara dan juga diriku dari pasukan The Eagle juga di manfaatkan oleh negara. kita sama-sama di manfaatkan oleh negara dan itu bukankah suatu alasan untuk tidak menolak untuk bekerjasama denganku" ucap Leon.


Leon terus memanipulasi Tuan Stein agar dia mau bekerjasama dengannya Leon terus menumbuhkan pikiran dendam pada Tuan Stein agar Tuan Stein bisa membalaskan dendamnya.


"bagaimana Tuan Stein apa kamu setuju untuk bekerjasama denganku" ucap Leon.

__ADS_1


"baiklah aku setuju dengan kamu, aku akan bekerjasama denganmu tapi sebelum itu kamu harus bebaskan dulu putraku dan sembuhkan penyakit aku" ucap Tuan Stein.


"baiklah aku setuju dengan permintaan kamu. pertama aku sudah menyuruh anak buahku untuk mengantarkan anak Tuan ke sini dia sudah bebas dan yang kedua aku akan menghubungi dokter yang terkenal untuk bisa mengobati luka Tuan."


Kini Leon pun menghubungi Dokter tersebut dokter tersebut adalah dok yang sangat jenius dia bahkan bisa menyembuhkan berbagai penyakit apapun.


Setelah menghubungi dokter tersebut mereka pun menunggu kedatangan putra dari Tuan Stein Putra tersebut adalah satu-satunya yang selamat setelah adegan pembantaian tersebut. semua keluarga Tuan Stein benar-benar musnah akibat Pembantaian tersebut.


hanya tersisa kerabat-kerabatnya dan cucunya lah yang masih hidup sampai hidup dan juga putra satu-satunya.


Kini sebuah mobil pun datang dan Seseorang pun keluar dari mobil. "apa benar ini adalah rumah ayahku" ucap orang tersebut.


"kalau kamu ingin bertemu dengan ayahmu lebih baik kamu segera masuk dan temui dia" ucap anak buah Leon.


Kini Orang tersebut dan anak buah Leon pun masuk ke dalam dan dia pun melihat ayahnya sedang mengobrol dengan seseorang.


"Ayah!" ucap orang Tersebut.


Tuan Stein pun kemudian menengok ke arah samping ketika dia mendengar memanggilnya dengan sebutan ayah.


"Bara! putraku" ucap Tuan Stein.


Bara pun kemudian lari memeluk ayahnya dia benar-benar sangat merindukan ayahnya.


"ayah aku sangat rindu dengan ayah" ucap Bara.


"aku juga sangat rindu denganmu nak" ucap Tuan Stein. lalu Bara pun melihat ada seseorang yang duduk di rumahnya.


"Ayah siapa mereka?" ucap Bara.


"dia adalah Tuan Leon dan Nona Stanley mereka berdua adalah orang yang telah mengeluarkan kamu dari penjara.

__ADS_1


__ADS_2